Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

R. Izra
Last updated: September 29, 2026 5:52 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kekeringan di Jawa Tengah semakin luas. Hingga 28 September 2026, tercatat 33 kabupaten/kota, 255 kecamatan, dan 784 desa terdampak. Kondisi ini terdampak kepada sekitar 1,55 juta kepala keluarga atau 2,34 juta jiwa.

Grobogan menjadi daerah dengan desa terdampak terbanyak, yakni 131 desa, disusul Purbalingga 78 desa dan Banjarnegara 56 desa.

Memasuki akhir September, Pemprov Jawa Tengah mulai menyiapkan langkah lain untuk menghadapi kemarau yang belum juga berakhir. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan pihaknya akan mengajukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) kepada Badan Nasional Penanganan bencana (BNPB).

“Karena ini sudah sampai di akhir September, maka yang bisa kita lakukan pertama kita mengajukan ke BNPB terkait modifikasi cuaca,” ujar Gus Yasin di Gedung Berlian, Semarang, Selasa (29/9/2026).

Bacaaja: Lapas Semarang Gelar Shalat Istisqa, Berdoa Minta Hujan
Bacaaja: 25 Daerah Jateng Masuk Zona Awas Kekeringan

Selain melalui teknologi, Gus Yasin juga mengajak tokoh masyarakat dan warga melakukan salat Istisqa sebagai ikhtiar meminta hujan.

“Yang kedua, kita mengajak kepada tokoh masyarakat, yuk kita salat Istisqa untuk meminta kepada Tuhan supaya air hujan segera diturunkan,” katanya.

Sementara itu, penyaluran air bersih terus diperluas ke wilayah terdampak. Hingga akhir September, sebanyak 75.463.000 liter air telah didistribusikan kepada masyarakat.

Gus Yasin mengatakan penanganan kekeringan membutuhkan koordinasi pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota agar bantuan dapat segera sampai ke warga yang membutuhkan.

Untuk jangka panjang, Pemprov Jateng juga mendorong percepatan pembangunan tanggul dan bendungan agar ketersediaan air lebih terjaga saat kemarau panjang kembali terjadi. (dul)

You Might Also Like

Melalui Daily Health Checking, PLN Icon Plus Perkuat Penerapan HSSE

Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos

Nasib Bripda Rio Eks Brimob Aceh setelah Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum Buka Suara

Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Lutung Nyasar ke Dapur, Hutan Diduga Lagi Terbakar

TAGGED:gus yasinjatengkekeringanmodifikasi cuacasalat istisqa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae) Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sidang kasus penyekapan intel saat demo May Day, di PN Semarang. (bae)
Hukum

Mahasiswa Terdakwa Penyekap Intel Polisi: Hukuman Penjara Bukan untuk Balas Dendam

September 29, 2025
Hukum

Ribuan Pil Terlarang Disita dari Penghuni Kos di Purwokerto

September 23, 2025
DIPECAT - Presiden Prabowo Subianto memecat Dadan Hindayana dari Kepala BGN. (ist)
Hukum

Uangnya Segunung, Program Makan Gratis Kini Mulai Disorot KPK

Mei 21, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi, resmi membuka rangkaian perayaan Imlek 2577 yang diawali lewat event Solo Imlek Run 2026 di Balai Kota, Minggu (1/2/2026) pagi.
Info

Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api

Februari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?