Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi

Persoalan tempat pembuangan sampah (TPS) dan drainase yang sempat memicu keresahan warga Pedurungan Lor, Pedurungan, Kota Semarang akhirnya mulai menemukan jalan keluar. Lewat mediasi yang difasilitasi DPRD Kota Semarang, warga dan pihak pengembang sepakat duduk bersama.

T. Budianto
Last updated: Juli 2, 2026 3:53 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERTEMUAN MEDIASI: Lurah Pedurungan Lor, Setyorini dan Ketua FPDI DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo menghadiri pertemuan antara perwakilan warga dan pihak pengembang di Kantor Kelurahan Pedurungan Lor, Kamis, (2/7/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Polemik lingkungan di Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang akhirnya menemui titik terang. Mediasi antara warga dengan PT Kekancan Mukti selaku pengembang perumahan di wilayah tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, mulai dari relokasi tempat pembuangan sampah (TPS) hingga pembenahan saluran drainase yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kelurahan Pedurungan Lor, Kamis (2/7/2026), dan difasilitasi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo (RAW).

Hadir dalam forum tersebut Lurah Pedurungan Lor Setyorini, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta Marketing Communication PT Kekancan Mukti, Rizky Agung Widodo.

Baca juga: Saat Budaya, Iman, dan Harmoni Bertemu di Jantung Semarang

Suasana diskusi berlangsung terbuka dan cair. Warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dirasakan sejak pembangunan kawasan perumahan berjalan.

Perwakilan warga, Gamalia Rudi mengatakan, keberadaan TPS terbuka selama ini menjadi sumber keluhan masyarakat karena menimbulkan aroma tak sedap dan mengurangi kenyamanan lingkungan permukiman.

Selain itu, warga juga menyoroti kondisi drainase yang dinilai tidak lagi berfungsi optimal. Mereka khawatir perubahan sistem aliran air akibat pembangunan dapat memicu genangan ketika hujan turun.

“Kami berharap ada solusi yang benar-benar bisa direalisasikan, karena persoalan ini sudah cukup lama menjadi perhatian warga. Kami ingin lingkungan tetap nyaman untuk ditempati,” ujar Gamalia.

Lurah Pedurungan Lor, Setyorini menilai, komunikasi menjadi kunci utama agar persoalan seperti ini tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan. Menurutnya, pembangunan memang membawa manfaat bagi perkembangan wilayah, namun dampak terhadap masyarakat sekitar juga harus menjadi perhatian bersama.

“Ke depan komunikasi antara pengembang dan warga harus terus dibangun. Dengan komunikasi yang baik, persoalan sekecil apa pun bisa dibicarakan sejak awal sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Berjalan Seiring

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo menegaskan, pemerintah mendukung investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, investasi juga harus berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Menurut politikus yang akrab disapa RAW itu, keberhasilan sebuah investasi tidak hanya diukur dari nilai ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga hubungan baik dengan warga.

“Kota Semarang tidak pernah menghambat investasi. Justru investasi sangat dibutuhkan untuk membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi. Namun yang juga harus dijaga adalah bagaimana investor dan masyarakat bisa sama-sama merasa nyaman. Di situlah pentingnya komunikasi dan keterbukaan,” tegasnya sekaligus mengungkapkan alasan dirinya bersedia memfasilitasi pertemuan ini.

Ia berharap forum mediasi seperti ini dapat menjadi contoh penyelesaian persoalan melalui musyawarah, sehingga semua pihak bisa menyampaikan kepentingannya tanpa memperkeruh keadaan.

Baca juga: Perundungan di SMP Nasima Disorot, FPDI-P Minta Disdik Jangan Diam

Dari pihak pengembang, Rizky Agung Widodo menyatakan PT Kekancan Mukti siap menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan warga. Sebagai bentuk komitmen, perusahaan menyatakan akan memindahkan lokasi TPS agar tidak lagi mengganggu kawasan permukiman.

Selain itu, pengembang juga berjanji melakukan pembenahan saluran drainase agar aliran air kembali lancar dan mengurangi potensi genangan. Komitmen tersebut disambut positif oleh warga yang berharap realisasinya segera dilakukan sehingga persoalan yang selama ini dikeluhkan benar-benar terselesaikan.

Pertemuan yang berlangsung kondusif itu menjadi contoh bahwa dialog masih menjadi cara paling efektif untuk menyelesaikan persoalan antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha.

Investasi memang penting untuk menggerakkan ekonomi. Tapi, keberhasilannya baru benar-benar terasa ketika warga tak lagi harus hidup berdampingan dengan sampah yang menggunung dan drainase yang tersumbat. Sebab, pembangunan yang baik bukan hanya berdiri megah, tetapi juga mampu mendengar suara di sekitarnya. (tebe)

You Might Also Like

Resto  Nasi  Padang Banjarnegara Kebakaran, Bikin Kaget dan Panik

PSIS ‘Karam’, Pelatih Fisik Asal Spanyol Tinggalkan Mahesa Jenar

Harga Kedelai Naik, Daya Beli Turun

Harga Plastik Ngacir Gila, UMKM Mulai Ikutan Pusing Berat

Buru THR Lebaran? Ini Spot ATM Pecahan Kecil di Semarang

TAGGED:agustina wilujengfpdip dprd kota semarangheadlinepedurungan lorpemkot semarangRAW
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi kekeringan hingga membuat petani gagal panen. Ancaman Pangan hingga Kesehatan, Kemarau Bikin Rawan Gagal Panen dan ISPA Meningkat
Next Article Mau Jadi Guru? Seleksi PPG 2026 Resmi Dibuka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kredit Fiktif Rp5,2 Miliar, Enam Eks Pegawai Bank Pasar Semarang Masuk Bui

Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG.

Cuaca di Jateng Makin Susah Ditebak? BMKG Ungkap Faktor Bikin Iklim Jadi Random

Mau Jadi Guru? Seleksi PPG 2026 Resmi Dibuka

Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi

Ilustrasi kekeringan hingga membuat petani gagal panen.

Ancaman Pangan hingga Kesehatan, Kemarau Bikin Rawan Gagal Panen dan ISPA Meningkat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden RI, Prabowo Subianto saat rapat bersama dengan menteri dan kepala lembaga usai meninjau pembangunan huntara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).(Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Politik

Pemerintah Tutup Pintu Bantuan Asing, Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak!

Januari 1, 2026
Info

Jelang Paskah, Gereja “Disapu Bersih” Brimob

April 4, 2026
Menteri Supratman Andi Agtas didampingi Dirjen AHU berfoto bersama Pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2025-2030 usai menyerahkan SK pengurus DPP PDI Perjuangan, Kamis (11/9/2025) Foto: dok.
Nasional

SK Pengesahan Kepengurusan DPP PDIP 2025-2030 Resmi Diserahkan Kemenkum

September 11, 2025
Daerah

Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”

Agustus 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Pedurungan Lor dan Pengembang Pilih Musyawarah Cari Solusi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?