Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan pentingnya hilirisasi industri sebagai jalan naik kelas bagi ekonomi daerah. Hilirisasi adalah kunci agar komoditas strategis tidak hanya jadi bahan ekspor mentah, tapi juga bernilai tambah tinggi. Kolaborasi antara BI dan ISEI Jateng untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi berbasis potensi lokal.

baniabbasy
Last updated: Agustus 21, 2025 11:05 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Sekda Jawa Tengah, Sumarno, dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (Pusaka) Jateng 2025, di Hotel Padma Semarang, Rabu (20/8/2025) yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Tengah. Foto: dok
Sekda Jawa Tengah, Sumarno, dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (Pusaka) Jateng 2025, di Hotel Padma Semarang, Rabu (20/8/2025) yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Tengah. Foto: dok
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Hilirisasi bukan cuma jargon, tapi misi besar yang lagi dikejar Jawa Tengah. Hal itu disuarakan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan alias Pusaka Jateng 2025, yang berlangsung di Hotel Padma Semarang, Rabu (20/8/2025).

Dalam forum yang jadi ajang kolaborasi antara Bank Indonesia (BI) dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Tengah ini, Sumarno mengingatkan betapa pentingnya industri hilir dalam mengatrol kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita hanya berhenti di produksi bahan mentah, kita tidak akan pernah naik kelas. Maka, hilirisasi adalah kunci, agar petani, nelayan, dan pelaku usaha di Jateng bisa merasakan nilai tambahnya,” tegas Sumarno, penuh semangat.

Menurutnya, hilirisasi bukan lagi sekadar wacana atau opsi. Ini adalah keniscayaan. Gimana nggak, selama ini banyak komoditas strategis di Jateng yang langsung diekspor dalam bentuk mentah. Padahal, kalau dikelola lebih lanjut, nilainya bisa berkali lipat dan membuka peluang kerja baru.

“Jangan sampai kita hanya jadi penonton di rumah sendiri. Komoditas strategis Jateng harus punya ekosistem industri hulu-hilir yang kuat. Itu yang akan membuat daya saing kita meningkat,” lanjutnya.

Sumarno juga turut menghadiri peluncuran buku prosiding hasil dari Seminar Ekonomi Pusaka Jateng 2025. Buku itu merangkum diskusi dan rekomendasi kebijakan dari para ahli dan pelaku ekonomi, yang siap dijadikan pijakan konkret dalam pembangunan ekonomi daerah ke depan.

Acara itu nggak cuma soal teori. Pusaka Jateng 2025 hadir sebagai platform strategis buat menyatukan gagasan dan membentuk arah kebijakan ekonomi Jateng yang lebih progresif. Fokusnya? Ya tentu aja, penguatan ekosistem industri dari hulu sampai hilir.

BI dan ISEI Jateng juga mendorong agar hasil forum ini bisa langsung ditindaklanjuti oleh pemangku kebijakan dan pelaku usaha, supaya hilirisasi nggak berhenti di tataran wacana, tapi benar-benar jadi aksi nyata yang dirasakan masyarakat.

FYI, sektor-sektor potensial seperti pertanian, perikanan, dan UMKM disebut sebagai sasaran utama penguatan hilirisasi ini. Artinya, bukan cuma industri besar yang dilirik, tapi juga pelaku usaha kecil yang punya potensi besar buat tumbuh kalau didukung dengan kebijakan tepat.

Dengan semangat kolaborasi dan arah kebijakan yang makin tajam, Jawa Tengah tampaknya serius banget pengin naik kelas. Nggak mau cuma jadi penyuplai bahan mentah, tapi ingin jadi pemain utama dalam industri nasional—dan bahkan global.(*)

You Might Also Like

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

KPK OTT Wamenaker Noel, Diduga Peras Perusahaan Biar Dapat Sertifikat K3

Pemerintah Sediain Rp60 T untuk Pemulihan Bencana di Sumatera, dari Mana Duitnya?

Bazar Keramik Sango Diserbu Pengunjung, Jastip Ikut Ngeborong Buat Dijual Lagi

Baru Jadi Tersangka, Jabatan Noel Langsung Dicopot

TAGGED:headlinehilirisasi jatengSekda Jateng Sumarno
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article FX Rudy Siap Jadi Plt Ketua PDIP Jateng: “Kalau Disuruh Bu Mega, Ya Jalan Terus!”
Next Article Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyatakan bahwa DPR dapat tunjangan kos 3 juta per bulan, itu masih nombok.foto: dok DPR Minta Tambahan Biaya Kos & Tunjangan Beras Dalam RAPBN 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Bandingnya Kandas, Aipda Robig Masih Ngotot Mau Kasasi?

Oktober 9, 2025
Daerah

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

November 3, 2025
Info

ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

Januari 28, 2026
Fokus

Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?