Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

Sebanyak 45 pelajar terbaik Jateng resmi dikukuhkan sebagai Paskibraka 2026. Tak hanya dituntut sigap saat mengibarkan Merah Putih, mereka juga mendapat pesan dari Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen agar membawa disiplin dan integritas itu jauh setelah upacara selesai.

T. Budianto
Last updated: Agustus 16, 2026 4:03 pm
By T. Budianto
5 Min Read
Share
CIUM BENDERA: Salah satu anggota Paskibraka Provinsi Jateng 2026 mencium bendera Merah Putih saat prosesi pengukuhan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Sebanyak 45 pelajar terpilih resmi menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jateng 2026. Mereka bukan hanya disiapkan untuk mengibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI, tetapi juga dititipi pesan agar membawa disiplin dan integritas itu ke kehidupan sehari-hari.

Pengukuhan dilakukan Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Sabtu (15/8/2026). Puluhan pelajar tersebut akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, 17 Agustus 2026.

“Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya kukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026,” kata Taj Yasin mewakili Gubernur.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Taj Yasin secara simbolis menyematkan lencana Merah Putih Garuda dan kendit Perintis Pemuda kepada Gaisan Akhtar Nabihan yang menjadi perwakilan pasukan. Satu per satu anggota Paskibraka kemudian mencium Sang Saka Merah Putih.

Baca juga: Alumni Paskibraka Diajak Perangi Narkoba

Usai prosesi, Taj Yasin atau yang akrab disapa Gus Yasin tidak langsung meninggalkan para anggota Paskibraka. Ia menghampiri dan berdialog dengan mereka, mulai dari asal daerah, sekolah, pengalaman mengikuti seleksi hingga cita-cita.

Dari obrolan singkat tersebut, diketahui cita-cita para pelajar cukup beragam. Ada yang ingin menjadi ASN, jaksa, TNI, polisi, pramugari hingga dosen. Gus Yasin kemudian menitipkan pesan agar apa pun profesi yang dipilih kelak, mereka tetap menjunjung tinggi integritas dan mengutamakan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami titipkan integritas, pengabdian kepada masyarakat. Yang mau jadi ASN, ya jadi ASN yang baik, memberikan pelayanan yang baik. Yang jadi TNI, polisi, termasuk yang menjadi pramugari, lalu ada yang ingin mengajar di kampus,” ujarnya.

Menurut Gus Yasin, kedisiplinan yang diperoleh selama menjalani pemusatan latihan seharusnya tidak berhenti ketika tugas sebagai Paskibraka selesai. Kebiasaan disiplin itu justru harus dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Kedisiplinan yang saat ini sudah dilatih untuk menjadi Paskibra ini harus diterapkan, dibawa ke rumah masing-masing dan ditularkan kepada yang lain,” katanya.

Jaga Kondisi

Ia juga meminta para anggota Paskibraka menjaga kondisi fisik menjelang pelaksanaan tugas utama pada 17 Agustus. “Jaga kesehatan, banggakan orang tua dan resapi bahwa mengibarkan bendera meneruskan perjuangan para leluhur kita,” pesan Gus Yasin.

Bagi para Paskibraka, kesempatan tampil di tingkat provinsi bukan perkara mudah. Marsela Agustin, siswi SMK Negeri 1 Purworejo, mengaku bangga sekaligus terharu setelah resmi dikukuhkan. Putri seorang petani itu sebelumnya tidak menyangka bisa lolos hingga tingkat provinsi.

“Saya tidak menyangka dapat menjadi Paskibraka tingkat provinsi. Langkah awal yang saya lakukan dengan belajar sungguh-sungguh dan giat mengikuti ekstrakurikuler Paskibraka,” ujarnya.

Sejak mengikuti pemusatan latihan mulai 3 Agustus di Asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, Marsela mengaku mendapat banyak pengalaman baru.

Baca juga: Paskibraka Bukan Cuma Kibarkan Bendera, 45 Anak Muda Digembleng Jadi Duta Pancasila

Cerita serupa datang dari Arkan Syafri Faidlurrahman, siswa MAN 1 Magelang. Ia mengaku tidak menyangka bisa terpilih menjadi Paskibraka hingga tingkat Jawa Tengah setelah sebelumnya mengikuti seleksi di Kabupaten Magelang.

“Saya memiliki niat kuat karena ingin membanggakan orang tua dan ingin menambah prestasi serta pengalaman dari diri saya sendiri,” kata Arkan. Arkan bercita-cita menjadi prajurit TNI, mengikuti jejak sang ayah. Ia menganggap pengalaman menjadi Paskibraka sebagai kesempatan untuk belajar sekaligus menambah bekal menuju cita-citanya.

Kini, 45 anggota Paskibraka Jateng 2026 tinggal menunggu hari pelaksanaan tugas. Mereka akan menjadi bagian dari upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang.

Pada akhirnya, menjadi Paskibraka memang cuma beberapa hari. Tapi pesan yang dibawa seharusnya jauh lebih panjang: jangan sampai disiplin cuma berlaku saat sepatu mengilap, seragam rapi, dan ada bendera yang harus dikibarkan. Setelah pulang, karakter juga harus tetap tegak. (tebe)

You Might Also Like

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, 32 Nama Terduga Viral di Media Sosial

Tim Futsal Putri Indonesia Lolos ke 8 Besar

Pabrik Garam Pemprov Jateng di Pati Mampu Produksi 25 Ribu Ton Per Tahun

Siasat Perajin Tempe agar Harga Tak Naik di Tengah Himpitan Lesunya Rupiah

Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang

TAGGED:headlinepaskibra jateng 2026pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Seratus Ojol Perempuan Semarang Dapat Sembako dan Cek Kesehatan
Next Article Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN AUTOGATE: Penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan autogate saat melewati pemeriksaan imigrasi, Rabu (30/9/2026). (bae)

Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ahmad Yani Lebih Praktis, Sekarang Pakai Autogate

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

Giant Sea Wall Dikhawatirkan Ganggu Nelayan

KORBAN KERACUNAN MBG - Polisi menjenguk korban keracunan MBG di Batang yang dirawat pada sebuah fasilitas kesehatan (faskes) setempat.

Korban Dugaan Keracunan MBG di Jateng Tembus 13 Ribu Orang

TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. KUNJUNGAN INDUSTRI - Siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Muhammadiyah Imogiri kunjungi PLN Icon Plus di Semarang, untuk mengenal lebih jauh industri teknologi digital.

PLN Icon Plus Perkuat Pembelajaran Siswa TJKT Muhammadiyah Imogiri melalui Pengalaman Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Juli 31, 2026
Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau akrab disapa Pinka Haprani.
Info

DPD PDIP Jateng Siap Ngegas! Dolfie Jadi Ketua Pinka Jadi Waka, Senior & Darah Muda Disatukan

Desember 28, 2025
Rumah apung untuk Mak Jah, penjaga kelestarian mangrove di Desa Bedono, Sayung, Demak.
Tumbuh

Cerita Mak Jah Bertahan di Tengah Laut, Rumah Apung untuk Terus Jaga Mangrove Sayung

April 25, 2026
SIDANG: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersiap menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist)
Hukum

Nadiem Dihukum 10 Tahun Penjara: Hakim Singgung Mens Rea, Ada Niat Jahat

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?