Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Skandal Dapur Fiktif dan Isu Minyak Babi di Wadah Makan MBG: DPR Desak Transparansi Total
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

Skandal Dapur Fiktif dan Isu Minyak Babi di Wadah Makan MBG: DPR Desak Transparansi Total

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disorot DPR karena dugaan dapur fiktif dan isu minyak babi dalam wadah makan. DPR desak BGN dan BPOM segera transparan. Publik resah, program gizi nasional terancam kehilangan kepercayaan.

baniabbasy
Last updated: September 22, 2025 1:35 am
By baniabbasy
4 Min Read
Share
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat meninjau dapur MBG di Kabupaten Bandung Jawa Barat. Foto: dok.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat meninjau dapur MBG di Kabupaten Bandung Jawa Barat. Foto: dok.
SHARE

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang awalnya jadi harapan baru bagi anak-anak Indonesia, kini justru disorot tajam. Alih-alih bikin kenyang, program ini malah bikin gerah! Mulai dari dapur-dapur bergizi yang katanya ada tapi tak kunjung kelihatan, sampai ke ompreng makan yang dituding mengandung minyak babi. Serius, ini bukan drama Korea, tapi realita yang sedang terjadi di negeri ini.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, jadi salah satu suara paling lantang yang menyoroti carut-marutnya program MBG ini. Dalam pernyataan terbarunya, Nurhadi menyebut ada ribuan lokasi dapur makan bergizi (SPPG) yang sudah tercatat resmi, tapi… nihil progres di lapangan. Padahal, tenggat waktu 45 hari sudah lewat. Gagal move on kah?

“Bagaimana mungkin ribuan lokasi sudah terdaftar, tapi tidak menunjukkan progres pembangunan meski melewati tenggat 45 hari?” ujar Nurhadi, Rabu (17/9/2025) di Jakarta.

Ia juga menyebut sistem yang longgar bisa membuka peluang percaloan, dominasi investor besar, sampai penyalahgunaan dana publik. Bahkan, sebuah lembaga pemantau independen menemukan dugaan konglomerasi yayasan dalam proyek ini. Duh, dapurnya belum ada, tapi drama internal sudah level tinggi!

Nurhadi mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera buka-bukaan. Mulai dari titik lokasi dapur, status pembangunannya, sampai jadwal operasional harus segera diumumkan ke publik. Dia juga minta sistem verifikasi diperbaiki. “BGN harus menjamin percepatan pembangunan agar hak anak-anak atas gizi tidak terus tertunda,” tegasnya.

Nggak cuma itu, Nurhadi juga ngajak masyarakat sipil, media, akademisi, dan organisasi profesi gizi buat aktif mengawasi program ini. Menurut dia, kolaborasi dengan yayasan dan lembaga keagamaan jangan cuma formalitas biar target tercapai. Tapi harus beneran fokus pada kualitas makanan yang sampai ke tangan anak-anak.

“Niat mulia program MBG hanya akan bermakna jika setiap rupiah anggaran benar-benar terkonversi menjadi makanan bergizi,” katanya.

Belum selesai soal dapur fiktif, muncul lagi isu yang bikin netizen tambah cemas: dugaan kandungan minyak babi pada ompreng alias wadah makan MBG. Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, pun ikut angkat suara. Ia menuntut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera umumkan hasil uji lab yang katanya udah dilakukan.

“Sekarang masyarakat resah dan cemas dengan isu ompreng mengandung lemak babi,” tegas Yahya.

Menurut Yahya, BPOM itu lembaga resmi, jadi seharusnya nggak perlu nunggu-nunggu. Tinggal umumkan saja hasilnya, biar publik nggak makin bingung. Tapi apa kata Kepala BPOM, Taruna Ikrar? Katanya, hasil uji udah ada, tapi masih akan dirilis bareng-bareng sama BGN, Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), dan BPJPH.

FYI, BPOM punya dua metode uji buat ngungkap fakta ini: swab test dan uji DNA, plus uji logam dari bahan ompreng itu sendiri. Semuanya bisa mendeteksi keberadaan DNA babi, gliserin, gelatin, hingga kandungan logam berat kayak mangan.

Kasus ini makin panas sejak laporan investigasi dari Indonesia Business Post (IBP) yang menyebut puluhan pabrik di Chaoshan, China, memproduksi ompreng bermasalah untuk pasar global. Ngeri, karena ada dugaan pemalsuan label “Made in Indonesia” dan logo SNI di nampan itu. Lebih parah lagi, bahan omprengnya pakai tipe 201 yang dianggap tidak aman untuk makanan asam, plus kemungkinan mengandung minyak babi dalam proses produksinya.

Sekarang publik cuma bisa menunggu dengan harap-harap cemas. Apakah program MBG akan kembali ke jalur yang benar? Atau malah jadi mimpi buruk berkedok gizi?(*)

You Might Also Like

Agustina Ajak Warga Lindungi Pesisir Semarang

Alumni Paskibraka Diajak Perangi Narkoba

Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

Jateng Bidik Lebih Banyak Wisatawan Datang dan Belanja

Bayang Bayang PHK PPPK Muncul, Daerah Mulai Ketar Ketir

TAGGED:dapur MBGheadlinekeracunan MBG
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjarnegara Heboh, Ketua DPRD Anas Hidayat Mundur, Ternyata Ada Isu Tunjangan
Next Article Atap gedung Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Brebes, ambruk pada Minggu (22/9/2025). Atap KPT Brebes Ambruk, Ini Bangunan Baru Anggarannya Rp 120 Miliar, Lho!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sirkular

Mendagri Minta Pemda Dukung Program PSEL

Oktober 4, 2025
TEMAN DEKAT -Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)
Ekonomi

Rupiah Melemah Makin Nyungsep di ‘Kaki’ USD, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar

Mei 16, 2026
Ilustrasi hamparan kebun sawit.
Info

Dewan Adat Papua Tolak Kebun Sawit: Ogah Warisin Bencana ke Anak-Cucu

Desember 18, 2025
Pencipta lagu legendaris 'Darah Juang', John Tobing tutup usia di Yogyakarta.
Info

Selamat Jalan John Tobing! Pencipta Lagu ‘Darah Juang’ Tutup Usia di Jogja

Februari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Skandal Dapur Fiktif dan Isu Minyak Babi di Wadah Makan MBG: DPR Desak Transparansi Total
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?