Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan

R. Izra
Last updated: Februari 21, 2026 11:58 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)
Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banjir bandang dan sejumlah bencana lain menerjang berbagai wilayah di Jawa Tengah, dalam beberapa waktu belakangan.

Sejumlah sekolah ikut rusak, ruang kelas terendam, dan aktivitas belajar otomatis terganggu. Sekolah terpaksa diliburkan.

Di tengah situasi darurat seperti ini, satu hal jadi sorotan: anak-anak terdampak bencana jangan sampai kehilangan akses pendidikan yang layak.

Bacaaja: Dampak Banjir di Jateng, M Saleh: Pemulihan Pendidikan Nggak Boleh Nunggu Lama
Bacaaja: Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengingatkan bahwa sektor pendidikan nggak boleh ikut ‘lumpuh’ hanya karena bencana datang.

“Untuk pemulihan sektor pendidikan, perlu dipikirkan percepatan perbaikan sekolah dengan segala sarana dan prasarananya. Kita harus bergerak cepat dan serius,” tegasnya, Sabtu (21/2/2026).

Sekolah rusak, hak pendidikan anak jangan ikut mandek

Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)
Kebersamaan Mohammad Saleh dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang (27/01/2026). (ist)

Kerusakan bangunan sekolah berarti lebih dari sekadar tembok retak atau meja kursi hanyut. Buat anak-anak, itu bisa berarti kehilangan rutinitas, kehilangan rasa aman, bahkan kehilangan semangat belajar.

Saleh menekankan, jangan sampai keterlambatan penanganan bikin siswa makin tertinggal. Pendidikan adalah hak dasar, dan kondisi darurat seharusnya justru bikin semua pihak bergerak lebih cepat.

Menurutnya, di lokasi pengungsian harus segera disiapkan ruang kelas darurat lengkap dengan perlengkapan belajar. Bukan cuma buku dan papan tulis, tapi juga dukungan psikososial.

Karena realitanya, anak-anak yang baru saja mengalami banjir bandang nggak cuma butuh pelajaran matematika atau bahasa Indonesia. Mereka juga butuh pemulihan mental supaya bisa kembali fokus dan percaya diri.

Sekolah dalam kondisi bencana bukan cuma tempat belajar, tapi ruang aman untuk bangkit.

Perlu kolaborasi berbagai pihak

Saleh juga menegaskan pemulihan pendidikan nggak bisa dibebankan ke pemerintah saja. Perlu kolaborasi dengan swasta, relawan, organisasi sosial, sampai lembaga keagamaan supaya prosesnya lebih cepat dan tepat sasaran.

“Upaya pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana harus terus dilakukan dengan mengedepankan semangat optimisme dan gotong royong,” ujarnya.

Keberhasilan pemulihan, kata dia, bukan cuma soal sekolah buka lagi secara administratif. Tapi apakah anak-anak merasa aman datang ke kelas, berani berinteraksi lagi, dan perlahan kembali menyusun mimpi mereka.

Evaluasi di lapangan pun harus terus dilakukan. Jangan sampai pemulihan cuma jadi laporan di atas kertas.

Karena di balik angka kerusakan dan data sekolah terdampak, ada ribuan anak yang masa depannya nggak boleh ikut hanyut bersama banjir atau ikut tertimbun longsor. (*)

You Might Also Like

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

UPTD PPA Jangan Cuma Papan Nama: Wagub Minta Kepala Daerah Turun

Geger Deepfake AI SMAN 11 Semarang: Chiko Bikin Konten Bokis Mengerikan

TAGGED:anak-anak tedampak bencanajatengkorban bencanam salehpendidikanwakil ketua dprd jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Setahun Luthfi-Yasin, Konsep Collaborative Government Jadi Andalan
Next Article Satu Tahun Agustina-Iswar: Klaim Mulai Bisa Jinakkan Banjir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

JALAN RUSAK - Beberapa titik Jalan Untung Suropati Kalipancur yang rusak dan menimbulkan banyak debu dan membahayakan pengendana, Selasa (7/7/2026). Menurut warga, jalan baru diperbaiki lalu rusak lagi setelah terus-terusan dilintasi truk pengangkut galian C. (dul)

Warga Keluhkan Jalan Kalipancur Rusak Lagi: Baru Ditambal 3 Hari, Dihajar Truk Langsung Jebol!

PANTAU SAMPAH--CCTV berbasis AI milik Pemkot Semarang bisa mendeteksi volume sampah di setiap tempat pembuangan sampah. (ist)

Kreatif! AI Pemantau Sampah Semarang Dilirik Ajang Inovasi Dunia

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

Sobo Roworejo, Cara Warga Wonolopo Rawat Tradisi Kampung

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Adu Tarik UMK Kota Semarang: Buruh di 3,72 Juta, Pengusaha Ngerem di 3,64 Juta

Desember 20, 2025
Ekonomi

Ketimpangan Jateng Utara-Selatan Disorot

Mei 18, 2026
Akademisi UGM menyampaikan sikap, kritisi arah kebijakan politik luar negeri Indonesia. Mulai dari Bop hingga ART atau perjanjiang dagang dengan AS.
Info

Akademisi UGM Sebut ART hingga BoP Berpotensi Gerus Kedaulatan Rakyat

Maret 4, 2026
Hukum

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?