Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Satu Tahun Agustina-Iswar: Klaim Mulai Bisa Jinakkan Banjir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: Klaim Mulai Bisa Jinakkan Banjir

Setahun pegang setir Kota Semarang, duet Agustina–Iswar bikin klaim yang cukup berani: banjir rob mulai jinak. Angkanya turun, ratusan hektare disebut berhasil “diselamatkan”. Tapi di balik data yang kelihatan manis, ada cerita muara mampet, jembatan tanah yang jadi blunder, sampai pengakuan jujur: “Saya ini sarjana sastra ngurus infrastruktur.”

T. Budianto
Last updated: Februari 21, 2026 2:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANJIR KALIGAWE: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi banjir di wilayah Kaligawe dan Muktiharjo Kidul akhir Oktober 2025. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Setahun sudah duet Agustina-Iswar memegang kemudi Kota Semarang. Hasilnya? Pemerintah kota mengklaim banjir rob mulai jinak. Ratusan hektare area terdampak disebut berhasil “diselamatkan”.

Angkanya kelihatan manis di atas kertas. Wilayah genangan banjir rob yang pada 2024 masih 3,29 persen, turun jadi 2,71 persen di 2025. Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut ini sebagai progres yang signifikan.

“Selama satu tahun kepemimpinan Agustina-Iswar, telah mengentaskan wilayah genangan banjir rob seluas 230, 98 hektare,” ujarnya saat konferensi pers, Jumat (20/2/2026). Meski begitu, Agustina mengakui banjir adalah bagian dari siklus alam.

Baca juga: Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang

Ia juga menurunkan ekspektasi publik. Jangan berharap Semarang bebas banjir  sepenuhnya. “Tidak akan mungkin tidak banjir, itu pasti banjir. Karena banjir adalah anugerah itu dari Tuhan yang menciptakan alam. Dari atas ke bawah, kita masih akan teraliri air itu,” katanya.

Tugas pemerintah, katanya, bukan menghapus banjir dari kamus, tapi mengatur supaya air cepat jalan dan warga tak terlalu lama kebanjiran. Kalau bicara banjir Semarang, Agustina paham betul daerah mana yang paling sering jadi bahan omongan.

“Biasanya kalau hujan itu hebohnya banjir paling berat di wilayah timur. Genuk, Gayamsari, sebagian Pedurungan, Tembalang, Telogosari,” katanya. Menariknya, Agustina juga tak ragu menyentil dirinya sendiri.

Rumitnya Persoalan

Di awal menjabat, ia mengaku sempat kebingungan menghadapi rumitnya persoalan infrastruktur. “Saya ini sarjana sastra jadi wali kota di sebuah kota yang membutuhkan pemahaman infrastruktur yang luar biasa. Memang gagal,” ujarnya, setengah satire, setengah pengakuan dosa.

Pelan-pelan, sambil belajar dari kejadian demi kejadian, ia mulai menemukan biang keroknya. Menurut Agustina, banjir yang bandel itu ternyata bersumber di muara. Dan urusan muara, ceritanya tak sesederhana urusan got kampung.

Baca juga: Delapan Pompa Ngebut Sedot Banjir Semarang

Masalahnya, kata dia, penanganan di muara sudah masuk wilayah kerja pemerintah pusat lewat program Giant Sea Wall dan kolam retensi. Saat proyek membentengi laut itu dipercepat, sempat dipilih cara cepat, bikin jembatan dari tanah.

Tapi hasilnya malah blunder. Air bukannya ngalir ke laut, malah balik lagi ke rumah warga. “Airnya enggak ngalir-ngalir, (bajir) sampai 10 hari di Genuk,” kata Agustina. Akhirnya, jembatan tanah itu dibongkar. Masalahnya, efek domino tak terhindarkan. Proyek ikut molor. Target rampung yang semula diharapkan cepat, mau nggak mau mundur. (bae)

You Might Also Like

Sri Mulyani Dihadirkan Jaksa sebagai Saksi Sidang Korupsi Plaza Klaten, Ungkap Hal Ini

Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca

Seruan Boikot Mandiri Menggema, Buntut Pemblokiran Rekening Donasi Aksi Warga Pati

Sidang Polemik Pendidikan Gibran di MK, KPU Akui Tak Lakukan Verifikasi Dokumen Syarat Cawapres ke Diknas

TAGGED:banjir semarangheadlinepemkot semarangsetahun agustina-iswar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Pusat, Mohammad Saleh. (Foto: Ist) Saleh Tegaskan Anak-anak Terdampak Bencana di Jateng Gak Boleh Kehilangan Akses Pendidikan
Next Article Jembatan “Merah Putih Presisi” Jadi Jalan Pulang 500 Kepala Keluarga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (ist)
Info

Lima Kelurahan di Semarang Dibayangi Krisis Air Bersih, Agustina Beber Langkah Penanganan

Juli 27, 2026
Daerah

Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan

Januari 19, 2026
Ilustrasi sambaran petir di atas gunung.
Info

Tragedi Hari Natal di Merbabu: Pendaki Perempuan Tewas Tersambar Petir

Desember 26, 2025
Sepak Bola

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Satu Tahun Agustina-Iswar: Klaim Mulai Bisa Jinakkan Banjir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?