Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gak Ideal Banget! Jateng Cuma Punya 11 Ribu Dokter dari Kebutuhan 27 Ribu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gak Ideal Banget! Jateng Cuma Punya 11 Ribu Dokter dari Kebutuhan 27 Ribu

Sekda Jateng bilang, jumlah dokter di provinsi ini masih jauh dari standar WHO. Stigma kuliah kedokteran mahal, bikin jarang yang nembus.

R. Izra
Last updated: September 20, 2025 11:06 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Sekda Jateng, Sumarno memberi sambutan dalam acara Muswil AIPKI di Semarang, Jumat (19/9/2025). (bae)
Sekda Jateng, Sumarno memberi sambutan dalam acara Muswil AIPKI di Semarang, Jumat (19/9/2025). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jawa Tengah punya masalah serius di dunia kesehatan. Sekda Jateng, Sumarno, bilang jumlah dokter di provinsi ini masih jauh dari standar yang ditetapin organisasi kesehatan dunia atau WHO.

“Khusus di Jawa Tengah, saat ini memiliki 11.405 dokter. Sedangkan jumlah idealnya setidaknya 27.863 dokter,” kata Sumarno, Jumat (19/9/2025).

Masalahnya bukan cuma distribusi, tapi juga stok. Lulusan baru dari kampus kedokteran belum bisa nutup gap segede itu. Makanya Pemprov butuh kerja sama sama Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI).

“Nah, inilah pekerjaan yang ada di tangan bapak-ibu sekalian di sini,” ucap Sumarno saat hadiri acara Musyawarah Wilayah AIPKI, di Semarang.

Selain minta kampus ngeluarin lebih banyak dokter, Sekda juga dorong agar stigma mahalnya kuliah kedokteran dikikis. Biar makin banyak anak SMA berani daftar ke fakultas kedokteran.

“Barangkali secara akademik di sekolah SMA mungkin sebetulnya mereka punya potensi untuk masuk di kedokteran. Akan tetapi begitu bicara masalah biaya itu pasti enggak akan berani,” kata Sumarno.

Dari pusat, Dirjen Dikti Khairul Munadi juga bilang tantangannya bukan cuma soal jumlah, tapi juga sebaran dokter. Rumah sakit pendidikan, misalnya, enggak mungkin kampus bangun sendirian. Harus barengan sama pemda dan pemerintah pusat.

“Contoh kecil saja. Untuk pendidikan kedokteran, dan spesialis butuh rumah sakit. Rumah sakit tidak mungkin didirikan sendiri oleh perguruan tinggi apalagi kampus yang baru,” ujarnya.

Pemerintah pusat sendiri punya target gede. Presiden Prabowo ingin buka 158 prodi kedokteran baru buat ngejar target Indonesia sehat 2045.

Dari AIPKI, Tonang Dwi Ardyanto bilang asosiasi sejak 2001 berkembang pesat, dari 17 fakultas jadi 127 anggota. Tapi PR-nya masih sama, gimana caranya ngejar kebutuhan dokter yang katanya tembus 70 ribu orang.

“Angkanya cukup tinggi yang kemarin Pak Presiden sampaikan. Kita dihitung target kebutuhannya sekitar 70.000 dokter baru,” katanya. (bae)

You Might Also Like

Jateng Surplus Beras 1,5 Juta Ton

Megawati Main Kartu Uno, Hasto Balik Jadi Sekjen

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

Wow! Gus Yasin Sebut Penyelesaian Rob di Demak Butuh Rp1,7 Triliun untuk Bangun Ini

BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Kereta Argo Anggrek Vs KRL, Penumpang Terjepit

TAGGED:jatengjumlahsekdasokterwho
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pelaku pembakaran saat demo tertangkap, mereka dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jateng, Jumat (17/9/2025). (istimewa) Pelaku Bakar Mobil dan Pos Polisi saat Demo Ricuh Semarang Akhirnya Ketangkep
Next Article Lima pelaku demo rusuh mengenakan baju tahanan, salah satu di antaranya merupakan pelajar SMK yang nekat demo usai dapat imbauan dari guru. Satu Pelaku Demo Rusuh di Semarang Masih Pelajar SMK, Nekat Abaikan Saran Guru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman bersama tim saat meninjau sentra penggilingan padi di Subang Jabar, Senin (8/9/2025).. Foto: dok/is
Ekonomi

Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!

September 9, 2025
Ilustrasi utang negara.
Ekonomi

Prabowo Tarik Pinjaman Lagi Rp832 Triliun Demi MBG, Utang Indonesia Tembus Rp10.000 T

Januari 15, 2026
Hukum

Dari Wamen Jadi Tersangka: Drama Immanuel Ebenezer & 10 Nama Lain di Skandal Sertifikat K3

Agustus 23, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, ngegowes bareng jajaran OPD, sambil meninjau penataan Kawasan Kota Lama Semarang dan Kali Semarang, pada Minggu (24/8).
Daerah

Wali Kota Agustina Gowes Sambil Tinjau Penataan Kawasan Kota Lama dan Sungai Semarang

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gak Ideal Banget! Jateng Cuma Punya 11 Ribu Dokter dari Kebutuhan 27 Ribu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?