Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Peradi Profesional Gandeng UNS, Siapkan Advokat Bergelar “Adv”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Peradi Profesional Gandeng UNS, Siapkan Advokat Bergelar “Adv”

DPD Peradi Profesional Jateng, menyiapkan program untuk mencetak advokat dengan pendidikan yang lebih terstruktur.

R. Izra
Last updated: Juni 16, 2026 9:18 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
JALIN MOU‐-PERADI Profesional dan Dekan FH UNS (dari kiri) menunjukkan berkas MoU. (ist)
JALIN MOU‐-PERADI Profesional dan Dekan FH UNS (dari kiri) menunjukkan berkas MoU. (ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA – Jawa Tengah mulai mengambil peran dalam pengembangan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) berbasis kampus.

Melalui DPD Peradi Profesional Jateng, program ini disiapkan untuk mencetak advokat dengan pendidikan yang lebih terstruktur.

Langkah itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Peradi Profesional dan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (15/6/2026).

Bacaaja: Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya
Bacaaja: Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

Kerja sama ini juga menjadi awal penerapan gelar profesi “Adv” bagi advokat.

Selain menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), kerja sama tersebut juga mengembangkan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) yang terintegrasi dengan perguruan tinggi.

Ketua Umum DPN Peradi Profesional, Harris Arthur Hedar, mengatakan pembenahan pendidikan advokat sudah menjadi kebutuhan. Menurutnya, banyak persoalan di dunia advokat berawal dari proses pendidikan yang belum maksimal.

“Karena itu, solusinya harus dimulai dari perbaikan sistem pendidikan yang benar dan tepat,” ujarnya.

PERADI Profesional mengusulkan masa Pendidikan Profesi Advokat berlangsung selama tiga semester atau sekitar satu setengah tahun. Tujuannya agar calon advokat tidak hanya menguasai ilmu hukum, tetapi juga memiliki etika dan tanggung jawab profesi yang kuat.

Ketua PERADI Profesional Jateng, IG Henri P, mengatakan Jateng siap menjadi pelopor pendidikan advokat berbasis kampus.

Menurutnya, banyaknya perguruan tinggi di daerah ini menjadi modal besar untuk mengembangkan program tersebut.

“Kami melihat ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas calon advokat melalui pendidikan yang lebih terstruktur dan berbasis akademik,” kata Henri.

Henri optimistis kerja sama dengan kampus-kampus di Jawa Tengah akan terus bertambah. Harapannya, semakin banyak advokat profesional yang lahir dengan standar kompetensi yang jelas.

Sekretaris PERADI Profesional Jateng, Joko Susanto, mengatakan kerja sama dengan UNS baru menjadi langkah awal.

Setelah ini, pihaknya menyiapkan delapan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah kampus di Jateng.

“Ini penting agar implementasi PKPA dan PPA bisa berjalan lebih masif dan merata,” katanya. (bae)

You Might Also Like

PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Status, Tapi Bukan Jadi PNS Otomatis Lho..

Anak Badan Hangat Dikira Bahaya, Ternyata Tubuh Lagi Sibuk Bertahan

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

CEK FAKTA: Menag Mundur demi Penuhi Syarat Nyalon Ketua Umum PBNU, Hoaks!

Forpela Resmi Lahir, Agustina: Perempuan Harus Jadi Penjaga Toleransi Kota

TAGGED:advokatperadi jatengperadi profesionalUNS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Kebo Lagi Kasmaran, Kirab Suro Jalan Dengan Tiga Ekor Saja
Next Article Semangkuk Jenang dan Cerita Lama Ramaikan Suro Triwindu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Catat! Ini Syarat Pekerja yang Terima BSU 2026, Gaji Maksimal Rp 3,5 Juta

Dua Atlet Meninggal Saat Porprov, Pengamat Soroti Persiapan dan Manajemen Risiko

Penerima Bisyaroh Semarang Melonjak 52 Persen, Siapa Saja yang Kebagian?

APBD 2027 Bukan Uang Pribadi, Sekda Jateng Ingatkan Pejabat Jangan Nekat

Jumlah Penerima Insentif Guru Sekolah Minggu Naik 300 Persen!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

TMMD Bukan Cuma Bangun Jalan, Agustina Ingin Masuk Gang-Gang Kampung

Juli 18, 2026
Pendidikan

942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Juli 27, 2026
RILIS KASUS--Pejabat utama Kejati Jateng merilis kasus yang ia tangani. (ist)
Hukum

Lagi, Kasus Korupsi di Pekalongan! Kejati Bongkar Kredit Macet Rp141 M

September 3, 2026
16 mahasiswa dari berbagai kampus di Semarang antusias mengikuti 'Beasiswa Menulis Opini dan Esai Bacaaja, di Kantor Media Bacaaja.co, Minggu (1/2/2026).
Info

Upgrade Skill, Mahasiswa Semarang Ramai-ramai Ikut Beasiswa Menulis Bacaaja

Februari 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Peradi Profesional Gandeng UNS, Siapkan Advokat Bergelar “Adv”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?