Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni

Nggak ada cosplay perang, tapi vibe heroiknya kerasa banget! Malam itu, Tugu Muda berubah jadi panggung sejarah buat ngerayain Pertempuran Lima Hari di Semarang bareng ribuan warga dan semangat anak muda.

T. Budianto
Last updated: Oktober 16, 2025 12:50 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAPA WARGA: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bersama jajaran Forkompimda menyapa warga saat menghadiri peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Selasa (14/10) malam. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pernah ngebayangin gimana rasanya hidup di tengah kota yang lagi perang? Nah, Selasa (14/10) malam, ribuan warga Semarang “ngulang” momen itu lewat peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang (PPLHS) di kawasan Tugu Muda.

Tapi kali ini tanpa darah dan peluru, yang ada justru lampu dipadamkan, sirine meraung, dan rasa haru yang merayap di udara. Bukan cuma nostalgia sejarah, acara ini juga punya pesan serius dari Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng: jangan biarkan perjuangan para pahlawan berhenti di panggung seremoni.

“Anak-anak muda harus ngerti dan ngelakuin sesuatu. Ini bukan cuma upacara, tapi cara kita belajar arti kemerdekaan,” tegas Agustina.

Peringatan tahun ini dikemas lebih atraktif biar makin relate ke generasi muda. Ada pembacaan sejarah perjuangan pemuda oleh budayawan Sukirno, upacara dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sebagai inspektur, dan performa kolaboratif dari lebih dari 1.900 peserta, mulai TNI, Polri, pelajar, Pramuka, sampai komunitas seni.

Semangat Heroik

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Heroe Soekendar bilang, format acara yang lebih hidup ini sengaja dirancang biar semangat heroik terasa, bukan cuma ditonton. “Kita pengen yang datang nggak cuma nonton, tapi ngerasain perjuangan itu,” katanya.

Dan yang paling penting: mulai tahun ini, peringatan PPLHS bakal jadi agenda tahunan tetap Pemkot Semarang biar semangat “berani karena benar” ala 1945 terus nyetrum ke generasi masa kini. (tebe)

You Might Also Like

Sobo Roworejo, Cara Warga Wonolopo Rawat Tradisi Kampung

Kota Lama Lagi Viral di Dunia Nyata: Wisatawan Meledak, Semua Hotel Nyaris Full!

Dukung Generasi Emas, Pemkot Genjot Raperda Pendidikan Inklusif

Agustina Janji Tambaksari Bakal Punya Jembatan

Gandeng Pemkab, Icon Plus Dukung Digitalisasi Kabupaten Kudus

TAGGED:agustina wilujengpemkot semarangpertempuran lima hari
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jualan Cilok di Negeri Ginseng, Eh..Viral Banget
Next Article Agustina Ajak Warga Lindungi Pesisir Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Semarang di Usia 479: Antara Harapan Warga dan Tantangan Kota

April 28, 2026
Daerah

Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!

Oktober 28, 2025
Info

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

November 19, 2025
Daerah

Agustina Angkat 2.354 PPPK: Paruh Waktu, Tapi Komitmennya Full Time!

Desember 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lima Hari yang Nggak Boleh Cuma Jadi Seremoni
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?