Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Jadi Etape Terakhir The Ultimate 10K Series
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Semarang Jadi Etape Terakhir The Ultimate 10K Series

Tahun 2026 ini, Kota Semarang bakal jadi garis finis dari rangkaian lomba The Ultimate 10K Series, dan sekitar 3.500 runner ditargetkan meramaikan jalanan kota. Siap-siap, Desember nanti Semarang bukan cuma ramai wisatawan, tapi juga dipenuhi orang yang ngos-ngosan sambil selfie di garis finish.

T. Budianto
Last updated: Maret 11, 2026 2:09 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng foto bersama para kepala daerah penyelenggara The Ultimate 10K Series usai press conference di Bandung, Selasa (10/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Event lari tahunan Semarang 10K bakal naik level pada 2026. Tahun ini ajang tersebut resmi masuk dalam rangkaian The Ultimate 10K Series, sebuah seri lomba lari yang menghubungkan empat kota besar di Indonesia: Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang.

Rangkaian event ini diluncurkan di Jakarta pada Selasa (10/3/2026). Konsepnya sederhana tapi ambisius: satu seri lomba lari yang “mengajak” pelari menjelajah kota demi kota lewat rute 10 kilometer.

Seri pertama akan dimulai di Bandung pada 17 Mei 2026, lalu berlanjut ke Surabaya (7/6/2026) dan Tangerang (13/9/2026). Kota Semarang kebagian peran penting: jadi penutup seri pada 13 Desember 2026.

Secara total, The Ultimate 10K Series menargetkan sekitar 13.600 pelari dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Khusus untuk Semarang, panitia menargetkan 3.500 peserta yang akan berlari melewati sejumlah titik ikonik kota.

Baca juga: Lari 10K, Tapi Efeknya Ngebut: Kota Lama Ramai, UMKM Ikut Senyum

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyambut kolaborasi ini dengan antusias. Menurutnya, komunitas lari di Semarang memang terkenal aktif dan selalu berhasil menarik peserta dari berbagai daerah.

“Exciting-nya para runner di Kota Semarang ini membuat kita menerima banyak kunjungan wisata. Event seperti Semarang 10K selalu menghadirkan pelari dari berbagai daerah yang sekaligus menikmati pengalaman wisata di Kota Semarang,” kata Agustina.

Menariknya, posisi Semarang sebagai kota penutup seri dinilai memberi keuntungan tersendiri. Artinya, para pelari yang sudah mengikuti seri sebelumnya kemungkinan besar akan “menyelesaikan perjalanan” mereka di Semarang menjelang akhir tahun.

“Kalau dibukanya di Bandung dan ditutup di Semarang, berarti para pelari dari berbagai kota akan menghabiskan penutup tahun mereka di Kota Semarang,” ujarnya.

Daya Tarik

Bukan tanpa alasan Semarang dipilih sebagai garis finis. Kota ini punya banyak daya tarik yang bisa dinikmati para pelari setelah lomba selesai. Mulai dari kawasan Kota Lama yang penuh bangunan heritage, ragam kuliner legendaris, hingga lanskap alam dari perbukitan sampai pantai.

“Kita punya Kota Lama dengan bangunan heritage yang indah, kuliner yang sangat beragam, serta bentang alam dari perbukitan sampai pantai. Itu semua jadi pengalaman menarik bagi para pelari,” tambah Agustina.

Baca juga: Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Sementara itu, perwakilan panitia dari Kompas, Budi Suwardi menjelaskan, konsep empat kota dalam satu seri dibuat untuk menghubungkan berbagai potensi daerah. Bukan cuma olahraga, tapi juga ekonomi, budaya, hingga pariwisata.

Lewat The Ultimate 10K Series, penyelenggara berharap terbentuk ekosistem sport tourism yang makin kuat. Kehadiran ribuan pelari di setiap kota diyakini akan berdampak langsung pada sektor hotel, kuliner, hingga ekonomi kreatif lokal.

Pelari elite nasional Agus Prayogo juga menilai kehadiran event seperti ini penting bagi perkembangan atletik di Indonesia. Menurutnya, semakin banyak lomba lari digelar, semakin besar peluang munculnya atlet-atlet baru dari berbagai daerah. “Harapannya akan lahir pelari-pelari muda yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Bagi Semarang sendiri, kehadiran ribuan pelari pada Desember nanti bukan sekadar lomba, tapi juga momentum untuk menguatkan citra kota sebagai destinasi sport tourism yang makin dilirik.

Agustina memastikan kotanya siap menyambut para runner dari berbagai daerah. “Kota Semarang sangat siap menyambut para pelari. Kami berharap seri ini menghadirkan kompetisi menarik sekaligus pengalaman berkesan bagi semua peserta,” pungkasnya.

Jadi Desember nanti, kalau lihat ribuan orang lari di jalanan Semarang sambil keringetan tapi tetap senyum, tenang saja, itu bukan dikejar utang. Mereka cuma lagi menutup tahun dengan cara yang lebih sehat… dan sedikit lebih ngos-ngosan. (tebe)

You Might Also Like

Jack Brown Perkuat Lini Tengah Mahesa Jenar

Pemkot Turunkan Beban Petani

PSG Juarai Liga Champions dengan Torehan Rekor

Akhirnya Datang Juga! Beto Goncalves Resmi Jadi Mesin Gol Baru PSIS

Coach Andri: “Gas Terus, Tapi Jangan Lupa Rem!”

TAGGED:agustina wilujengkota semarangsemarang 10kultimate 10k series
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Antisipasi Macet, Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Mulai 13 Maret
Next Article Wali Kota Solo, Respati Ardi bersama Perum Bulog, Kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Satgas Pangan Surakarta mengecek stok dan harga bahan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Nusukan pada Selasa (10/3/2026). Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Solo Ajak Warga Belanja ke Pasar Tradisional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kader Posyandu Jadi Pahlawan Kesehatan, Pemkot Semarang Luncurkan Program “Lincah”

Oktober 11, 2025
Sepak Bola

PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar

Mei 13, 2026
Unik

Libur Panjang, Wali Kota Agustina Cek Posko PAM Nataru

Desember 23, 2025
Olahraga

Awas!! Purbalingga Punya Pabrik Pencetak ‘Tukang Sodok’ Handal

Oktober 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Jadi Etape Terakhir The Ultimate 10K Series
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?