Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kader Posyandu Jadi Pahlawan Kesehatan, Pemkot Semarang Luncurkan Program “Lincah”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Kader Posyandu Jadi Pahlawan Kesehatan, Pemkot Semarang Luncurkan Program “Lincah”

Kesehatan warga Semarang kini makin jadi prioritas. Pemerintah Kota Semarang resmi meluncurkan Program Lincah sebagai strategi baru memperkuat ketahanan kesehatan wilayah, sambil memberikan apresiasi khusus bagi para kader posyandu yang selama ini jadi garda depan layanan masyarakat.

T. Budianto
Last updated: Oktober 11, 2025 2:38 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LOMBA POSYANDU: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri kegiatan Lomba Posyandu Aktif di Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang, Semarang, Jumat (10/10). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Nggak semua pahlawan pakai jubah, sebagian justru bawa timbangan bayi dan buku Kartu Identitas Anak (KIA)! Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut para kader posyandu adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan warga, mulai dari ibu hamil sampai balita.

Dalam acara Lomba Posyandu Aktif di GOR Tri Lomba Juang, Jumat (10/10), Agustina menyampaikan apresiasinya untuk lebih dari 16 ribu kader posyandu yang aktif di 1.643 titik di seluruh Kota Semarang.

“Mereka bukan cuma bantu pelayanan, tapi juga jadi ujung tombak pencegahan stunting dan penjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Biar makin optimal, Pemkot Semarang juga meluncurkan inovasi anyar bernama Program Lincah, singkatan dari Kolaborasi Lintas Sektoral Berbasis Peta Risiko Wilayah untuk Ketahanan Kesehatan Kota Semarang. Program ini dirancang buat mendeteksi potensi risiko kesehatan lebih cepat lewat peta risiko wilayah dan aksi lintas sektor.

Masalah Kesehatan

“Lincah ini gerakan bareng-bareng, biar kita bisa tanggap sejak dini kalau ada potensi masalah kesehatan,” jelas Agustina, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, Jumat (10/10).

Peluncuran Lincah juga diramein dengan Jambore Kader, yang isinya seru banget,  dari senam sehat bareng, lomba cerdas cermat, lomba senam kreatif CTPS, sampai pemberian apresiasi buat para kader berprestasi.

Agustina berharap, lewat sinergi antara Pemkot, kader, dan masyarakat, Semarang bisa makin sehat, tangguh, dan adaptif. “Lincah bukan cuma program, tapi gerakan kolaboratif buat bikin warga Semarang makin sehat dan berdaya,” tegasnya. (*)

You Might Also Like

Wagub Lampung Dorong Semua Daerah Punya Mal Pelayanan Publik

Lawan TBC, Pemprov Gas Kolaborasi

April, Semarang Disulap Jadi “Arena Nasional”, Dari Balap Sampai Padel

Kandang Banteng Ganti Nahkoda, Berikut Susunan Pengurus DPD PDIP Jateng Terbaru

Makam di Semarang Mulai Full

TAGGED:agustina wilujengpemkot semarangposyandu semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TPA Jatibarang Bakal Disulap Jadi Pembangkit Listrik dari Sampah
Next Article Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Menu MBG, Lapor Kalau Nemu Masalah!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DISKON HUKUMAN--Gubernur Jateng menyerahkan SK remisi bagi warga binaan, Senin (17/8/2026). (ist)

9.551 Napi di Jateng Dapat Diskon Hukuman saat HUT Ke-81 RI

Krisis Identitas dan Finansial Lansia Non-Pegawai

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan peristiwa Feeder tabrak pekalan kali di Bundaran Klipang Semarang. (medsos)
Daerah

Feeder Trans Semarang Tabrak Penyebrang Jalan di Bundaran Klipang, Warga: Ugal-ugalan

Juli 11, 2025
Daerah

Geger! Bayi Ditemukan di Plafon Sekolah Banjarnegara, Polisi Buru Pelaku!”

Desember 3, 2025
Ekonomi

Adu Tarik UMK Kota Semarang: Buruh di 3,72 Juta, Pengusaha Ngerem di 3,64 Juta

Desember 20, 2025
Daerah

Sweeping Ngawur Polisi di Semarang, Ada Pemotor yang Dikejar sampai Terjatuh

September 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kader Posyandu Jadi Pahlawan Kesehatan, Pemkot Semarang Luncurkan Program “Lincah”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?