Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kota Nggak Bisa Bersih Sendiri, Pemkot Ajak Semua Turun Tangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kota Nggak Bisa Bersih Sendiri, Pemkot Ajak Semua Turun Tangan

Urusan sampah itu nggak bisa cuma diserahkan ke satu dinas. Kalau mau kota kinclong, ya semua harus ikut nimbrung. Itu yang lagi dijalanin Pemkot Semarang: bersih-bersih rame-rame, bukan solo karier.

T. Budianto
Last updated: Februari 4, 2026 4:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RESIK-RESIK KOTA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat melakukan kegiatan resik-resik di Alun-alun Pasar Johar, Kauman, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang menegaskan pengelolaan sampah bukan cuma urusan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Untuk mewujudkan program Semarang Bersih, kerja bareng lintas organisasi perangkat daerah (OPD) jadi kunci.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, kolaborasi antarlembaga terus dikuatkan agar persoalan sampah bisa ditangani lebih cepat dan merata. Salah satu contoh datang dari Kecamatan Semarang Tengah yang punya jurus sendiri: Tim Oren. Tim ini jadi andalan buat membereskan sampah liar yang sering nongol di tepi jalan protokol.

Baca juga: Sampah Numpuk? Pemkot Langsung Gercep

Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva atau akrab disapa Moy bercerita, Tim Oren dibentuk sejak empat tahun lalu berangkat dari rasa prihatin. Pas baru menjabat, ia mendapati banyak sampah dibuang sembarangan di jalur utama kota.

“Waktu saya masuk Semarang Tengah, sampah di jalan protokol masih banyak. Jadi kita nggak cuma nunggu DLH. Kita bantu, kita inisiatif,” kata Moy. Dalam praktiknya, Moy menggandeng kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk terlibat langsung sebagai relawan Tim Oren.

Jam Kerja

“Mereka ambil sampah di jalan protokol dan jalan kampung yang nggak terjangkau DLH. Setelah itu dibuang ke TPS, baru diangkut DLH ke TPA,” jelasnya. Saat ini, Tim Oren Semarang Tengah beranggotakan 32 orang dari 15 kelurahan. Jam kerjanya pun bikin geleng-geleng: mulai bergerak sejak pukul 04.00 WIB. Bukan cuma pungut sampah, mereka juga motong rumput liar dan bersihin saluran air.

Baca juga: Warga Mangunsari Ubah Sampah Jadi Tabungan

“Mereka sudah keliling dari jam 4 pagi. Potong rumput di Jalan Pemuda, Gajahmada, sampai Simpang Lima,” ujar Moy. Nggak berhenti di situ, Tim Oren juga terbuka membantu warga. Kalau ada sampah nyangkut di selokan atau rumput liar keburu tinggi, warga bisa langsung menghubungi tim ini. “Warga tinggal kontak kami, nanti Tim Oren yang bantu,” katanya.

Kalau sampah masih numpuk, mungkin bukan karena kurang armada, tapi karena belum semua mau ikut turun tangan. Di Semarang Tengah, orennya sudah gerak subuh-subuh. Masa yang lain masih pura-pura nggak lihat? (tebe)

You Might Also Like

Rokok dan Minol Ilegal Senilai Rp11 Miliar Dimusnahkan

Tiket Terakhir Perempat Final Soekarno Cup 2025, Milik Kebumen

Tinggal Tiga Laga, PSIS Ditinggal Pelatih

FAKTA UNIK: Swedia Nggak Kekurangan Minyak, tapi Kekurangan Sampah

Anak Lebih dari Tiga? Tenang, Tetap Bisa Masuk BPJS Kesehatan

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangsampah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS Masuk Mode Survival
Next Article Vanessa Respati pimpin rombongan TP PKK Solo silaturahmi bareng Iriana Jokowi di Gedung Graha Sabha Buana, Rabu (4/2/2026). TP PKK Solo Meet Up Bareng Iriana, Vanessa Respati Spill Program Berdampak untuk Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo merombak kabinet dengan mencopot lima menteri, termasuk Sri Mulyani dan Budi Arie. Langkah ini dinilai sebagai konsolidasi politik, sekaligus melepaskan bayang Jokowi. Publik menanti, apakah reshuffle ini akan bawa perubahan nyata atau sekadar ganti nama. Foto: dok.
Politik

Singgung Serakahnomic, Puan Puji Prabowo Soal Pencabutan Izin Tambang Raja Ampat hingga Sengketa Pulau

Agustus 16, 2025
Daerah

Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas

Oktober 19, 2025
Info

IPG Kota Semarang 78,71, Agustina: Bukti Perempuan Semarang Kian Berdaya

April 21, 2026
Pendidikan

Mahasiswa Sentil Ketimpangan Fasilitas Madrasah di Jateng

Juli 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kota Nggak Bisa Bersih Sendiri, Pemkot Ajak Semua Turun Tangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?