Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari 22,5 Ribu Lulusan PAUD, Hanya 12 Ribu yang Daftar SD Negeri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Dari 22,5 Ribu Lulusan PAUD, Hanya 12 Ribu yang Daftar SD Negeri

Bangku kosong di sejumlah SD negeri ternyata bukan semata karena anak-anak makin sedikit. Di Kota Semarang, ribuan lulusan PAUD justru memilih jalur pendidikan lain.

T. Budianto
Last updated: Juli 17, 2026 6:17 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ramainya lulusan PAUD di Kota Semarang ternyata tak berbanding lurus dengan jumlah anak yang masuk SD negeri.  Data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang menunjukkan, hanya sekitar separuh lulusan PAUD yang memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar negeri pada tahun ajaran 2026/2027.

“Jumlah lulusan PAUD mencapai 22.567 anak, sementara daya tampung SD negeri sebanyak 14.530 siswa. Adapun jumlah pendaftar ke SD negeri pada tahun ini sekitar 12.000 siswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: SDN Purwoyoso 1 Cuma Terima 3 Murid Baru, MPLS Tetap Dibikin Serasa Pesta

Selisih itu menunjukkan tidak semua lulusan PAUD melanjutkan pendidikan ke SD negeri. Menurut Ahsan, sebagian anak memilih bersekolah di SD swasta, madrasah ibtidaiyah (MI), maupun satuan pendidikan lainnya.

Kondisi tersebut juga menjadi salah satu penyebab masih adanya SD negeri yang menerima siswa baru dalam jumlah sedikit pada tahun ajaran ini.  “Data tersebut menunjukkan bahwa tidak semua lulusan PAUD melanjutkan ke SD negeri karena sebagian memilih bersekolah di SD swasta, MI, atau satuan pendidikan lainnya,” ujarnya.

Jumlah Lulusan

Ahsan menambahkan, perbedaan antara jumlah lulusan PAUD dan pendaftar SD negeri itu turut memengaruhi sebaran peserta didik di masing-masing sekolah. “Ada sekolah yang menerima siswa dalam jumlah relatif sedikit,” imbuhnya.

Salah satu sekolah yang sedikit pendaftarnya adalah SD Negeri Purwoyoso 1. Tahun ajaran 2026/2027, sekolah di depan kampus UIN Walisongo itu hanya menerima 3 siswa baru.

Baca juga: Soal Sekolah Minim Siswa, DPRD Minta Jangan Asal Digabung

Bangku-bangku di SD negeri sebenarnya masih siap dipakai. Yang berubah justru arah pilihan para orang tua. Kini, persaingan sekolah bukan lagi soal gedung paling megah, melainkan siapa yang paling mampu membuat orang tua yakin menitipkan masa depan anaknya. (bae)

You Might Also Like

Viral Sampah Tumpah di Sultan Agung, DLH Semarang Gercep Beresin: Nggak Sampai 1 Jam!

Kas Semarang Aman, Target Hampir Kesentuh

Puan: Transformasi Harus Pelan tapi Nempel

Persiapan Porprov 2026 Capai 90 Persen

Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

TAGGED:disdik kota semarangheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini
Next Article Wagub: Vokasi Jangan Nunggu SMK, Mulai Saja dari SMP

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PROTES KARHUTLA - Mahasiswa Unissula Semarang menggelar aksi demonstrasi memprotes tak seriusnya penangaan pemerintah atas peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di depan kantor Perhutani, Kota Semarang, Jumat (16/10/2026). (dul)

Mahasiswa Unissula Semarang Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Jadi Bencana Nasional

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

KPK Kembangkan Kasus Korupsi Pekalongan, Siapa Tersangka Berikutnya?

DPR Tantang Prabowo Buka 52 Perusahaan Terkait Karhutla

ISPA Karhutla Tembus 283 Ribu, DPR Desak KLB Nasional

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

PDIP Sentil Pemerintah, Minta Konversi Hutan Disetop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Silahturahmi ke Senior, Agustina: Pembangunan Nggak Boleh “Putus Nyambung”

April 1, 2026
Info

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Februari 18, 2026
Plesir

Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah

Februari 6, 2026
Info

Dugderan 2026 Muter Kota: Dari Balai Kota Sampai MAJT

Februari 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari 22,5 Ribu Lulusan PAUD, Hanya 12 Ribu yang Daftar SD Negeri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?