Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Gelar Cek Kesehatan Sopir Bus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Gelar Cek Kesehatan Sopir Bus

Mudik Lebaran bukan cuma soal bus berangkat tepat waktu. Yang lebih penting: sopirnya sehat dan fit di balik kemudi. Itulah kenapa Pemprov Jateng menggencarkan pemeriksaan kesehatan sopir bus. Karena perjalanan ratusan kilometer butuh lebih dari sekadar mesin yang prima, pengemudinya juga harus dalam kondisi top.

T. Budianto
Last updated: Maret 11, 2026 10:15 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PEMERIKSAAN KESEHATAN: Sejumlah awak bus menjalani pemeriksaan kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Jateng di Terminal Tipe A Tirtonadi, Surakarta, Rabu, (11/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Pemprov Jateng terus memperketat persiapan arus mudik Lebaran 2026 dengan menggencarkan pemeriksaan kesehatan sopir dan kru bus di berbagai terminal dan perusahaan otobus.

Program ini menyasar pengemudi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang akan mengangkut ribuan pemudik selama masa Lebaran. Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan cukup lengkap, mulai dari cek tekanan darah, kadar gula darah, hingga tes narkoba.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, kepolisian, Jasa Raharja, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). Menurut Yunita, pemeriksaan ini penting karena banyak kecelakaan lalu lintas terjadi akibat human error, salah satunya kondisi kesehatan sopir yang tidak prima.

Baca juga: 4,6 Juta Warga Jateng Akses Program Cek Kesehatan Gratis, Terintegrasi dengan Speling

“Kalau sopirnya kelelahan, tensinya tinggi, atau gula darahnya naik, itu sangat berbahaya. Maka dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk driver, co-driver, dan kru bus,” ujarnya.

Salah satu lokasi pemeriksaan dilakukan di Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, yang menjadi salah satu simpul transportasi penting menjelang arus mudik. Di lokasi tersebut, puluhan sopir mengikuti pemeriksaan yang meliputi tes buta warna, cek tekanan darah, gula darah, tes urine narkoba, hingga konsultasi dokter.

Ramp Check

Selain itu, petugas juga melakukan ramp check untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan sebelum membawa penumpang. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kondisi kesehatan para pengemudi relatif baik.

Sebagian besar sopir memiliki tekanan darah normal, meski ada beberapa yang tercatat memiliki kadar gula darah cukup tinggi. Namun dari hasil tes urine, tidak ditemukan sopir yang positif menggunakan narkoba.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Surakarta Aji Danarto menjelaskan, sopir yang terdeteksi memiliki tekanan darah atau gula darah tinggi langsung diarahkan ke meja konsultasi.

Baca juga: Jateng Siap Sambut Pemudik, Pemprov Pasang ‘Mode Siaga’ dari H-8 sampai H+7

Di sana mereka mendapatkan arahan medis serta obat dari dokter agar kondisi kesehatannya tetap terkontrol. “Pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan langsung diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan dan diberikan obat. Tujuannya agar mereka tetap bisa menjalankan tugas dengan kondisi yang sehat,” jelas Danarto.

Mudik sering bikin orang fokus ke satu hal: tiket dapat atau tidak. Padahal yang lebih penting justru hal sederhana, sopirnya sehat atau tidak. Karena kalau tensi sopir stabil, gula darah normal, dan bebas narkoba, peluang sampai kampung halaman dengan selamat juga ikut naik. Kadang keselamatan perjalanan memang dimulai dari hal kecil: cek kesehatan sebelum pegang setir. (tebe)

You Might Also Like

Luthfi Nego Kuota Rumah Subsidi, Maruarar Kasih Lampu Hijau

Hemat Energi, Wali Kota Solo Dorong ASN Naik Transportasi Publik dan Bike to Work

Ribuan Botol Miras Digilas! Kejari Semarang Gaspol Musnahkan Barang Bukti

Lalu Lintas Nataru di Jateng Belum Padet Banget, Luthfi: Masih Cenderung Datar

Masih Ada 22 Ribu Tiket Kereta Api! Arus Balik Semarang–Jakarta Belum Penuh

TAGGED:cek kesehatandinkes jatengheadlinemudik 2026pemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemkot Jemput Warga Mudik Lebaran
Next Article Mengapa Perdebatan di Media Sosial Mudah Berakhir Ejekan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

AHLI--Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, Abdul Manan meninggalkan ruang sidang usai dimintai keterangan di sidang gugatan TAGP vs Kemenhub di PTUN Semarang, Kamis (11/6/2026). (bae)

Gugat Pernyataan Pejabat di Media, TAGP Hadirkan Ahli Dewan Pers

PANIC BUYING: Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying. (dul)

Rupiah Ambles APBN Jebol? Pakar Undip Sorot Kebijakan Pemerintah Naikkan BBM

PELAKU USAHA TEKSTIL - Ilustrasi pedagang pakaian sedang melayani pembeli. (ai)

Pelaku Usaha Tekstil Lokal Sekarat! Terhimpit Harga Bahan Baku dan Banjir Pakaian Impor

NYUT-NYUTAN - Perajin tempe di Semarang mengaku ketar-ketir tiap hari menghadapi pelemahan rupiah. Musababnya, bahan baku untuk tahu-tempe di Indonesia masih didominasi kedelai impor dari Amerika Serikat (AS). (dul)

Siasat Perajin Tempe agar Harga Tak Naik di Tengah Himpitan Lesunya Rupiah

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)

Kantin Sekolah Masuk Panggung, Dapur MBG Siap Berbagi Peran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Gaspol Susun “Uang Sendiri” buat 2027

April 8, 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam pelaksanaan program penyediaan perumahan versi Kementerian PKPRI. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait, kepada Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, saat peringatan Hari Perumahan Nasional 2025 di Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: dok.
Daerah

Jateng Nggak Main-Main Soal Rumah, Juara 1 Nasional Bro!

Agustus 26, 2025
Info

IKA Lemhannas Jateng-LPMK Banyumanik Dekatkan Pancasila dengan Gen Z

Juni 2, 2026
Hukum

Ikuti Tren Jualan Miras Online, Eh Kena Tangkap Satpol PP

Oktober 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Gelar Cek Kesehatan Sopir Bus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?