Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lebaran di Balai Kota: Bukan Cuma Salat, Tapi Ajang Ngumpul Tanpa Sekat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Lebaran di Balai Kota: Bukan Cuma Salat, Tapi Ajang Ngumpul Tanpa Sekat

Kalau biasanya Lebaran identik sama kumpul keluarga, di Semarang ada versi yang lebih “rame”, ribuan warga tumpah ruah di Balai Kota, bukan cuma buat salat, tapi juga buat ngerasain vibes kebersamaan yang hangat banget, kayak satu kota lagi halal bihalal bareng.

T. Budianto
Last updated: Maret 21, 2026 10:12 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
OPEN OFFICE: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bersama jajaran Forkopimda menggelar open office usai Salat Idulfitri 1447 H di Balai Kota Semarang, Santu (21/3/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Halaman Balai Kota Semarang berubah jadi lautan manusia saat ribuan warga melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) pagi. Nggak sekadar ibadah, momen ini terasa lebih kayak ajang kumpul akbar warga dan pemerintah dalam suasana Lebaran yang santai tapi penuh makna.

Agenda Salat Idulfitri bareng ini memang rutin digelar tiap tahun sama Pemkot Semarang. Tapi yang bikin beda, bukan cuma jumlah jamaahnya yang membludak, melainkan suasana hangat yang kebangun, dari salat bareng, lanjut ramah tamah, sampai sarapan sederhana yang bikin semua terasa makin dekat.

Baca juga: Plat Merah Masih Ngegas Saat Lebaran? Agustina: Santai, Itu Lagi Dinas Bukan Jalan-Jalan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengaku senang melihat antusiasme warga yang datang dari berbagai penjuru kota. “Terima kasih buat warga yang sudah hadir. Ini momen saling memaafkan dan mempererat kebersamaan. Suasananya hangat banget,” ujarnya.

Yang menarik, acara ini juga dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama lintas keyakinan, tokoh masyarakat, sampai jajaran Forkopimda. Kehadiran mereka jadi semacam “kode keras” kalau Semarang memang serius menjaga toleransi.

“Semua elemen hadir. Ini bukti Semarang itu kota yang rukun,” tambahnya. Usai salat, warga nggak langsung bubar. Banyak yang antre buat sekadar bersalaman dan ngobrol santai dengan wali kota, wakil wali kota, hingga pejabat lainnya.

Terasa Cair

Momen yang biasanya formal, di sini malah terasa cair dan dekat. Pemkot juga tetap memastikan pelayanan publik jalan terus selama libur Lebaran, meski sebagian pegawai pakai sistem kerja fleksibel. Jadi, warga tetap bisa ngurus kebutuhan penting tanpa harus nunggu libur selesai.

Selain itu, Agustina juga ngajak warga dan pemudik buat menikmati sudut-sudut ikonik Semarang yang tetap buka selama Lebaran, seperti Kota Lama Semarang dan Lawang Sewu. “Silakan mampir, banyak tempat menarik dan kuliner yang tetap buka,” katanya.

Baca juga: Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”

Di sisi lain, pesan klasik tapi penting juga disampaikan: soal keselamatan mudik. Terutama buat yang naik motor, diminta tetap patuh aturan dan nggak kebut-kebutan.

Salah satu warga, Filda (24), mengaku baru pertama kali ikut Salat Idulfitri di Balai Kota dan langsung ketagihan sama suasananya. “Seru banget, hangat, ramai. Tadi juga bisa salaman langsung sama bu wali kota dan pak wakil,” katanya.

Di saat banyak orang sibuk posting “maaf lahir batin” di medsos, warga Semarang justru datang langsung, salat bareng, salaman beneran, dan ngobrol tanpa jarak. Mungkin ini pengingat sederhana, kalau toleransi dan kebersamaan itu bukan cuma caption, tapi harus dirasain langsung, rame-rame, tanpa sekat. (tebe)

You Might Also Like

Pidato Berapi-api di PBB: Momentum Emas atau Janji Manis Prabowo di Panggung Dunia?

Ketika Kampus Diajak Bangun Daerah

Lari Pagi, Rebut Mobil Listrik: PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja

Lamaran di Swiss, Ini Perjalanan Cinta Syifa Hadju dan El Rumi yang Bikin Netizen Ikut Baper

TAGGED:agustia wilujengbalai kota semarangheadlinepemkot semarangSalat Idulfitri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Momentum Lebaran, Megawati Ajak Perkuat Nilai Kemanusiaan
Next Article Kalapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Ade Agustina. (eka) 186 Napi Perempuan Semarang Dapat Remisi, Satu Langsung Bebas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Angka Backlog Jateng Turun, Semua Warga Sudah Kebagian?

Absen Fiktif, 3.000 ASN Brebes Siap-Siap Kena Sanksi

Investor Asing Masuk Deras, Pemprov Pasang “Radar”

BERTEKUK LUTUT - Kiai Ashari, yang telah memperkosa 50 santriwati, dipaksa bertekuk lutut setelah ditangkap polisi di Wonogiri, Kamis (7/5/2026). (ist)

BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kanit Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Michael Akmal Kayom usai bersaksi di sidang terdakwa Aipda Robig Zaenudin di PN Semarang, Selasa (2462025). (bae)
Unik

Kanitresnarkoba Semarang Ungkit Uang Santunan untuk Keluarga Korban Penembakan Aipda Robig

Juni 24, 2025
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengirim surat resmi ke Sekjen PBB Antonio Guterres di New York, mendesak badan dunia itu segera bertindak menghentikan bencana kemanusiaan di Jalur Gaza.
Unik

Puan Maharani Kirim Surat ke Sekjen PBB: “Stop Drama Berdarah di Gaza!”

Agustus 15, 2025
Polisi menangkap perusuh berpawakan kecil mirip pelajar dalam demo rusuh hari kedua di Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (30/8/2025).
Daerah

Perusuh Berperawakan Kecil Ditangkapi Polisi, Demo Panas Jilid Dua di Semarang

Agustus 30, 2025
Unik

Bulan Juni, Bulan Kelahiran Para Presiden Republik Indonesia

Juni 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lebaran di Balai Kota: Bukan Cuma Salat, Tapi Ajang Ngumpul Tanpa Sekat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?