Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah

Buang sampah asal lempar ke tanah? Udah bukan zamannya. Jawa Tengah mulai ngebut bikin sistem baru, bukan satu kota urus sendiri, tapi rame-rame alias aglomerasi. Targetnya jelas: stop drama open dumping yang bikin lingkungan makin “nggak napas”.

T. Budianto
Last updated: April 13, 2026 8:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENANDATANGANAN PKS: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq dan perwakilan kepala daerah wilayah Pekalongan dan Tegal Raya usai penandatanganan PKS pengelolaan sampah di Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bareng tujuh kepala daerah di wilayah Pekalongan Raya dan Tegal Raya akhirnya sepakat: urusan sampah nggak bisa lagi ditangani setengah-setengah.

Komitmen itu dikunci lewat penandatanganan kerja sama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Senin (13/4/2026). Intinya satu: bikin sistem pengolahan sampah regional alias aglomerasi biar lebih efektif dan nggak jalan sendiri-sendiri.

Kenapa penting? Karena praktik open dumping alias buang sampah di lahan terbuka masih jadi masalah klasik di banyak daerah. Lewat skema ini, Pekalongan Raya (Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Batang) bakal punya pusat pengolahan sampah di Kota Pekalongan.

Baca juga: Dari Sampah Jadi Listrik: Pemprov, Pemkot Semarang dan Pemkab Kendal Teken PKS

Sementara Tegal Raya (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes) bakal dipusatkan di Kabupaten Tegal. Dengan tambahan dua wilayah ini, total Jateng bakal punya tiga aglomerasi pengolahan sampah, sebelumnya sudah ada Semarang Raya.

Menurut Hanif, langkah ini bukan sekadar simbolis. Dampaknya ditargetkan bisa langsung kerasa, dengan pengurangan sampah nasional sampai 3.000 ton per hari. Lumayan banget, mengingat produksi sampah di Jateng sendiri tembus 17.300 ton per hari.

Apresiasi Khusus

Menariknya, capaian pengelolaan sampah di Jateng juga udah di angka 30 persen, di atas rata-rata nasional yang masih 26 persen. Nggak heran kalau Hanif kasih apresiasi khusus buat gerak cepat Pemprov Jateng. “Ini kerja cepat yang patut diapresiasi,” singkatnya.

Sementara itu, Ahmad Luthfi nggak mau berhenti di tanda tangan doang. Dia pengin semua rencana ini langsung dieksekusi di lapangan. Selain sistem aglomerasi, Jateng juga lagi ngebut kembangkan teknologi pengolahan sampah seperti RDF (refuse derived fuel) di beberapa daerah, termasuk Magelang, Banyumas, dan Cilacap.

Nggak cuma itu, strategi lain juga disiapkan: mulai dari pembentukan Satgas Sampah sampai level desa, penyusunan roadmap menuju zero waste 2029, sampai dorongan pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Baca juga: MBG Bikin Sampah Kian Menumpuk, Pemprov Jateng Akui Banyak Makanan Terbuang Sia-sia

Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) juga jadi bagian dari “campaign besar” biar masyarakat ikut gerak, nggak cuma pemerintah doang. “Intinya, dari hulu sampai hilir harus bareng-bareng. Pilah sampah itu kunci,” tegas Luthfi.

Soalnya percuma punya target zero sampah kalau mindset-nya masih “yang penting buang, urusan belakangan”. Jangan sampai tempat sampah makin canggih, tapi kebiasaan kita masih versi jadul. (tebe)

You Might Also Like

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Rawit Lagi “Pedas”, Pemprov Gelontor Tiga Ton ke 15 Daerah

Sri Mulyani: Pajak Itu Kayak Zakat, Guru Itu Beban? Publik: Lah, Serius Bu?

Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara

Kronologi Duit SPPG di Bandung Rp 1 Miliar Raib, MBG Baru Jalan 10 Hari

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepekalongan rayapengelolaan sampahpeprov jatengtegal raya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tekan Sampah MBG, Pemprov Gandeng Perguruan Tinggi
Next Article Janji Vonis Ringan Berujung Duit Rp140 Juta? Oknum Jaksa Rembang Disorot

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOLABORASI - Direksi PLN Icon Plus dan IconGreen menyamakan langkah sekaligus memperkuat sinergi antaranak perusahaan PLN Group dalam mendukung pengembangan bisnis dan percepatan transisi menuju energi bersih.

Tukar Best Practice, Cara PLN Icon Plus dan IconGreen Perkuat SDM Hadapi Industri Masa Depan

TERIMA KUNJUNGAN--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyambut tim Kemensos yang menelaah usulan gelar pahlawan nasional, Selasa (14/7/2026). (ist)

Agustina: Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi

Viral Nama Bayi MBG Subianto, Ibunya Santai Saja

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Dokter PPDS Ditemukan Meninggal Dekat Area RSUD

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Map, Tapi Senjata Pemerintahan Modern

Mei 20, 2026
Info

Pembangunan Tanggul Dikebut, Grobogan Balapan Sama Debit Air

Februari 21, 2026
Tim SAR berupaya menyelematkan pekerja penguatan talud Sungai Klawing di Purbalingga, Minggu (3/8/2025) malam.
Daerah

3 Pekerja Sodetan Sungai Klawing Purbalingga Hilang Tersapu Banjir Bandang, 3 Lainnya Selamat

Agustus 4, 2025
ILUSTRASI - SPPG atau dapur MBG.
Hukum

Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan

Juni 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?