Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nunggak Sewa Rusun, 62 Penghuni Dipanggil Satpol PP
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nunggak Sewa Rusun, 62 Penghuni Dipanggil Satpol PP

Tinggal di rumah susun bersubsidi memang membantu meringankan beban ekonomi. Tapi kalau uang sewanya terus ditunda, urusannya bisa sampai ke kantor Satpol PP.

T. Budianto
Last updated: Agustus 4, 2026 3:04 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SURAT PERNYATAAN: Petugas Satpol PP Kota Semarang bersama dinas terkait mendata dan memberikan surat pernyataan kepada para penunggak tagihan Sewa Rusun Kudu, Senin (3/8/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Sebanyak 62 penghuni Rusun Kudu, Kecamatan Genuk, memenuhi panggilan Satpol PP Kota Semarang pada Senin (3/8/2026). Mereka dimintai klarifikasi terkait tunggakan sewa kamar yang belum dibayarkan sekaligus diminta membuat surat pernyataan bermaterai sebagai bentuk komitmen untuk melunasi kewajibannya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir mengatakan, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang. Pasalnya, pembayaran sewa rumah susun merupakan bagian dari retribusi daerah yang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga: DPRD Semarang Dukung Revisi Perda Rusun

“Yang kita panggil hari ini ada 62 orang. Potensi tunggakan mencapai Rp78 juta,” kata Kusnandir. Ia menjelaskan, tunggakan tersebut terjadi dalam rentang waktu 2024 hingga 2026. Sementara besaran sewa kamar sebenarnya relatif terjangkau, yakni berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per bulan.

Segera Melunasi

Menurut Kusnandir, pemerintah berharap para penghuni segera melunasi tunggakan sesuai ketentuan dalam Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Kami harap mereka segera membayar tunggakan. Ini sesuai Perda Kota Semarang Nomor 4 Tahun 2025 terkait pajak dan retribusi daerah,” ujarnya.

Satpol PP juga mengingatkan bahwa ada konsekuensi tegas apabila penghuni tetap mengabaikan kewajiban tersebut. Jika hingga batas waktu yang ditentukan tunggakan belum diselesaikan, hak menempati rumah susun bisa dicabut.

Baca juga: Rusunawa Bukan Buat Diperjualbelikan, Pemkot Beresin Calo sampai Oper Sewa Diam-Diam

“Apabila tidak membayar sampai batas waktu, maka kamar rusun akan kami segel dan tidak bisa dihuni lagi,” tegas Kusnandir.

Sewa rusun memang dibuat murah agar warga terbantu, bukan supaya bisa dilupakan. Sebab ketika tagihan terus menumpuk, yang datang bukan lagi pengingat lewat kertas, melainkan undangan resmi ke kantor Satpol PP. (tebe)

You Might Also Like

PSIS Datangkan Mario Londok

Mahasiswa Sentil Pemerintah: Duluan Mana, 19 Juta Lapangan Kerja atau Rp19.000 per Dolar?

Indonesia-Rumania Makin Mesra, Kemitraan Perdagangan Tembus Rekor Baru

Enam Tim Tampil di Piala Presiden 2025, Dua Klub Asing

Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti

TAGGED:headlinepemkot semarangrusun semarangsatpol pp semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Investor Australia Siapkan Investasi 350 Juta Dollar AS di Batang
Next Article Kartu Kuning BUMD Jateng, PRPP Jadi Sorotan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Kelurahan di Semarang Punya Posyandu Model 6 SPM

Puluhan Tahun Tambal Sulam, Jalan Jepara-Keling Kini Dibeton

Mahasiswa Universitas Soerjo Turun ke Lima Desa di Ngawi

Negara yang Gemar Menyelesaikan Masalah dengan Tantrum

Kepala Distanak Jateng, Defrancisco Dasilva Tavares (Frans), saat ditemui di kantornya, Rabu (4/11/2026). (dul)

Gak Cukup Nunggu Laporan, Distanak Jateng Healing ke Kandang Jelang Nataru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Agustus 15, 2026
Ekonomi

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

Maret 3, 2026
Pendidikan

Doa Nabi yang Pernah Ditelan Paus Ternyata Sanggat Menggetarkan Hati

September 12, 2025
Hukum

Duit Kredit Nasabah Disikat, Pegawai BRI Semarang Disidang

April 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nunggak Sewa Rusun, 62 Penghuni Dipanggil Satpol PP
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?