Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: DPRD Semarang Dukung Revisi Perda Rusun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

DPRD Semarang Dukung Revisi Perda Rusun

Tinggal di rusun nyaman, sewa murah, fasilitas ada, tapi jangan sampai kebablasan jadi “rumah permanen”. DPRD Kota Semarang mulai angkat suara: aturan lama sudah nggak relevan, waktunya di-update biar nggak makin banyak salah kaprah.

T. Budianto
Last updated: Mei 6, 2026 7:22 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kompleks Rumah Susun Kaligawe, Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wacana revisi aturan rumah susun (rusun) di Kota Semarang makin serius. DPRD Kota Semarang terang-terangan mendukung langkah Pemkot buat ngerombak Perda lama yang dinilai sudah nggak cocok dengan kondisi sekarang.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman bilang, perkembangan jumlah penduduk dan kompleksitas pengelolaan rusun bikin aturan lama mulai “ketinggalan zaman”. “Perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini, karena problem di lapangan juga makin banyak,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Dengar Langsung Keluhan Warga, Agustina Kunjungi Rusunawa Karangroto

Salah satu yang jadi sorotan adalah masih banyaknya miskonsepsi soal rusunawa. Nggak sedikit penghuni yang nganggep rusun itu kayak “rumah gratis dari pemerintah”, padahal sistemnya jelas: sewa, bukan hibah.

Menurut Kadarlusman, rusunawa memang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebagai solusi sementara. Sewanya pun sudah disubsidi alias relatif murah. Tapi justru di situ muncul masalah, kesadaran soal kewajiban sebagai penyewa kadang jadi longgar. “Karena merasa ini milik pemerintah, kewajiban sering diabaikan,” katanya.

Lebih Tegas

Lewat revisi perda ini, DPRD ingin bikin aturan yang lebih tegas dan jelas. Mulai dari hak dan kewajiban penghuni, pengelolaan fasilitas, sampai batas waktu tinggal.

Nah, ini yang cukup “nendang”: rusun ditegaskan bukan tempat tinggal selamanya. Ada konsep durasi, misalnya lima tahun biar penghuni bisa naik level dan punya hunian sendiri. “Rusun itu sifatnya transit, bukan diwariskan turun-temurun,” tegasnya.

Baca juga: DPRD Kota Semarang Minta Lubang Jalan Segera Diperbaiki

Kalau aturan nggak diperjelas, rusun bisa berubah fungsi jadi hunian permanen, yang akhirnya malah nggak mendorong kemandirian ekonomi warga. DPRD dan Pemkot juga optimistis revisi perda ini bisa kelar dalam waktu relatif cepat, bahkan ditargetkan kurang dari dua bulan.

Rusun itu awalnya solusi, bukan tujuan akhir. Tapi kalau terlalu nyaman sampai lupa pindah, jangan kaget kalau nanti aturan yang “mindahin paksa”, soalnya hidup juga nggak seharusnya berhenti di titik transit. (tebe)

You Might Also Like

Sambut Arus Mudik, Perbaikan Jalan Dideadline Rampung H-10 Lebaran

Sebelum Meninggal, Yurizal Paisen BPJS Dibully Nakes setelah Keluhkan Antrean Ruang Perawatan

Republik Rasa Perusahaan? 30 Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Berikut Daftar Lengkapnya

Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik

PBB Terancam Rungkad, Dewan Perdamaian Trump Bikin Kondisi Makin Runyam

TAGGED:dprd kota semarangheadlinepemkot semarangperda rumah susun
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal
Next Article Diperiksa KPK, Plt Bupati Cilacap Ngaku Gak Tahu Apa-Apa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kader Posyandu Diminta Bantu Deteksi Stunting dan Anak Putus Sekolah

Bupati Ngawi Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

Agustina Dorong Kelurahan di Semarang Punya Posyandu Model 6 SPM

Puluhan Tahun Tambal Sulam, Jalan Jepara-Keling Kini Dibeton

Mahasiswa Universitas Soerjo Turun ke Lima Desa di Ngawi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)
Info

Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga

Juni 17, 2026
Plesir

Jateng Peringkat 2 Wisata Ramah Muslim Nasional

Oktober 17, 2026
TEATER--Poster pertunjukan teater Gemati berjudul "Keraton Siluman". (ist)
Unik

Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok

Mei 21, 2026
BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
Fokus

BBM Naik, Pakar Ingatkan Melambungnya Harga Barang

Juni 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: DPRD Semarang Dukung Revisi Perda Rusun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?