Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ratusan ASN Semarang Diajak Move On dari Trauma Korupsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Ratusan ASN Semarang Diajak Move On dari Trauma Korupsi

Birokrasi di Semarang lagi coba reset mental. Bukan cuma tanda tangan pakta, tapi juga diajak “hijrah”. Dari kerja penuh was-was ke budaya antikorupsi yang katanya harus jadi gaya hidup.

T. Budianto
Last updated: April 10, 2026 7:06 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PAKTA INTEGRITAS: Perwakilan ASN Pemkot Semarang dan anggota DPRD Kota Semarang menandatangani pakta integritas di Lantai 8, Gedung Moch Ichsan, Balaikota Semarang, Jumat (10/4/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Langkah besar dimulai Pemkot Semarang lewat agenda penguatan integritas yang digelar di Balaikota, Jumat (10/4/2026). Sebanyak 512 aparatur, mulai dari ASN hingga anggota DPRD ikut menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen baru.

Acara ini juga menghadirkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Fitroh Rohcahyanto, yang memberi “tausyiah” dengan pendekatan yang nggak biasa: konsep IDOLA. Bukan soal fans atau seleb, IDOLA di sini adalah akronim dari Integritas, Dedikasi, Objektif, Loyalitas, dan Adil, lima nilai yang disebut jadi “rem internal” bagi setiap aparatur.

Baca juga: Biar Gak Kena Risiko Korupsi, ASN Semarang Diajak Ikut Isi Survei KPK

Menurut Fitroh, secanggih apa pun sistem digital, tetap nggak ada gunanya kalau manusianya belum beres. “Integritas itu sinkron antara hati, pikiran, ucapan, dan perbuatan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, justru buka data yang cukup “nendang”. Skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kota Semarang saat ini ada di angka 70,29, masuk kategori rawan. Yang bikin menarik, kerentanan itu bukan datang dari luar, tapi justru dari dalam.

“Publik menilai kita sudah bagus, tapi internal belum percaya diri,” kata Agustina. Dalam empat tahun terakhir, skor ini bahkan cenderung turun. Artinya, ada problem serius yang nggak bisa cuma ditutup dengan pencitraan.

Trauma Masa Lalu

Agustina juga mengakui, trauma masa lalu, mulai dari kasus sejak 2011 hingga rentetan peristiwa hukum 2023-2024 masih membayangi mental ASN.

Dampaknya? Banyak yang kerja jadi serba takut. Bukan takut salah secara teknis, tapi takut terseret masalah hukum. Sebagai “obatnya”, Pemkot mengusung narasi hijrah. ASN diajak pindah mindset: dari kerja karena takut aturan, jadi kerja karena sadar integritas.

“Kalau integritas sudah jadi gaya hidup, kita nolak korupsi bukan karena takut pasal, tapi karena prinsip,” tegasnya. Nggak cuma ASN, sekitar 50 anggota DPRD juga dilibatkan dalam komitmen ini, sebagai bagian dari sinergi pengawasan dan transparansi.

Baca juga: Terungkap, Alwin Berencana Kondisikan Proyek Rp500 Miliar di Pemkot Semarang

Dengan tingkat kesejahteraan ASN yang disebut tertinggi di Jawa Tengah, Pemkot berharap nggak ada lagi alasan buat main-main dalam pelayanan publik. Selain Fitroh, hadir pada kegiatan tersebut Kapolrestabes Semarang yang saat ini promosi jabatan menjadi Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol M Syahduddi, Kajari, Andhie Fajararianto, serta Ketua DP2K Kota Semarang, Prof Soedharto P Hadi.

Pakta sudah diteken, tausyiah sudah didengar, istilah “hijrah” pun sudah digaungkan. Tinggal satu yang paling susah: benar-benar berubah, atau cuma ganti jargon biar kelihatan sudah berubah. (tebe)

You Might Also Like

Awal Agustus, Kongres PDI Perjuangan 2025?

Stasiun Tawang Semarang Mulai Sesak, Pemudik Nataru 2025 Gas Lebih Awal

Guru SMPN 1 Trenggalek Dipukuli setelah Sita HP Siswa, Polisi Turun Tangan

Ngeri! Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok saat Hendak Evakuasi ODGJ

Taman Baca & Pusat Difabel Bakal Dapat “Payung Hukum”

TAGGED:agustina wilujengantikorupsiheadlineKPKpemkot semarangwali kota smearang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pincang, PSIS Tetap Bidik Kemenangan
Next Article Pemprov Dorong Penggunaan Bioplastik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI). (ist)

Terungkap! Alasan Warga dan Petani Temanggung Ramai Tolak Pembangunan Batalion TNI

PEDAGANG MENGELUH - Pedagang kecil di Pasar Ngaliyan mengeluhkan mahalnya kedelai impor sebagai harga bahan baku tempe. (dul)

Rakyat Gak Butuh Dolar tapi Ukuran Tempe Jadi Kecil, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

PERBAIKI PIPA--Petugas memperbaiki pipa PDAM yang rusak akibat tanah gerak. (ist)

Tanah Gerak Bikin Pipa PDAM Semarang Jebol, 40 Ribu Pelanggan Sempat Terdampak

Pariwisata Kota Semarang: Mau Dibawa ke Mana?

Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Gas Melon Ditambah, Masak Nataru Nggak Perlu Drama

Desember 25, 2025
Sepak Bola

Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar

Mei 19, 2026
Info

Megawati Soekarnoputri: “Congrats, Mojtaba Khamenei”

Maret 12, 2026
Info

Pemprov Dukung Satgas Antikekerasan di Ponpes

Mei 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ratusan ASN Semarang Diajak Move On dari Trauma Korupsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?