Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Merince Kogoya Tersingkir dari Miss Indonesia 2025 Usai Video Doa untuk Israel Tersebar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Merince Kogoya Tersingkir dari Miss Indonesia 2025 Usai Video Doa untuk Israel Tersebar

Merince dipulangkan dari masa karantina pada 26 Juni malam. Sebagai gantinya, posisi wakil Papua Pegunungan di ajang Miss Indonesia 2025 kini diisi oleh Karmen Anastasya.

Nugroho P.
Last updated: Juni 30, 2025 1:34 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Merince Kagoya
SHARE

NARAKITA, JAKARTA –  Dunia pageant Indonesia kembali diwarnai kontroversi. Merince Kogoya, finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, dicoret dari daftar peserta setelah sebuah video lawasnya menuai polemik luas di media sosial. Video tersebut menunjukkan Merince tengah membawa bendera Israel sembari berdoa, yang kemudian dinilai menyinggung sensitivitas publik.

Rekaman yang menjadi sumber kontroversi itu pertama kali beredar kembali secara viral akhir Juni 2025. Meskipun dibuat dua tahun lalu, isi video tersebut memicu reaksi keras, terutama dari warganet yang menilai ada pesan politis tersirat di dalamnya, khususnya terkait konflik panjang Israel dan Palestina.

Pihak penyelenggara pun tak butuh waktu lama untuk merespons tekanan publik. Merince dipulangkan dari masa karantina pada 26 Juni malam. Sebagai gantinya, posisi wakil Papua Pegunungan di ajang Miss Indonesia 2025 kini diisi oleh Karmen Anastasya.

Melalui sebuah pernyataan, Merince mencoba menjelaskan bahwa tindakannya itu murni merupakan bagian dari praktik ibadah pribadi. Ia menegaskan tidak pernah bermaksud menyampaikan dukungan politik terhadap negara tertentu.

“Saya hanya sedang menjalankan keyakinan saya dalam berdoa. Tapi video yang saya buat itu malah dipelintir dan disalahartikan,” ungkap Merince dalam klarifikasinya di media sosial.

Di Instagram Story-nya, Merince juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua Pegunungan, keluarga, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak awal. Ia menyesalkan bahwa sebuah video lama bisa menjadi alasan dirinya terdepak secara tiba-tiba.

Poin-Poin Penting Kasus Merince Kogoya:

  • Video berdurasi pendek itu memperlihatkan Merince membawa bendera Israel sembari menyanyikan doa.

  • Aksi tersebut berasal dari dua tahun lalu namun baru menjadi sorotan saat ini.

  • Konten itu dianggap tidak peka terhadap situasi konflik Israel-Palestina.

  • Pihak penyelenggara Miss Indonesia bertindak cepat dengan mencoret nama Merince.

  • Merince mengaku tindakannya adalah bentuk ekspresi iman, bukan sikap politik.

Kronologi pemulangan Merince pertama kali terungkap melalui akun komunitas pageant @sobat_pageant. Dalam unggahan mereka, disebutkan bahwa Merince sudah tidak lagi mengikuti proses kompetisi sejak Sabtu malam (28/6).

“Perwakilan Papua Pegunungan, Merince Kogoya, dikabarkan dipulangkan karena dianggap melanggar nilai netralitas kontes,” tulis akun tersebut.

Sejak unggahan itu menyebar, banyak akun media sosial lain ikut membahas isu tersebut. Mayoritas warganet mengecam keras konten video yang dianggap tidak pantas ditampilkan oleh seorang perwakilan provinsi dalam ajang nasional.

Namun, ada pula yang menyayangkan tindakan cepat pihak penyelenggara tanpa proses klarifikasi terbuka dari kedua belah pihak. Beberapa pengguna media sosial menyebut bahwa keputusan tersebut terlalu terburu-buru dan tidak adil terhadap Merince.

Isu ini turut menyingkap betapa kuatnya pengaruh opini publik terhadap keputusan dalam dunia hiburan dan kompetisi kecantikan. Perdebatan juga mengarah pada batas antara kebebasan beragama dan sensitivitas politik yang berkembang di ruang digital.

Merince menyatakan bahwa perjuangannya untuk mencapai titik tersebut bukan hal mudah. Ia menyebut telah mengorbankan banyak hal demi tampil dalam ajang bergengsi tersebut.

“Banyak hal yang sudah saya lalui, namun semuanya berakhir begitu cepat karena opini netizen,” tulisnya dalam unggahan lanjutan.

Kini, publik menanti apakah akan ada langkah hukum, mediasi, atau pembelaan dari organisasi masyarakat atau lembaga advokasi hak asasi manusia dalam kasus ini. Namun sejauh ini, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak penyelenggara.

Insiden ini menambah daftar panjang persoalan yang muncul akibat jejak digital. Apa yang terjadi pada Merince menjadi pengingat bahwa setiap unggahan di dunia maya, sekecil apapun, bisa berkonsekuensi besar di masa mendatang. (*)

You Might Also Like

Suhu Dingin Landa Sebagian Besar Indonesia, Ternyata Ini Sebabnya

Tersangka Bullying Mahasiswi PPDS Undip Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kapan Disidangkan?

5 Kru Sound Horeg Sisingaan di Bekasi Kesetrum Kabel Listrik, 3 Korban Tewas

Puisi Tak Kenal Nama: Cerita Triyanto Soal Meja Redaksi yang Sering Bikin Penyair Tersinggung

“Jangan Semua Ikuti Mertua Anda!”: Said Didu Sentil Keras Bobby Soal Empat Pulau Aceh

TAGGED:bendera israelfinalis miss indonesiamerince kagoyamiss indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi dan sejumlah pejabat lain turut hadir dalam Opening Ceremony Soloraya Great Sale 2025 di arena Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu (29/6/2025). (istimewa) Soloraya Great Sale 2025, Respati Ardi: UMKM Berperan Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Next Article Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Prabowo Singgung Kocok Ulang Posisi Menteri, Ancaman Serius bagi yang Tak Patuh, Siapa Tersingkir?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Duh! Viral Nih, Mahasiswi UNS Penerima KIP Ketahuan Malamnya Dugem

Oktober 30, 2025
Unik

Air Suci, Nasi 3G, dan Pesona Lereng yang Menggugah Rasa, Sepenggal Kisah dari Festival Gunung Slamet

Juli 5, 2025
Tips

Saat Telinga Berdenging, Amalkan Doa Ini Sesuai Tuntunan Islam Lengkap

Juni 22, 2026
Kejagung mengumumkan status tersangka terhadap bos minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Foto: dok/humas
Unik

Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura

Juli 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Merince Kogoya Tersingkir dari Miss Indonesia 2025 Usai Video Doa untuk Israel Tersebar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?