Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ombudsman Peringatkan Kepala Daerah: Maladministrasi Bisa Berujung Korupsi, Jangan Tunggu Ditangkap!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ombudsman Peringatkan Kepala Daerah: Maladministrasi Bisa Berujung Korupsi, Jangan Tunggu Ditangkap!

R. Izra
Last updated: Juli 29, 2026 8:56 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Komisioner Ombudsman RI, Nuzran Joher (kiri).
Komisioner Ombudsman RI, Nuzran Joher (kiri).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Maladministrasi bila tak segera dibereskan bisa berujung pidana. Maladministrasi bisa menjadi celah untuk melakukan perbuatan korupsi.

Ombudsman RI mengingatkan seluruh kepala daerah di Jawa Tengah agar tidak menunggu tersandung kasus hukum baru membenahi pelayanan publik. Pencegahan maladministrasi dinilai menjadi kunci agar penyimpangan tidak berkembang menjadi tindak pidana korupsi.

Pesan itu disampaikan Komisioner Ombudsman RI, Nuzran Joher, saat menghadiri Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026 di Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (28/7/2026).

Bacaaja: Siswa SDN Pendrikan Lor 2 Semarang Belajar dan Santap MBG di Bawah Atap Ambrol
Bacaaja: Detik-Detik Pohon Raksasa Timpa Kelas SDN Sendangmulyo 3

Acara tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah sebagai tanda dimulainya penilaian kualitas pelayanan publik oleh Ombudsman.

Menurut Nuzran, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus. Sebab, sudah ada empat kepala daerah di provinsi ini yang tersandung persoalan hukum.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah lebih serius membenahi tata kelola pelayanan publik sebelum muncul persoalan yang lebih besar.

“Pengawasan Ombudsman itu di hulu, mencegah maladministrasi. Kalau sudah di hilir menjadi korupsi, itu ranah KPK,” kata Nuzran.

Ia menjelaskan, Ombudsman bertugas mengawasi pelayanan publik mulai dari kementerian, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, hingga unit pelayanan yang langsung melayani masyarakat.

Lewat entry meeting ini, Ombudsman ingin menyamakan persepsi dengan seluruh pemerintah daerah sebelum proses penilaian dimulai.

Mulai Agustus 2026, tim Ombudsman akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Tengah.

Hasil penilaian nantinya akan menjadi evaluasi nasional terhadap kementerian, 38 pemerintah provinsi, serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Laporannya dijadwalkan diumumkan ke publik pada akhir Desember 2026 dan disampaikan kepada Presiden serta DPR RI.

Sementara itu, Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra menegaskan penilaian ini bukan sekadar memberi nilai atau peringkat kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, tujuan utama adalah memastikan pelayanan publik benar-benar berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Di sisi lain, Nuzran mengungkapkan persoalan pertanahan masih menjadi laporan terbanyak yang diterima Ombudsman RI.

Kasus yang paling sering dilaporkan antara lain tumpang tindih kepemilikan lahan, lambatnya penerbitan sertifikat hak milik, hingga berbagai persoalan administrasi lainnya.

Selain pertanahan, laporan masyarakat juga banyak datang dari sektor pendidikan, pemerintah daerah, kepolisian, dan infrastruktur. (dul)

You Might Also Like

Kolaborasai LPK Hiro-LPK Kamisora Cetak Sejarah Pemberangkatan Driver Bus Profesional ke Jepang

Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang

Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

Ramadan Datang, Tapi Hati Kok Tetap Kosong? Ada yang Salah?

Trans Jateng Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Jupiter Ringsek di Kolong Bus, 1 Orang Tewas

TAGGED:kepala daerahkorupsiombudsman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekali Jalan, Kulon Progo Sajikan Tiga Sensasi, Darat, Air dan Udara Sekaligus
Next Article Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. BREAKING NEWS: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Kemenimipas Salurkan Bantuan Air Bersih

LELAYU: Papan bertuliskan berita duka kematian Ayudiah Rivana Tridiandinita dipajang di depan kediaman almarhumah di Gedawang, Tembalang, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026). (bae)

Atlet Silat Porprov Jateng Asal Semarang Meninggal setelah Operasi, Polisi Bakal Periksa Dokter RS Primaya

SEMANGAT PENGABDIAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah turut mengikuti upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 yang diselenggarakan oleh PLN UID Jawa Tengah.

Semangat Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Mendukung Transformasi Digital

LEPAS JENAZAH: Keluarga dan pentakziah melepas jenazah atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, Rabu (28/10/2026). (bae)

Apa Penyebab Kematian Atlet Silat Semarang? Begini Keterangan Rumah Sakit

RESMIKAN INFRASTRUKTUR JALAN - Danang Wicaksana Sulistya (DWS), bersama Fraksi Partai Gerindra DPRD Blora resmikan pembangunan jalan beton yang menghubungkan Dusun Sunggun, Dusun Parengan, hingga Desa Mendenrejo, di Kecamatan Kradenan, Blora, Senin (26/10/2026).

DWS Kawal Pembangunan Jalan di Blora, Dongkrak Perekonomian Warga Lewat Program PISEW

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Seorang WBP Lapas Besi Nusakambangan menerima Remisi Khusus Imlek, Selasa (17/2/2026). Foto: Dok. Kanwil Ditjenpas Jateng.
HukumInfo

Hari Raya Imlek: Narapidana Nusakambangan Terbanyak Penerima Remisi

Februari 17, 2026
Info

Langit Madinah Berduka, Jemaah Tegal Tutup Perjalanan

April 25, 2026
DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)
Hukum

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

September 29, 2026
Petugas membersihkan material longsor di jalur Dieng-Wonosobo, saat Natal 2025.
Info

Alam Lagi Sensi, Jalur Wonosobo–Dieng Longsor Lagi setelah Hujan Deras

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ombudsman Peringatkan Kepala Daerah: Maladministrasi Bisa Berujung Korupsi, Jangan Tunggu Ditangkap!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?