Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Datang, Pemprov Jamin Kebutuhan Sanitasi Pengungsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Datang, Pemprov Jamin Kebutuhan Sanitasi Pengungsi

Saat air naik dan rumah terendam, yang paling dibutuhin warga bukan cuma bantuan logistik, tapi juga fasilitas yang manusiawi. Di tengah banjir yang masih mengepung Pekalongan, Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen turun tangan langsung, memastikan pengungsi tetap bisa hidup layak, termasuk urusan yang sering dianggap sepele: toilet.

T. Budianto
Last updated: Januari 30, 2026 9:23 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DAPUR UMUM: Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin (hijab hitam) membaur bersama relawan menyiapkan bahan makanan di dapur umum pengungsian banjir Kota Pekalongan, Senin, (19/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen memastikan mengawal penanganan bencana banjir di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Pekalongan. Fokusnya satu: memastikan fasilitas di posko pengungsian benar-benar layak dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, menegaskan, Pemprov Jateng berkomitmen menjaga kualitas layanan bagi para pengungsi, terutama fasilitas sanitasi. “Di Pekalongan sudah saya instruksikan, dan alhamdulillah terus ada WC portable,” kata Gus Yasin usai menghadiri rangkaian peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taqwa, Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Geber Dapur Umum, Bupati Pekalongan Pastiin Perut Pengungsi Aman

Ia juga meminta warga terdampak untuk aktif menyampaikan kebutuhan mereka kepada petugas di lapangan agar bisa segera ditindaklanjuti. “Kalau ada informasi lagi, tolong saya diberi tahu. Kita segera tindak lanjuti. Saya butuh masukan dari masyarakat, termasuk nanti titiknya di mana,” tegasnya.

Menurut Gus Yasin, selain pengecekan langsung dari pemerintah, laporan warga menjadi kunci agar penanganan bencana lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, ia meminta warga Jateng yang terdampak banjir, longsor, rob, hingga banjir bandang untuk bersabar. Pemprov Jateng, kata dia, akan terus siaga sampai kondisi benar-benar aman dan warga bisa kembali ke rumah masing-masing.

Titik Pengungsian 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuka titik pengungsian baru di International Batik Centre (IBC) yang dilengkapi sejumlah fasilitas kamar mandi.

Namun, sebagian warga memilih bertahan di lokasi pengungsian yang dekat dengan rumah, sehingga terjadi kepadatan di beberapa titik. Untuk mengatasi hal itu, penataan ulang lokasi pengungsian terus dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan desa.

Baca juga: Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi

“Kemarin sudah saya minta ke Pak Camat dan Pak Kades, titik pengungsian yang berjubel itu bisa digeser supaya fasilitasnya tercukupi dan tidak terlalu padat,” ujarnya.

Sebagai informasi, banjir di Kabupaten Pekalongan merendam 31 desa di delapan kecamatan. Total warga terdampak mencapai 60.164 jiwa atau 19.190 kepala keluarga. Hingga Senin malam (27/1/2026), tercatat 1.704 warga masih mengungsi, dengan dampak kerusakan pada 11.582 rumah dan 60 fasilitas umum.

Banjir memang nggak bisa langsung dihentikan, tapi dampaknya bisa diperlunak. Dari WC portable sampai posko yang lebih manusiawi, setidaknya pengungsi tak perlu “berjuang dua kali”: melawan banjir dan fasilitas seadanya. (tebe)

You Might Also Like

Cerita Gus Amin soal Rapat Bahas Mahar Seleksi Perangkat Desa di Pati

Gak Hanya Ngerampok, Agus Diduga Sudah Rencanakan Pembunuhan Juragan Sate Boyolali

Wali Kota Semarang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi “Gudang Kulakan” Kios Warga

Tanda-Tanda Kemarau Datang Lebih Cepat di Sejumlah Wilayah, Termasuk Jateng

Mudik Lebaran 2026, Penumpang Bandara Ahmad Yani Naik 20 Persen

TAGGED:banjir pekalonganheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi turun langsung ke kawasan Nonongan, Kamis (29/1/2026) malam, menyerap aspirasi warga. Nonongan Bakal Disulap Jadi Spot Wisata Baru Solo, Respati Serap Aspirasi Warga
Next Article Ilustrasi perampokan, pelaku bersenjata tajam. (grafis/wahyu) Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Balikan Sama Mantan, PSIS Gandeng Riors buat Musim Baru

Mei 27, 2026
Info

Puasa Jalan, Salat Ditinggalkan, Gimana Nasib Ibadahnya?

Februari 26, 2026
Sepak Bola

Terkendala Administrasi, Tiga Pemain Asing PSIS Gagal Tampil

Januari 11, 2026
Info

Suspek Campak di Jateng Tembus 2.000 Kasus

April 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Datang, Pemprov Jamin Kebutuhan Sanitasi Pengungsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?