Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan

Aksi sudah digelar, suara sudah lantang, tapi kursi pejabat malah kosong. Di Ngaliyan, mahasiswa dan warga bukan cuma turun ke jalan, mereka juga lagi nahan kecewa. Soalnya, yang diajak ngobrol justru nggak muncul.

T. Budianto
Last updated: April 14, 2026 11:16 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AKSI MAHASISWA: Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan yang digalang mahasiswa di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Selasa (14/4/2026). (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Aksi solidaritas yang digelar mahasiswa dan masyarakat Ngaliyan tak hanya menyuarakan tuntutan soal keselamatan jalan, tetapi juga diwarnai kekecewaan.

Pasalnya, tidak satu pun pejabat yang diundang hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi mereka. Padahal, undangan telah dikirim kepada sejumlah pihak, mulai dari Wali Kota Semarang, Ketua DPRD, hingga jajaran kepolisian.

Harapannya, aksi tersebut bisa menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan pemerintah. Koordinator lapangan aksi, M Yusrul Rizanul Muna menyebut, ketidakhadiran itu menjadi pukulan tersendiri bagi mahasiswa dan warga yang hadir.

Baca juga: Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan

“Yang datang kebetulan tidak ada sama sekali, dan itu menjadi kekecewaan kami, mahasiswa dan masyarakat yang hadir dalam aksi solidaritas ini,” ujarnya, Selasa (14/4/2026). Aksi ini sendiri merupakan gabungan dari berbagai elemen, seperti Aliansi Mahasiswa Walisongo, mahasiswa PGSD Unnes, serta masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Ngaliyan.

Mereka membawa keresahan yang sama terkait kondisi jalan yang dinilai semakin membahayakan. Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama. Mulai dari keterbukaan dugaan praktik “upeti” terkait truk besar, solusi jangka pendek berupa pembangunan portal pembatas, hingga pembangunan jalan lingkar sebagai solusi jangka panjang.

Langkah Lanjutan

Namun, tanpa kehadiran pihak yang berwenang, semua tuntutan itu belum mendapatkan jawaban. Kondisi ini membuat mahasiswa mulai mempertimbangkan langkah lanjutan. “Kalau mereka tidak datang ke kita, kita yang akan datangi mereka,” tegas Yusrul.

Mahasiswa pun memberi batas waktu kepada pemerintah untuk merespons tuntutan tersebut. Jika tidak ada kejelasan, aksi lanjutan dipastikan akan dilakukan. “Kita kasih waktu tiga kali 24 jam. Kalau belum ada solusi atau jawaban, kita akan terus bersuara dan mengawal ini,” tambahnya.

Bagi mereka, ini bukan sekadar aksi sesaat, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memperjuangkan keselamatan masyarakat Ngaliyan. Tekanan akan terus dilakukan hingga ada langkah nyata dari pihak terkait.

Baca juga: Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur

Aksi ini dipicu kejadian kecelakaan yang kerap terjadi di ruas jalan Prof Hamka, terutama di jalur Silayur. Terakhir, kecelakaan terjadi pada Jumat (10/4/2026) yang melibatkan tiga kendaraan yakni truk kontainer mobil dan sepeda motor.

Ketika warga sudah turun ke jalan tapi pejabat tak kunjung turun tangan, mungkin yang salah bukan suaranya yang kurang keras, tapi telinganya yang lagi memilih diam. (dul)

You Might Also Like

Tanah Gerak Bikin Pipa PDAM Semarang Jebol, 40 Ribu Pelanggan Sempat Terdampak

PSI Jateng Respons Rumor Hendi, Tegaskan Partai Terbuka untuk Siapa Saja

Kawasan Atas Berubah Jadi Hutan Beton, Warga Semarang Khawatir Tambah Sering Kebanjiran

Banjir Bandang Lereng Gunung Slamet, Warga Purbalingga Terisolasi hingga Jalur Pendakian Ditutup

Hari Jadi ke-479 Semarang, Kesenjangan Ekonomi Masih Mengintai

TAGGED:aksi mahasiswabsbdishub semarangheadlinepemkot semarangsilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan
Next Article Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOLABORASI - Direksi PLN Icon Plus dan IconGreen menyamakan langkah sekaligus memperkuat sinergi antaranak perusahaan PLN Group dalam mendukung pengembangan bisnis dan percepatan transisi menuju energi bersih.

Tukar Best Practice, Cara PLN Icon Plus dan IconGreen Perkuat SDM Hadapi Industri Masa Depan

TERIMA KUNJUNGAN--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyambut tim Kemensos yang menelaah usulan gelar pahlawan nasional, Selasa (14/7/2026). (ist)

Agustina: Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi

Viral Nama Bayi MBG Subianto, Ibunya Santai Saja

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Dokter PPDS Ditemukan Meninggal Dekat Area RSUD

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SETIAP hari, masyarakat diminta untuk terus sibuk membicarakannya. Mulai dari keturunan PKI, ijazah palsu, kondisi fisik yang sakit-sakitan setelah tidak lagi menjabat presiden, bahkan isu kematiannya, pemakzulan Wapres Gibran, hingga wacana penugasan ngantor ke Papua.
Unik

Agenda Besar Jokowi: Exit Strategi dan “Menolak Punah”

Juli 15, 2025
Ekonomi

Nggak Perlu Jauh ke Kota, Tiga Stasiun Pantura Ini “Hidup” Lagi

April 20, 2026
Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu)
Info

Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Desember 6, 2025
DEKLARASI PENDIRIAN YAKUZA - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri deklarasi pendirian Yakuza Maneges, yang diinisiasi dan dideklarasikan oleh cucu Gus Miek, Den Gus Thuba Topo Broto Maneges, pada Minggu (10/5/2026). (ist)
Info

Pendirian Yakuza di Kediri Dihadiri Polisi, Deklarator Bukan Tokoh Kaleng-kaleng

Mei 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?