Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan

R. Izra
Last updated: April 14, 2026 10:55 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.
Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Rentetan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terus berulang di kawasan Ngaliyan, khususnya di ruas Jalan Prof. Hamka hingga wilayah Silayur, kembali memantik reaksi keras dari mahasiswa dan masyarakat. Jalan ini seolah tak pernah lepas dari tragedi, dengan korban jiwa yang terus bertambah dari tahun ke tahun.

Kondisi tersebut yang akhirnya mendorong mahasiswa dari berbagai kampus untuk turun tangan. Aksi solidaritas digelar sebagai bentuk kepedulian sekaligus dorongan agar pemerintah segera bertindak.

Ketua DEMA UIN Walisongo Semarang, Muhammad As’ad Hasanuddin Afandi, mengatakan bahwa aksi ini bukan muncul secara tiba-tiba, melainkan berangkat dari keprihatinan panjang atas banyaknya korban.

Bacaaja: Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur
Bacaaja: Wali Kota Semarang Akui Jalur Silayur Tak Layak Dilintasi Truk Besar

“Aksi ini kita inisiasi bersama-sama karena melihat rentetan kecelakaan dari tahun 2016 sampai 2020 yang memakan korban jiwa sekitar 20 kejadian. Itu yang menggerakkan hati kita untuk melakukan aksi solidaritas ini,” ujarnya, Selasa (14/4/2026)

Menurutnya, kejadian terakhir pada 10 April di kawasan Silayur menjadi pemicu kuat bagi mahasiswa untuk bergerak lebih serius. Ia menilai, persoalan ini sudah terlalu lama dibiarkan tanpa penanganan yang jelas.

Mahasiswa pun tidak hanya turun aksi, tetapi juga melakukan penelusuran langsung ke sejumlah titik rawan kecelakaan seperti Silayur dan Beringin. Dari situ, mereka menemukan bahwa masalah ini tidak bisa lagi dianggap sebagai insiden biasa.

“Kami melakukan riset kecil dengan mengunjungi beberapa titik yang sering terjadi kecelakaan seperti Silayur dan Beringin. Itu yang menjadi dasar kami melakukan aksi ini,” jelasnya.

Keluhan masyarakat yang terus bermunculan juga memperkuat dorongan tersebut. Warga mengaku resah dengan kondisi jalan, terutama dengan masih banyaknya truk besar yang melintas di jam-jam sibuk.

“Banyak respon dari masyarakat yang berkeluh kesah bahwa jalan ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah Kota Semarang,” tambahnya.

Dari hasil temuan itu, mahasiswa bersama masyarakat akhirnya sepakat untuk menyuarakan tuntutan secara terbuka. Mereka menilai, tanpa langkah konkret, potensi kecelakaan akan terus berulang.

Aksi ini pun ditegaskan bukan sekadar seremonial. Mahasiswa berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada solusi nyata.

“Kami akan terus mengawal solusi konkret, bukan hanya hari ini tapi ke depan bersama mahasiswa dan masyarakat Ngaliyan,” tegasnya.

Sebelumnya, HMI Cabang Semarang juga membuat pernyataan sikap terkait tragedi Silayur. Mereka mengecam keras kelalaian Pemerintah Kota Semarang atas tragedi berulang di Silayur yang terus memakan korban jiwa.

“Mendesak Wali Kota Semarang dan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk memberikan klarifikasi terbuka serta permintaan maaf kepada publik,” tulis HMI Semarang dalam pernyataan sikap mereka. (dul)

You Might Also Like

Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi

Ekonom Senior Kelahiran Pati Kwik Kian Gie Wafat, Kader PDIP Pernah Jadi Penasihat Ekonomi Prabowo

Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi

Sembiz 2025, Langkah Semarang Nge-boost Investasi

DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat

TAGGED:headlinejalur silayurkecelakaan mautmahasiswapenanganan darurat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan
Next Article Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”

Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan

Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.

Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan

Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan

Ketika “Seragam” Ikut Terseret Kasus Pabrik Narkoba

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Meet & Greet SMAN 6 Semarang, Densus: 22 Pelajar Jateng Terpapar Paham Radikal, Banyak dari Medsos

Februari 10, 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Kepolisian di saat Presiden Prabowo juga sedang membentuk Tim Reformasi Kepolisian dari eksternal kepolisian. Foto: dok.
Hukum

Kapolri Nekat Tabrak Putusan MK, Polisi Aktif Bisa Ngantor di 17 Lembaga

Desember 15, 2025
BERI KETERANGAN: Bupati Pati, Sudewo memberi keterangan pers menanggapi aksi demonstrasi di kantornya, pertengahan Agustus tahun lalu. (Foto: Ist)
Politik

Tiga Opsi Sudewo: Mundur Santuy, Dimakzulkan DPRD, atau Ending di Tangan KPK?

Agustus 13, 2025
Politik

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Bukan Ikut Arus

Januari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?