BACAAJA, SEMARANG – “Lho, ternyata di sini ada speedboat?” Kalimat itu ternyata sudah terlalu sering didengar Natanael Sagala saat berada di kawasan Dermaga Kopi dan Waduk Jatibarang, Semarang.
Buat Natanael, reaksi seperti itu sudah biasa. Tapi di balik pertanyaan sederhana tersebut, ada fakta menarik. Ternyata masih banyak warga Semarang yang belum tahu kalau di Waduk Jatibarang ada wisata naik speedboat.
Padahal wisata ini bukan hal baru. Speedboat di kawasan waduk tersebut sudah beroperasi sejak 2015.
Bacaaja: Jateng Mau Jual Wisata Halal, Pemda Mulai Pasang Kuda-Kuda
Bacaaja: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Sektor Wisata dan Ekonomi Syariah Digenjot
“Memang masih banyak yang belum tahu kalau di sini ada wisata speedboat,” kata Natanael, pengelola speedboat Waduk Jatibarang, Sabtu (30/5/2026).
Pria 24 tahun asal Sumatera yang kini tinggal di Kandri, Gunungpati itu mengatakan, pengunjung justru lebih banyak datang dari luar Kota Semarang.
Mulai dari Kendal, Batang, sampai Demak pernah datang buat mencoba sensasi keliling waduk naik speedboat.
“Kalau warga Semarang sendiri malah masih jarang. Yang sering datang justru orang luar kota,” ujarnya.
Menurut Natanael, salah satu penyebab wisata ini belum terlalu dikenal adalah promosi yang masih minim. Selama ini pengelola cuma mengandalkan media sosial dan banner sederhana untuk mengenalkan wisata tersebut.
Padahal, pengalaman naik speedboat sambil menikmati suasana Waduk Jatibarang punya daya tarik tersendiri.
Perjalanan wisata ini juga sempat berat saat pandemi Covid-19. Pengunjung turun drastis dan operasional speedboat nyaris berhenti total.
“Waktu pandemi sempat mati suri. Kadang sehari cuma satu orang, kadang malah enggak ada sama sekali,” kenangnya.
Situasi mulai berubah setelah Dermaga Kopi dibuka pada akhir 2025. Kehadiran kafe itu perlahan bikin kawasan waduk kembali ramai dikunjungi.
Lucunya, banyak pengunjung awalnya cuma datang buat nongkrong di kafe. Setelah sampai lokasi, mereka baru sadar ternyata ada wisata speedboat.
“Biasanya tahu kafenya dulu. Pas sampai sini baru tahu kalau ada speedboat,” kata Natanael sambil tertawa.
Sekarang pengelola masih terus berusaha mengenalkan wisata tersebut ke lebih banyak orang. Harapannya sederhana, warga Semarang enggak jadi orang terakhir yang tahu kalau kotanya punya wisata air seru seperti ini.
“Semoga makin banyak yang tahu kalau di sini ada wisata speedboat,” ujarnya. (dul)

