Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Perempuan Ngaku Anak Polisi Diduga Bikin Konten Rasis Viral, Lagi Diselidiki Polda Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Perempuan Ngaku Anak Polisi Diduga Bikin Konten Rasis Viral, Lagi Diselidiki Polda Jateng

R. Izra
Last updated: Mei 19, 2026 8:22 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
SAMPAIKAN KETERANGAN PERS - Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, memberikan keterangan pers kepada awak media. (dul)
SAMPAIKAN KETERANGAN PERS - Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, memberikan keterangan pers kepada awak media. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Media sosial lagi ramai membahas seorang perempuan yang viral usai diduga membuat konten bernada rasis dan provokatif. Yang bikin publik makin geram, perempuan itu juga beberapa kali mengaku sebagai anak polisi dan merasa “aman” meski dilaporkan.

Dalam video yang beredar di berbagai platform, perempuan berinisial L itu disebut membuat semacam sayembara komentar rasis dengan iming-iming uang. Ucapannya langsung memicu reaksi keras dari netizen karena dianggap melecehkan dan memancing kebencian.

Nggak cuma itu, perempuan tersebut juga terdengar santai saat menyebut dirinya tidak takut dilaporkan karena merasa dilindungi orang tuanya yang merupakan anggota Polri.

Bacaaja: Viral! Motor Bonceng Tiga Nekat Lawan Arah di Tol Batang, Ini Kata Jasa Marga
Bacaaja: Polda Jateng Bongkar Korupsi BPR Purworejo: Kerugian Negara Rp41 Miliar, Seret Eks-Dirut

Viralnya video itu akhirnya bikin Kepolisian Daerah Jawa Tengah turun tangan. Direktorat Siber Polda Jateng kini tengah menyelidiki akun media sosial dan isi konten yang dibuat perempuan tersebut.

Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, membenarkan bahwa pihaknya sudah meminta keterangan dari perempuan berinisial L tersebut.

“Direktorat Cyber sudah melakukan penyelidikan terhadap informasi yang ada. Yang bersangkutan berinisial L dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Artanto, Senin (18/5/2026).

Polisi juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial soal identitas ayah perempuan itu. Menurut Artanto, ayah L memang anggota polisi, tetapi bukan dari Polrestabes Semarang seperti yang ramai disebut netizen.

Ia menjelaskan bahwa ayah perempuan tersebut merupakan perwira polisi berpangkat Kompol yang berdinas di lingkungan Polda Jawa Tengah dan Akademi Kepolisian.

Saat ini penyidik masih mendalami isi konten yang diunggah L, termasuk narasi yang disampaikan dan motif di balik video viral tersebut.

“Kontennya masih didalami, termasuk narasi dan motivasinya,” lanjut Artanto.

Polda Jateng juga memastikan perempuan tersebut sudah dewasa sehingga proses pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, akun media sosial milik perempuan tersebut kini sudah menghilang dan tidak lagi bisa ditemukan. Polisi menyebut akun itu diturunkan sendiri setelah videonya ramai jadi sorotan publik.

Kasus ini langsung memicu gelombang komentar dari netizen. Banyak yang menilai konten tersebut bukan cuma berlebihan, tapi juga berpotensi mengandung ujaran kebencian dan mencoreng nama institusi kepolisian karena perempuan itu beberapa kali membawa-bawa status ayahnya.

Meski begitu, Polda Jateng menegaskan proses penyelidikan akan tetap berjalan profesional tanpa melihat latar belakang keluarga yang bersangkutan. (dul)

You Might Also Like

Bukan Cuma Geser Kursi, Rotasi Pemkot Semarang Disebut Ajang Regenerasi

Gaskeun Energi Bersih: Jateng Resmi Luncurkan ‘Forum Anti Emisi’

Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja

Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Siap Gelar Pasar Murah

Cerita Debitur Siluman Korupsi BPR Artha Jepara: Namanya Dipinjam, Dapat Fee Puluhan Juta Rupiah

TAGGED:headlinekonten rasisperempuan ngaku anak polisipolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article AJUKAN PK--Bella Puspita Sari (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberi keterangan pers usai sidang PK di PN Semarang, Senin (18/5/2026). (ist) Nasib Bella di Tangan Mahkamah Agung, Sidang PK di PN Semarang Kelar
Next Article EDUKASI KONSUMEN - Wakil Ketua Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Semarang, Ngargono, menyampaikan edukasi terkait hak-hak konsumen. (dul) Mau Glowing Malah Boncos? Ngargono Ingatkan Konsumen Lakukan Langkah Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nabi Isa Turun, Dajjal Akhirnya Dibinasakan

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Info

Nah Lhoo! Ombudsman RI Temukan Penyimpangan Pengadaan Bahan Baku MBG

Oktober 1, 2025
NYANYI DARAH JUANG - Bupati Temanggung, Agus Gondrong, menemui langsung mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor bupati, Kamis (18/6/2026). Politikus PDIP itu bahkan ikut menyannyikan 'Darah Juang' bareng demonstran. (*)
Info

Temui Massa Aksi, Bupati Temanggung Agus Gondrong Nyanyi Darah Juang bareng Demonstran

Juni 18, 2026
Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.
Info

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Maret 29, 2026
Aspidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander Sinuraya menegaskan akan mengejar pelaku lain dalam korupsi kakao fiktif UGM. Foto: Dok
Hukum

Kejati Buru “Pemain” Lain Usai Tersangkakan Dosen UGM di Kasus Kakao Fiktif Rp7,4 M

Agustus 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Perempuan Ngaku Anak Polisi Diduga Bikin Konten Rasis Viral, Lagi Diselidiki Polda Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?