Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja

Kalau urusan kebijakan kampus, ternyata nggak semua main di tempo yang sama. Ada yang ngebut kayak dikejar deadline, ada juga yang chill dulu sambil ngopi. Nah, nasib organisasi mahasiswa di tingkat fakultas termasuk pers mahasiswa (Persma) di dua kampus ini jadi contoh paling relate soal beda “gaya gerak” itu.

T. Budianto
Last updated: April 4, 2026 1:22 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ilustras: Respons UIN Walisongo Semarang dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terkait Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3814/2024. (Foto: AI)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Nasib lembaga pers mahasiswa (LPM/Persma) di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berbeda dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.  Usai ada Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3814, UIN Semarang langsung menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 2212 Tahun 2024 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan.

Lewat aturan ini, kampus langsung tancap gas memerger atau memaksa menggabungkan LPM di tingkat fakultas ke dalam satu wadah bersama di tingkat universitas.

Baca juga: WR III UIN Walisongo: Soal Merger Ormawa, Tunggu Pejabat Baru

Langkah tersebut dinilai sejumlah aktivis mahasiswa UIN Walisongo terkesan terlalu buru-buru, apalagi saat kampus lain dengan payung kebijakan yang sama justru belum mengambil langkah serupa.

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta misalnya. Aktivitas pers mahasiswa tingkat fakultas di sana tetap berjalan seperti biasa, tanpa ada perubahan struktur atau tekanan untuk merger.

Pemimpin Umum LPM Arena UIN Sunan Kalijaga, Khirza Zubadil Ashrof mengatakan hingga kini belum ada kebijakan terkait wacana merger. “Untuk sekarang belum ada pembatasan ataupun upaya lebih lanjut soal merger,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2026).

Masih Sama

Ia menjelaskan, struktur pers mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga masih seperti sebelumnya. LPM di tingkat universitas dan fakultas tetap berjalan masing-masing.

Saat ini, LPM Arena berada di tingkat universitas. Sementara di fakultas, masih aktif LPM Rethor di Fakultas Dakwah dan Komunikasi serta LPM Advokasia di Fakultas Syariah dan Hukum. Ada juga Kalijaga.co yang berada di bawah laboratorium KPI.

“Untuk LPM tingkat fakultas di UIN Sunan Kalijaga masih berjalan seprti sebelumnya,” katanya. Menurutnya, wacana merger memang sempat terdengar, namun belum berkembang lebih jauh hingga saat ini.

Baca juga: Merger Jalan, Kaderisasi Jalan di Tempat: Persma UIN Walisongo Mulai Sepi Peminat

Ia juga menyinggung bahwa saat isu merger pertama kali muncul, UIN Walisongo termasuk yang paling cepat merespons. “Iya, waktu pertama dengar isu itu ya di UIN Walisongo yang terbilang cepat banget geraknya, dan di UIN Jogja waktu itu belum ada respons yang kelihatan,” ujarnya.

Jadi, di satu sisi ada yang langsung “beresin rumah” sebelum tamu datang, di sisi lain masih santai duduk sambil nanya, “emang tamunya jadi datang nggak sih?”, dan di tengah itu, Persma cuma bisa ikut alur: mau diajak lari atau disuruh rebahan. (bae)

You Might Also Like

Borobudur Marathon Naik Level, Kuota 12.500 Pelari Dibuka

Berawal Saling Senggol di Medsos, Respati Undang Dosen Unesa Bahas Optimalisasi Transportasi Solo

Empat WN China Sindikat Love Scamming Dideportasi

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini

TAGGED:headlinelpm uin walisongoormawa fakultaspersmauin sunan kalijaga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mental Lagi Naik, Barito Jadi Korban Berikutnya?
Next Article Tujuh Ribu Lebih Personel Gabungan Amankan Perayaan Paskah di Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Baca Al-Kahfi di Jumat, Ini Keutamaannya

Nabi Isa Turun, Dajjal Akhirnya Dibinasakan

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Dari Dapur ke FYP: UMKM Jabungan Belajar Ngonten

November 11, 2025
Info

MinyaKita Bau Solar Bikin Heboh, Warga Klaten Ramai Minta Penggantian Serentak

Juni 23, 2026
Ilustrasi hamparan kebun sawit.
Info

Republik Sawit? Dinas Pertanian Cirebon Kaget, Tiba-tiba Ada Kebun Sawit di Cigobang

Januari 2, 2026
Daerah

ASN, Ingat Ya! Liburan Nggak Boleh Pakai Mobil Dinas

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?