Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Masuk Jajaran “Transformer City” Nasional
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Masuk Jajaran “Transformer City” Nasional

Kota Semarang kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Ibu Kota Provinsi Jateng ini mendapat predikat sebagai kota "Transformer" dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya.

T. Budianto
Last updated: Juli 2, 2026 12:05 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
RAKERNAS APEKSI: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti foto bersama para kepala daerah saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Medan, Rabu (1/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang kembali menuai apresiasi di tingkat nasional. Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya menobatkan Kota Semarang sebagai salah satu kota kategori “Transformer” dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Medan, Rabu (1/7/2026).

Predikat tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai mampu melakukan transformasi dalam berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, penguatan fiskal, hingga pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam paparannya, Bima Arya menyebut Kota Semarang sebagai contoh daerah yang berhasil melakukan perubahan struktural sehingga mampu memperkuat kemampuan fiskalnya tanpa terlalu bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.

Baca juga: Enam Warisan Budaya Semarang Diakui Nasional

Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total pendapatan daerah. Data yang dipaparkan menunjukkan Kota Semarang menempati posisi kedua secara nasional dengan rata-rata rasio PAD mencapai 63,26 persen sepanjang periode 2022-2026.

Angka tersebut menempatkan Semarang sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemandirian fiskal yang tinggi. Tak hanya itu, nilai PAD Kota Semarang juga terus menunjukkan tren positif.

Pada 2022, PAD tercatat sebesar Rp2,85 triliun, sementara pada 2026 ditargetkan meningkat menjadi Rp4,18 triliun. Rasio PAD terhadap total pendapatan daerah pun diproyeksikan naik dari 53,46 persen menjadi 74,83 persen.

Kerja Kolektif

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang terus melakukan reformasi birokrasi, memperkuat pelayanan publik, serta mengembangkan sistem pemerintahan berbasis digital.

“Predikat Transformer City ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan pemerintahan yang semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agustina.

Menurutnya, penguatan PAD bukan semata soal angka, tetapi tentang memperbesar kemampuan daerah membiayai pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperluas program-program yang langsung dirasakan masyarakat.

Transformasi yang dilakukan Pemkot Semarang juga tercermin dari berbagai indikator pembangunan lainnya. Nilai investasi daerah telah mencapai Rp21,6 triliun dengan pertumbuhan investasi sebesar 15,8 persen. Pertumbuhan ekonomi Kota Semarang juga mencapai 5,9 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Di sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga 5,01 persen, sementara kualitas pelayanan publik mendapat predikat “Sangat Baik” dari pemerintah pusat.

Kemendagri menilai capaian tersebut didukung berbagai inovasi, mulai dari digitalisasi pelayanan perpajakan, optimalisasi pendapatan daerah, penguatan peran BUMD dan BLUD, modernisasi layanan publik, hingga integrasi data pendapatan daerah yang membuat pengambilan kebijakan semakin efektif.

Baca juga: 2025 Panen Piala, Pemkot Semarang Lagi On Fire

Bagi Agustina, predikat “Transformer” bukan garis akhir, melainkan tantangan untuk terus memperkuat reformasi pemerintahan. Ke depan, Pemkot Semarang akan melanjutkan penguatan PAD melalui digitalisasi sistem retribusi, optimalisasi aset daerah, peningkatan iklim investasi, hingga pengambilan keputusan berbasis data secara real time.

“Transformasi yang kami bangun harus bermuara pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Itulah ukuran keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Predikat bisa diberikan dalam satu forum. Namun, apakah sebuah kota benar-benar berhasil bertransformasi, pada akhirnya bukan ditentukan oleh piagam penghargaan, melainkan oleh seberapa besar perubahan itu benar-benar dirasakan warganya setiap hari. (tebe)

You Might Also Like

PLN Icon Plus Catat Prestasi di SBBI Awards 2026, Raih Penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider

Pelaku Bakar Mobil dan Pos Polisi saat Demo Ricuh Semarang Akhirnya Ketangkep

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

Menpora Minta Konflik Kepengurusan Cabor Diakhiri

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangtransformer city
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ALIRAN UANG--Terdakwa kasus TPPU, Andhi Nur Huda membongkar aliran uang hasil korupsi jual beli lahan BUMD Cilacap, Rabu (1/7/2026). (bae) Terdakwa Korupsi Ngaku Transfer Rp21 Miliar ke Pangdam Widi untuk Pilpres 2024
Next Article Eropa Lagi Membara, Rekor Suhu Pecah Hampir di Setiap Penjuru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN AUTOGATE: Penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan autogate saat melewati pemeriksaan imigrasi, Rabu (30/9/2026). (bae)

Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ahmad Yani Lebih Praktis, Sekarang Pakai Autogate

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

Giant Sea Wall Dikhawatirkan Ganggu Nelayan

KORBAN KERACUNAN MBG - Polisi menjenguk korban keracunan MBG di Batang yang dirawat pada sebuah fasilitas kesehatan (faskes) setempat.

Korban Dugaan Keracunan MBG di Jateng Tembus 13 Ribu Orang

TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. KUNJUNGAN INDUSTRI - Siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Muhammadiyah Imogiri kunjungi PLN Icon Plus di Semarang, untuk mengenal lebih jauh industri teknologi digital.

PLN Icon Plus Perkuat Pembelajaran Siswa TJKT Muhammadiyah Imogiri melalui Pengalaman Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kemarau Mulai Ngegas, Delapan Desa Cilacap Kebagian Kiriman Air Bersih

Juli 4, 2026
Politik

Gerindra Siap Coret Noel dari Keanggotaan Usai Jadi Tersangka KPK

Agustus 25, 2025
Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.
Info

Trans Jateng Magelang-Temanggung Gak Matiin Angkutan Lama, Gelangmanggung Siap Jalan 2027

Januari 23, 2026
Olahraga

Fajar/Fikri Rebut Gelar Super 1000 di China, Persembahkan Titel untuk Iie Sumirat

Juli 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Masuk Jajaran “Transformer City” Nasional
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?