Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag

Misteri meninggalnya dosen Untag, Dwinanda Linchia Levi masih terus ditelusuri. Meski rangkaian pemeriksaan sudah berjalan sejak laporan pertama masuk, Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berada pada tahap pengumpulan bukti dan pendalaman keterangan saksi. Aparat belum berani mengambil kesimpulan apa pun terkait penyebab kematiannya.

T. Budianto
Last updated: November 19, 2025 7:03 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KONFRESI PERS: Dirkrimum, Kabid Humas, dan Kabid Propam Polda Jateng menggelar konfrensi pers terkait penanganan kasus kematian dosen Untag di Mapolda Jateng, Rabu (19/11). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kasus kematian dosen Untag, Dwinanda Linchia Levi menjadi sorotan. Apalagi ia dilaporkan tewas oleh seorang perwira polisi pagi buta di sebuah kamar kostel.

Polisi menegaskan penyelidikan kasus kematian Levi masih berjalan. Karena itu ia belum bisa memberi kesimpulan. “Kami belum bisa menentukan apakah ada unsur tindak pidana atau tidak,” kata Direskrimum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio, Rabu (19/11). Mereka menunggu seluruh bukti dan analisis ahli sebelum mengambil keputusan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, juga memastikan prosesnya transparan.  “Nanti saat kami lakukan gelar perkara, di situ akan terang benderang,” ujarnya. Semua keterangan saksi dan bukti akan dicocokkan satu per satu.

Kasus krmatian Levi terkuak dari laporan seorang perwira polisi berinisial AKBP B. Ia adalah polisi yang pertama menemukam Levi tak bernapas di kamar kostel Mimpi Inn. AKBP B disebut sering berkunjung ke kamar Levi. Ia juga jadi orang terakhir yang bertemu Levi malam sebelum perempuan itu ditemukan meninggal. Polisi kini menelusuri hubungan keduanya.

Riwayat Penyakit

Levi punya riwayat penyakit cukup berat. Dua hari sebelum meninggal, ia sempat dua kali dirawat di RS Tlogorejo. Tekanan darahnya sempat mencapai 190, sementara gula darahnya dilaporkan hingga 600.

Malam terakhir, Levi disebut meminta tubuhnya dilumuri minyak kayu putih. Esok paginya ia ditemukan telentang di lantai dan sudah tak bernyawa.  Visum luar tak menunjukkan tanda kekerasan, tapi polisi belum berani menyimpulkan apapun.

Autopsi sudah dilakukan di RS Kariadi. Hasil resminya masih ditunggu dan akan jadi dasar penyelidikan. Setelah laporan masuk, tim langsung turun ke lokasi. “Kami melakukan olah tempat kejadian perkara,” jelas Dwi saat menerima audiensi mahasiswa Untag.

Polisi memeriksa penjaga kostel, beberapa saksi lain, termasuk AKBP B. Informasi mereka akan disinkronkan dengan bukti-bukti dan analisis ahli, mulai dari ahli kedokteran hingga ahli pidana. Soal hubungan Levi dan AKBP B juga ikut ditelusuri. “Sedang kami dalami. Memang ada beberapa momen yang bersangkutan bersama dengan korban,” kata Artanto. (bae)

You Might Also Like

Sosok Misterius Big Boss Jaringan Love Scamming Solo, Tak Tersentuh Hukum

Wabup Sukoharjo: “Pemerintahan Normal, Kami Tunggu Penjelasan KPK”

BNPT Masukkan Perlindungan Saksi dan Korban dalam RAN PE 2025-2029

Geger Deepfake AI SMAN 11 Semarang: Chiko Bikin Konten Bokis Mengerikan

Hot News! Mbak Ita Semarang Dihukum 5 Tahun Penjara, Plus Didenda Rp 300 Juta

TAGGED:dwinanda linchia levipolda jatenguntag
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru
Next Article Propam Dalami Keterlibatan Perwira Polisi di Kasus Dosen Untag

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

Mendadak Kontraksi, Ibu Melahirkan di Dalam KRL

SAMPAIKAN PAPARAN--Praktisi hukum yang juga Managing Partner LDN Ernst Law Firm, Luhut Sagala, menjelaskan tentang terbukanya korban keracunan MBG gugat perdana atau pidana, saat ditemui di Semarang, Jumat (25/9/2026). (bae)

Praktisi Hukum: Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Perdata atau Tempuh Pidana

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PRAJURIT NAKAL - Ilustrasi oknum TNI nakal menghadapi persidangan militer.
Hukum

TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Gak Jadi Dipecat, Hukuman Diringankan

September 5, 2026
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Ngeri! Oknum Polisi di Tegal Siksa Istri, Korban Disuruh Racik Narkoba hingga Disiram Air Keras

Juli 5, 2026
Ilustrasi pajak.
Hukum

Sandera Pajak di Semarang Akhirnya Bebas, Tunggakan Rp25 Miliar Dilunasi

Januari 16, 2026
Hukum

Tujuh Pejabat Cilacap Dipanggil KPK, Kasus Eks Bupati Melebar

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?