Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Niat Tebang Kayu Tengah Malam, Pulang Tinggal Nama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Niat Tebang Kayu Tengah Malam, Pulang Tinggal Nama

Kadang yang dicari cuma tambahan penghasilan, tapi yang datang malah petaka. Di Grobogan, satu keputusan di tengah malam berujung akhir yang nggak pernah dibayangkan keluarga.

T. Budianto
Last updated: April 16, 2026 10:25 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LOKASI KEJADIAN: Petugas Perhutani dan Polsek Karangrayung menunjukkan lokasi korban tewas tertimpa kayu jati di kawasan hutan KPH Tlawah, Dusun Lengkong, Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan, Kamis (16/4/2026). (Foto: Polsek Karangrayung)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Seorang pria berinisial S (58), warga Dusun Lengkong, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Perhutani, Kamis (16/4/2026) pagi. Korban diduga tewas setelah tertimpa pohon jati yang ia tebang sendiri.

Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto, menjelaskan kejadian ini bermula saat korban pamit ke keluarga pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Ia mengaku hendak menjaga sanggeman jagung miliknya dari gangguan tikus.

Baca juga: Pencuri Asal Banjarnegara Dibekuk Usai Bobol SD Bumitirto Tengah Malam

“Sanggeman itu lahan Perhutani yang digarap masyarakat. Korban pamit mau jaga tanaman,” jelas Sunarto. Namun, hingga pagi hari korban tak kunjung pulang. Padahal biasanya ia sudah kembali untuk sarapan. Keluarga yang mulai curiga kemudian bersama warga sekitar melakukan pencarian.

Korban akhirnya ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi garapan jagungnya. Kondisinya sudah tidak bernyawa, dengan tubuh tertimpa batang pohon jati. “Dari hasil temuan, pohon itu bekas gergaji korban sendiri,” ungkap Sunarto.

Penebangan Ilegal

Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Dari hasil keterangan sementara, tindakan korban masuk dalam kategori penebangan ilegal atau pencurian kayu milik Perhutani.

Meski demikian, pihak Perhutani tidak mempermasalahkan kejadian tersebut karena korban telah meninggal dunia. Kayu hasil tebangan diamankan sebagai barang bukti oleh pihak KPH.

Baca juga: Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi

Kadang hidup memang sesederhana pilihan, dan seberat konsekuensinya. Di hutan itu, bukan cuma pohon yang tumbang, tapi juga satu cerita tentang nekat yang berakhir tanpa pulang. Ironisnya, yang dicari mungkin cuma kayu… tapi yang hilang justru nyawa. (tebe)

You Might Also Like

The Power of Kiai Ashari: Cabuli 50 Santriwati, Bebas Berkeliaran Gak Ditahan, Polisi Kalah Sakti?

Aksi Massa di Kejagung dan KPK: Tangkap Gus Yazid Sekarang Juga!

Pembobol Bank BNI Semarang Dihukum 4 Tahun

Curhat Aktivis Undip: Bangun-bangun Ditangkap Polisi, Dibilang Tolol Ikut Aksi Demonstrasi

Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar

TAGGED:pencuri kayu jatiperhutanipolsek karangrayung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jumat, Jalan Pemuda ‘Disulap’ Jadi Panggung Paskah
Next Article Bangun Rumah Nempel Jalan? Siap-Siap ‘Disentil’ Perda Baru Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERIKSA KESEHATAN RUTIN - Pemeriksaan kesehatan harian merupakan implementasi nyata budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang terus ditanamkan di lingkungan PLN Icon Plus.

Personel Sehat, Layanan Hebat: PLN Icon Plus Konsisten Perkuat Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

NAIK KERETA--Turis asing sedang bertanya dengan petugas saat mau menaiki kereta sebagai moda transportasi. (ist)

Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”

DUKUNG SENSUS--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026, Kamis (16/7/2026). (ist)

Sensus Ekonomi Seret! Pendataan Baru 38 Persen, Ini yang Dilakukan Wali Kota Agustina

Saat SD Negeri Mulai Kehilangan Siswa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Dobel Cuan! 4.351 Polisi Aktif Rangkap Jabatan, Dapat Fasilitas dan Gaji Ganda

September 26, 2025
Hukum

Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Soal Mental Maling Pejabat, Publik Riuh

Desember 26, 2025
SAKSI SIDANG--Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono (layar monitor, tengah) jadi saksi sidang kasus pencucian uang hasil korupsi lahan BUMD Cilacap, Senin (6/7/2026). (bae)
Hukum

Bekas Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Ngaku Terima Rp21 M dari Duit Korupsi Lahan Cilacap

Juli 7, 2026
JALANI PEMRIKSAAN: Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi petugas bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu, (12/7/2026). (Foto: Ist)
Hukum

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka

Juli 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Niat Tebang Kayu Tengah Malam, Pulang Tinggal Nama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?