Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

Drama terjadi di dua stadion pada waktu yang hampir bersamaan, Jumat, (1/10/2026) malam. Indonesia pesta gol 9-2 atas Bangladesh di SUGBK, sementara Malaysia mengamuk dengan membantai Singapura 6-0. Meski sama-sama mengoleksi tujuh poin dan selisih gol +9, Garuda tetap melaju ke final berkat jumlah gol yang lebih banyak.

T. Budianto
Last updated: Oktober 2, 2026 1:21 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BINTANG GARUDA: Mitchell Baker merayakan golnya ke gawang Bangladesh pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jumat, (1/10/2026) malam. Baker menjadi bintang kemenangan Garuda usai mencetak lima gol. (Foto: Ist)
SHARE

JAKARTA- Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menuntaskan laga terakhir Grup A dengan kemenangan besar atas Bangladesh. Skuad Garuda menggasak Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Kemenangan tersebut membuat Indonesia finis di puncak Grup A dengan koleksi tujuh poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang. Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan Garuda. Ia mencetak lima gol sekaligus menjadi pemain paling produktif dalam laga tersebut.

Empat gol lainnya masing-masing disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks. Namun, kemenangan besar Indonesia belum otomatis membuat posisi mereka aman.

Baca juga: Batik Parang di Dada Garuda, Jersey Timnas Baru Bikin Bangga

Pada pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, Malaysia juga tampil brutal dengan mengalahkan Singapura 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Hasil tersebut membuat Malaysia mengoleksi poin yang sama dengan Indonesia, yakni tujuh angka. Kedua tim juga sama-sama memiliki selisih gol +9. Bedanya, Indonesia lebih produktif.

Garuda mencetak total 11 gol dan kebobolan dua gol. Sementara Malaysia mengoleksi sembilan gol tanpa kebobolan. Sesuai regulasi, produktivitas gol menjadi pembeda ketika poin dan selisih gol kedua tim sama. Indonesia pun berhak mengamankan posisi teratas dan melaju ke final.

Kekalahan Terburuk

Di sisi lain, kemenangan besar Malaysia menciptakan catatan kelam bagi Singapura. Kekalahan 0-6 tersebut menjadi salah satu kekalahan terburuk Singapura dalam sejarah pertemuan dengan Malaysia.

Sebelumnya, Singapura juga pernah kalah 0-6 dari Malaysia pada 1976 dan 1978. Memasuki era 2000-an, kekalahan terbesar Singapura dari Malaysia sebelumnya tercatat dengan skor 0-4 pada Piala AFF 2002.

Hasil ini terasa makin mengejutkan karena Singapura dalam dua pertemuan terakhir justru mampu menghindari kekalahan dari Malaysia. Pada Piala AFF 2024, kedua tim bermain imbang 0-0 di fase grup. Pada tahun berikutnya, Singapura juga dinyatakan menang setelah Malaysia terkena hukuman terkait persoalan naturalisasi pemain.

Namun, kali ini cerita berubah total. Malaysia bukan hanya menang, tetapi langsung mencetak setengah lusin gol tanpa balas.

Dengan status juara Grup A, Indonesia selanjutnya akan menghadapi Thailand yang lolos sebagai juara Grup B di partai final FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Malaysia berpeluang menghadapi Vietnam dalam perebutan peringkat ketiga. Vietnam hanya membutuhkan hasil imbang ketika menghadapi Pakistan pada Jumat (2/10/2026) untuk memastikan langkahnya.

Baca juga: Full Pemain Lokal! Malam Ini Timnas Garuda vs Zambia di Piala Dunia U-17

Bagi Indonesia, kemenangan 9-2 bukan sekadar pesta gol. Lima gol Mitchell Baker dan kontribusi pemain lainnya akhirnya menjadi pembeda ketika Garuda harus bersaing ketat dengan Malaysia.

Ironisnya, malam itu Indonesia dan Malaysia sama-sama berpesta gol. Bedanya, Indonesia menghitung gol untuk melaju ke final, sementara Singapura mungkin masih menghitung bagaimana enam bola bisa bersarang di gawang dalam satu pertandingan.

Di sepak bola, ternyata bukan cuma siapa yang menang yang penting. Kadang jumlah gol juga ikut menentukan siapa yang boleh lanjut berpesta. (tebe)

You Might Also Like

Protes Cik Mel dalam Sidang Kasus Korupsi BNI: Kenapa Cuma Saya?

Pantura, Panca Tuntutan Rakyat dalam Aksi Mahasiswa Semarang

Saat Semua Serba Scroll, Gambang Semarang Pilih “Live Show”

1,2 Juta NIK Warga Jateng Dibobol, Begini Respons Pemerintah Provinsi

Cek Pos Mudik, Kapolrestabes Semarang: Polisi Harus Terasa, Bukan Sekadar Ada

TAGGED:FIFA Asean Cup 2026headlinetimnas garuda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo, Respati Ardi, turun langsung memimpin kerja bakti massal di kawasan Pasar Gedhe hingga bantaran Sungai Kalipepe, Senin (9/2/2026).
Info

Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

Februari 9, 2026
Sepak Bola

PSIS Tambah Bek, Alarm Belanja Belum Dimatikan

Desember 22, 2025
Sepak Bola

PSIS Siap All Out Hadapi Barito

Desember 26, 2025
Sepak Bola

Sejumlah Pemain Timnas Dikabarkan Jadi Angggota TNI

Juli 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?