Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Miris! Sekolah Bilang ‘Masuk Angin’, Ternyata Siswa SD Wonogiri Diduga Tewas Dihajar di Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Miris! Sekolah Bilang ‘Masuk Angin’, Ternyata Siswa SD Wonogiri Diduga Tewas Dihajar di Kelas

R. Izra
Last updated: Februari 19, 2026 10:37 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi jenazah korban.
Ilustrasi jenazah
SHARE

BACAAJA, WONOGIRI — Keluarga mendapat kabar dari sekolah, DRP meninggal setelah masuk angin. Fakta yang terungkap bikin sesak dada. DRP diduga tewas setelah dihajar di dalam kelas.

Kabar duka datang dari Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri. DRP (11), siswa kelas 5 SD Nurul Falah Bulukerto, meninggal dunia pada Sabtu (14/2/2026) usai diduga mengalami penganiayaan oleh teman sekelasnya.

Peristiwa ini disebut bermula dari saling ejek saat pergantian jam pelajaran. Candaan soal nama orang tua dan dijodoh-jodohkan diduga memicu pertengkaran di dalam kelas yang berujung perkelahian.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasatreskrim Iptu Agung Sedewo menjelaskan, keduanya sempat terlibat adu fisik di ruang kelas. Beberapa teman yang ada di lokasi berusaha melerai.

Bacaaja: Siswa SD di Ngada Bundir, Ganjar: Ini Bukan Tragedi Personal, tapi Jeritan Sunyi Generasi
Bacaaja: Darurat Kesehatan Mental! Bocah SD di Demak Akhiri Hidup, Sempat Unggah Chat Dimarahi Ibu

“Korban sempat melawan. Ada tiga temannya yang menyaksikan dan mencoba melerai,” jelas Agung.

Setelah kejadian, DRP mengeluh pusing dan mengalami muntah sebanyak tiga kali. Kondisinya kemudian menurun. Pihak sekolah sempat membawa korban ke klinik, namun nyawanya tidak tertolong.

Polisi pun bergerak cepat. Sebanyak 15 orang telah diperiksa, mulai dari teman-teman korban, pihak sekolah, hingga pengurus yayasan. R (11), teman sekelas korban, telah ditetapkan sebagai pelaku dan mengakui perbuatannya dilakukan di dalam kelas.

Kasus ini juga memunculkan tanda tanya dari pihak keluarga. Mereka mengaku melihat kejanggalan saat jenazah dimandikan.

Korban disebut mengeluarkan darah dari hidung dan mulut dalam kondisi berbusa, padahal saat berangkat sekolah dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit.

Karena itu, Satreskrim Polres Wonogiri melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk kepentingan penyelidikan lanjutan pada Selasa (16/2/2026).

Menurut keterangan keluarga, DRP tinggal bersama paman, kakek, nenek, serta dua saudaranya. Ayahnya bekerja di Pontianak, sementara sang ibu baru merantau ke Surabaya sekitar sepekan sebelum kejadian.

Semasa hidup, DRP dikenal aktif dan terbuka pada ibunya. Ia sempat bercerita pernah dipukul temannya beberapa kali. Namun setelah sang ibu merantau, ia tidak lagi menceritakan hal tersebut kepada keluarga di rumah.

Kini, keluarga berharap kasus ini bisa terungkap secara terang dan adil. Peristiwa ini juga jadi pengingat serius bahwa candaan berlebihan dan konflik kecil di sekolah bisa berdampak besar.

Lingkungan belajar yang aman dan pengawasan yang lebih ketat jadi PR bersama agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

You Might Also Like

Sampah di Jateng Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pabrik Semen, Gimik Atau Realita?

Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026

Dapur MBG Dijual Diam-Diam, Nama Pejabat Ikut Dipakai Meyakinkan Korban

Empat Daerah Ini Paling Rawan Kekeringan saat Kemarau di Jateng, Mana Saja?

Banjir Ganas di Pakistan: Ratusan Nyawa Melayang, 200 Orang Masih Hilang

TAGGED:dihajarheadlinekelaskorban kekerasanmasuk anginperundungansiswa sdwonogiri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Jawaban Purbaya saat Dicecar Dasco soal Dana Pemulihan Bencana Sumatra
Next Article Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SEGEL RUSUN--Satpol PP menyegel kamar di Rusun Kudu, Kota Semarang, Rabu (19/8/2026). (ist)

Puluhan Rusun Kudu Semarang Disegel, Satpol PP: Penghuni Gak Mau Bayar

Mobil polisi keluar dari area PN Semarang sesaat setelah pengungkapan kasus sabu di pengadilan, Selasa (18/8/2026) sore. (bae)

Polisi Sebut ‘Salam Tempel’ Sabu di PN Semarang Sudah Lama Direncanakan

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

ILUSTRASI - Ilustrasi tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki gunung di atas ketinggian. (ai)

Tragis! Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Judol Picu Tragedi Berdarah di Boyolali

Februari 6, 2026
Info

Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus

Januari 12, 2026
Daerah

Pemprov Bakal Cek MBG di SMA 2 Kudus

Januari 29, 2026
Nasional

Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis

Januari 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Miris! Sekolah Bilang ‘Masuk Angin’, Ternyata Siswa SD Wonogiri Diduga Tewas Dihajar di Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?