Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: RPP Pengupahan Disebut Drakula, SPN “Birukan” Gubernuran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

RPP Pengupahan Disebut Drakula, SPN “Birukan” Gubernuran

Area depan Kantor Gubernuran Semarang mendadak “membiru” total, Senin (8/12). Bukan gara-gara suporter bola, tapi ribuan buruh SPN dari berbagai kota di Jateng yang tumplek blek menuntut satu hal: upah naik dan aturan pengupahan yang mereka sebut makin “ngisep darah buruh” segera disetop.

T. Budianto
Last updated: Desember 8, 2025 7:27 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
AKSI BURUH: Ribuan buruh yang tergabung dalam sejumlah serikat pekerja melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarag, Senin (8/12). (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kawasan Gubernuran Semarang mendadak berubah jadi “lautan biru”, Senin (8/12). Bukan, ini bukan karena kehadiran Snex atau Panser Biru, tapi ribuan buruh Serikat Pekerja Nasional dari berbagai daerah di Jateng tumplek blek di depan Kantor Gubernur

Dari Rembang sampai Brebes, dari Jepara sampai Magelang, semua datang bawa satu semangat: nuntut upah naik dan lawan aturan yang dianggap makin bikin buruh megap-megap.

Aksi dibuka cukup megah. Panglima Komando Aksi Nasional, KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Nasional), dan Partai Buruh, Buya Fauzi  yang datang langsung dari Jakarta naik ke mobil komando dan mengajak massa menyanyikan Indonesia Raya. Suasananya kayak upacara bendera, tapi versi nada tinggi.

Baca juga: Setahun Prabowo-Gibran: PHK di Mana-mana, Buruh Makin Sengsara

Habis lagu selesai, tensi langsung naik. Ia ngegas soal Omnibus Law dan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pengupahan yang menurutnya cuma bikin buruh makin kepepet. “Pertumbuhan ekonomi kita gede, tapi buruh masih diinjak. Kalau aturan pengupahan 2026 tetap lanjut, ya kita lawan!” teriaknya, bikin massa makin panas.

Perumpamaan Satir

Bukan cuma itu. Ketua DPD SPN Jateng, Maksuri Glo, bahkan ngasih penyamaan yang nyelekit dan satir abis. “RPP Pengupahan itu kayak drakula penghisap darah buruh,” katanya. Buruh langsung sorak, seolah setuju kalau aturan baru itu sama seramnya kayak film horor.

Ia bilang RPP Pengupahan cuma memperkuat Omnibus Law yang dari dulu bikin buruh waswas: PHK makin gampang, pesangon makin tipis. “Kalau tuntutan ini nggak ditindaklanjuti, kami datang lagi dengan gelombang lebih besar. Mogok daerah? Gas,” ujarnya.

Baca juga: Rumus Baru, Nasib Lama: Buruh Tetap Mengeluh

Inti tuntutan hari itu simpel: upah 2026 naik 8,5-10 persen, dan kewenangan pengupahan balik lagi ke daerah. Nggak pakai intervensi gubernur, nggak pakai rumus yang disebut-sebut bikin buruh “meriang.”

Kalau rumus pengupahan benar kayak drakula, semoga pemerintah ingat: tiap drakula biasanya kalah sama cahaya. Ya kali buruh harus bawa bawang putih dulu biar aturan berubah? (dul)

You Might Also Like

Polri Nomor Satu! Intitusi Kepolisian Paling Korup se-Asia Tenggara

Jaga Stabilitas Layanan Digital, PLN Icon Plus Inspeksi Jalur Backbone SUTT Purworejo

KPK OTT Wamenaker Noel, Diduga Peras Perusahaan Biar Dapat Sertifikat K3

Liburan Jadi Zonk! Kapal ke Karimunjawa Rusak, Bikin Wisatawan Naik Darah

Jateng 15 Tahun Berturut-Turut WTP

TAGGED:ahmad luthfiaksi buruhheadlineump 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Buruh SPN Jebol Gerbang Kantor Gubernuran
Next Article Gagasan Prabowo: Dokter Magang Turun di Lokasi Bencana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

12 Pejabat Kejaksaan di Jateng Berganti

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Titik lokasi pusat gempa magnitudo 4,9 di Karawang Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/8/2025) yang terasa hingga Jakarta.
Unik

Gempa 4,9 Guncang Bekasi: Jakarta Ikut Kaget, KRL Sempat Tersendat

Agustus 20, 2025
Hukum

Kronologi Duit SPPG di Bandung Rp 1 Miliar Raib, MBG Baru Jalan 10 Hari

November 5, 2025
Sepak Bola

PSIS Mulai Borong Pemain Berpengalaman

Desember 4, 2025
Hukum

Aset Fadia Arafiq Mulai Disita, Rumah hingga Toko Ritel

Juni 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: RPP Pengupahan Disebut Drakula, SPN “Birukan” Gubernuran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?