Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Setahun Prabowo-Gibran: PHK di Mana-mana, Buruh Makin Sengsara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Setahun Prabowo-Gibran: PHK di Mana-mana, Buruh Makin Sengsara

Partai Buruh nyorotin setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, di mana ada peningkatan gelombang PHK, hingga membuat buruh sengsara.

R. Izra
Last updated: November 3, 2025 11:36 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, buka suara soal kondisi dunia kerja setahun terakhir di bawah pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, keadaan buruh sekarang bukannya makin sejahtera, malah makin ngenes.

“Yang dilakukan Menaker dan Wamenaker cuma rutinitas dan acara seremonial. Nggak ada aksi nyata buat cegah gelombang PHK atau naikkan kesejahteraan buruh,” tegas Iqbal, Senin (20/10/2025).

Iqbal bilang, pemerintah belum kasih gebrakan berarti buat ngebenerin masalah buruh. Isu lama kayak upah rendah, outsourcing tanpa batas, kontrak nggak jelas, sampai minimnya perlindungan buat pekerja perempuan — semua masih jalan terus.

“Dari awal 2024 sampai pertengahan 2025, udah hampir 100 ribu buruh kena PHK di berbagai sektor — dari tekstil, garmen, elektronik, sampai tambang,” ungkapnya.

Yang bikin tambah kesel, menurut Iqbal, pemerintah kayak tutup mata. Nggak ada langkah serius buat ngerem angka PHK atau bantu mereka yang kehilangan kerja.

Belum cukup sampai situ. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) justru kena dua kasus korupsi besar: satu soal izin tenaga kerja asing (TKA), satu lagi soal sertifikasi keselamatan kerja (K3).

“Korupsi di Kemenaker itu tamparan keras buat dunia kerja. Buruh lagi susah cari makan, eh pejabatnya malah sibuk memperkaya diri,” sindir Iqbal pedas.

Reformasi Ketenagakerjaan Jalan di Tempat

Iqbal juga nyoroti soal Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang sampai sekarang belum kelar, padahal itu amanat langsung dari Mahkamah Konstitusi.

“Ini tanda kalau reformasi ketenagakerjaan kita lagi macet total,” ujarnya.

Kesimpulannya, satu tahun berlalu, tapi nasib buruh belum juga berubah. PHK makin marak, korupsi di Kemenaker bikin citra pemerintah jeblok, dan kebijakan buat lindungi pekerja masih sebatas wacana.

“Setahun pemerintahan baru, tapi masalah lama belum juga selesai. Buruh masih berjuang sendiri.”

Bagaimana menurut Sobat Bacaaja, apakah kondisi perekonomian sekarang memang sedang tak baik-baik saja? (*)

You Might Also Like

Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS

Viral Lagi Mabuk dan Ngaku Mau Rampok Uang Negara, Anggota F-PDIP DPRD Gorontalo Langsung Dipecat

Dipulangin, 327 Pelaku Demo Rusuh Semarang Merengek dalam Pelukan Orangtua

Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Polda Jateng Bongkar Korupsi BPR Purworejo: Kerugian Negara Rp41 Miliar, Seret Eks-Dirut

TAGGED:buruhgelombang phkheadlinepartai buruhsetahun prabowo-gibran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dalang kondang Ki Anom Suroto wafat, Kamis (23/10/2025). Sugeng Kondur Ki Anom, Dalang Legendaris Anom Suroto Wafat
Next Article Cek Harga Beras, Tim Gabungan Turun ke Pasar Banjarnegara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net)
Info

Kematian Dokter PPDS Ramai Lagi, IDI Jateng Bilang Sudah Punya Jalur Aduan Rahasia

Juli 30, 2026
Ilustrasi banjir merendam sejumlah titik di Kota Semarang.
Info

Hujan Deras Semalam, Semarang Dikepung Banjir

Oktober 22, 2025
Plesir

Enam Juta Orang Siap “Nyemut” di Tempat Wisata Jateng

Maret 18, 2026
Daerah

Satu Tahun Agustina-Iswar: Klaim Mulai Bisa Jinakkan Banjir

Februari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Setahun Prabowo-Gibran: PHK di Mana-mana, Buruh Makin Sengsara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?