Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng-Inggris Jajaki Kerja Sama EBT, Pendidikan, dan Keamanan Siber
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jateng-Inggris Jajaki Kerja Sama EBT, Pendidikan, dan Keamanan Siber

Setelah mempromosikan peluang investasi dalam Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melanjutkan diplomasi ekonomi dengan menggelar pertemuan bilateral bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey. Pertemuan ini membuka jalan bagi kerja sama strategis lintas sektor antara Jawa Tengah dan Inggris.

baniabbasy
Last updated: Juli 30, 2025 2:24 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
BERTEMU DUBES INGGRIS: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Wagub Taj Yasin mengadakan pertemuan khusus dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (29/7). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

NARAKITA, JAKARTA- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengadakan pertemuan khusus dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (29/7), sesaat setelah gelaran Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menjajaki sejumlah kerja sama strategis, antara lain pengelolaan sampah berbasis energi baru terbarukan (EBT), peningkatan ketahanan pangan, penguatan investasi dan sektor pendidikan, serta perlindungan keamanan siber bagi UMKM.

Dominic Jermey mengaku tertarik dengan sistem pengolahan sampah di Jawa Tengah, khususnya model bisnis dan komposisi limbahnya. “Kami ingin tahu lebih dalam mengenai pengelolaan sampah dan rencana jangka panjang Gubernur ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keamanan digital bagi UMKM. Inggris, kata Dominic, menawarkan kerja sama dalam bentuk penyediaan modul pembelajaran daring yang ramah pengguna. Modul ini dirancang untuk meningkatkan literasi keamanan siber pelaku usaha kecil di Jateng, sekaligus memperkuat daya saing di pasar global melalui e-commerce.

Tak hanya itu, Inggris juga menawarkan program beasiswa untuk pendidikan S2 bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jateng di berbagai universitas di Inggris. Tawaran tersebut mencakup pelatihan bahasa, pengenalan sistem pendidikan, serta penguatan riset akademik.

Dalam rangka memperluas promosi investasi, Dominic turut mengundang Jawa Tengah untuk mengikuti berbagai forum bisnis yang diadakan Kedubes Inggris di Jakarta. “Forum bisnis ini menjadi wadah bagi pelaku usaha Jateng untuk bertemu langsung dengan investor Inggris,” ungkapnya.

Beberapa sektor potensial yang dilirik dalam kerja sama mendatang mencakup energi terbarukan, agroindustri, makanan olahan, hingga pengembangan wisata berkelanjutan. Inggris juga membuka peluang kolaborasi pada pembangunan infrastruktur, transformasi digital, dan penguatan SDM.

Berkunjung ke Semarang

Sebagai tindak lanjut, Dominic dan tim Kedutaan Inggris berencana berkunjung ke Kota Semarang pada Oktober 2025 untuk bertemu jajaran pimpinan Pemprov Jateng dan menyusun peta jalan kerja sama lebih detail.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik rencana tersebut dan mendorong dilakukan diskusi teknis sebelum pertemuan Oktober. “Kami ingin saat kunjungan nanti sudah ada titik temu soal bidang yang bisa langsung dieksekusi bersama,” ujarnya.

Menanggapi ketertarikan Inggris pada isu persampahan, Luthfi menjelaskan bahwa produksi sampah di Jateng bervariasi. Di kabupaten bisa mencapai 100 ton per hari, sementara di kota besar seperti Semarang dan Solo hingga 1.000 ton. Ia menyebut sistem RDF cocok untuk pengelolaan sampah skala menengah, namun perlu pendekatan berbeda untuk skala besar. “Nanti akan ditentukan Satgas dan investor, apakah skema gabungan antar wilayah atau mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin juga mengusulkan kerja sama di sektor kesehatan, khususnya dalam peningkatan jumlah dan kualitas dokter spesialis. “Kami sedang memperluas layanan kesehatan hingga ke desa-desa. Jadi kami butuh dukungan tenaga medis yang berkualitas,” ucapnya.

Pertemuan ini menandai langkah awal menuju kolaborasi erat antara Jawa Tengah dan Inggris dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas daerah. (*)

You Might Also Like

UPTD PPA Jangan Cuma Papan Nama: Wagub Minta Kepala Daerah Turun

Satgas Pangan Sidak, Harga Beras Naik Diam-Diam

Rute Internasional Bikin Investor Singapura Rajin Datang

Pembangunan Pelabuhan dan Kawasan Industri Menambah Tumpukan Masalah di Pesisir

Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri

TAGGED:ahmad luthfidubes inggrisinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Tawarkan Iklim Investasi Kondusif, 15 Proyek Strategis Siap Digarap
Next Article Sekolah Rakyat Segera Masuki Tahap Belajar, Seragam dan Laptop Siap Dibagikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Nggak Cuma Cantik, Tapi Juga Nggak Nyampah: Batik Rejomulyo Naik Level

Januari 26, 2026
Daerah

Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!

Maret 26, 2026
Info

Dapat Kacamata dari Kiai, Luthfi Kayak Diingetin: “Liat Rakyat Jangan Setengah-Setengah”

Maret 20, 2026
Ekonomi

Upah Naik, Buruh dan Pengusaha Jateng Sama-sama Kecewa

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng-Inggris Jajaki Kerja Sama EBT, Pendidikan, dan Keamanan Siber
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?