Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dapat Kacamata dari Kiai, Luthfi Kayak Diingetin: “Liat Rakyat Jangan Setengah-Setengah”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dapat Kacamata dari Kiai, Luthfi Kayak Diingetin: “Liat Rakyat Jangan Setengah-Setengah”

Menjelang Lebaran, momen silaturahmi nggak cuma soal maaf-maafan, tapi juga soal “diingatkan” biar nggak lupa arah. Itu yang kerasa banget pas Gubernur Ahmad Luthfi sowan ke dua kiai sepuh dan pulang bukan cuma bawa cinderamata, tapi juga pesan yang dalem.

T. Budianto
Last updated: Maret 20, 2026 4:29 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KACAMATA HITAM: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengenakan kacamata hitam pemberian KH Munif Muhammad Zuhri pengasuh Ponpes Girikusumo, Mranggen saat bersilahturahmi, Jumat (20/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Suasana jelang Lebaran 2026 dimanfaatkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, buat sowan ke dua ulama kharismatik: KH Munif Muhammad Zuhri di Ponpes Girikusumo, Mranggen, dan KH Fathurrohman Thohir di Ponpes Al-Ittihad Poncol, Bringin, Kabupaten Semarang, Jumat (20/3/2026).

Datang nggak sekadar silaturahmi, Luthfi justru “dikasih PR” langsung: jangan pernah lepas fokus ke kesejahteraan rakyat. Di kediaman Mbah Munif, obrolan berlangsung cukup lama.

Nggak cuma nostalgia, tapi juga “review janji lama”. Dua tahun lalu, Mbah Munif sempat pesan: pemimpin itu harus murah senyum dan serius ngangkat kesejahteraan masyarakat. Dan ternyata, pesan itu masih dipegang.

Baca juga: Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Cabai Nggak “Pedas” Lagi di Kantong

Luthfi pun cerita soal kerja barengnya dengan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Mulai dari program Speling (dokter spesialis keliling) yang menyasar desa-desa, sampai gerakan pengentasan kemiskinan yang digarap bareng lintas sektor.

“Masalah kemiskinan itu kami cari akarnya, lalu kita intervensi bareng-bareng. Nggak sporadis, tapi pakai roadmap biar semua daerah geraknya searah,” kira-kira begitu yang disampaikan Luthfi.

Nggak cuma itu, ada juga program “Santri Obah” yang jadi ruang gerak baru buat santri dan pesantren biar makin berdaya.

Kacamata Hitam

Tapi momen paling nyeleneh sekaligus berkesan? Saat Mbah Munif tiba-tiba ngasih kacamata hitam dan langsung dipakaikan ke Luthfi. Simbolis? Banget.

Apalagi ini bukan hadiah pertama. Sebelumnya, Luthfi juga pernah dikasih tongkat berukir. Seolah ada pesan tersirat: jalan boleh jauh, tapi arah jangan sampai kabur.

Selain wejangan, Mbah Munif juga nitip masalah konkret: akses jalan Mranggen-Ungaran yang putus karena longsor. Jalur alternatif itu penting banget buat warga, dan diminta segera dituntaskan.

Sementara itu, di Ponpes Al-Ittihad, suasana nggak kalah hangat. KH Fathurrohman Thohir sempat nyeletuk soal harga bahan pokok yang naik jelang Lebaran.

Baca juga: Gandeng PWNU, Pemprov Jateng Akselerasi Pembangunan Umat

Luthfi nggak mengelak. Ia mengakui ada kenaikan, terutama cabai. Penyebabnya? Siklus tanam di musim hujan dan kebiasaan masyarakat yang belum adaptif dengan cabai kering.

“Memang ada kenaikan, tapi alhamdulillah nggak ada penimbunan. Kita juga sudah intervensi biar harga cabai bisa turun,” jelasnya.

Dari tongkat sampai kacamata, kayaknya pesan para kiai ke pemimpin itu simpel: jalan boleh pakai tongkat, tapi lihat rakyat harus tetap jelas. Soalnya kalau penglihatan mulai buram, yang kena bukan cuma harga cabai, tapi juga kepercayaan. (tebe)

You Might Also Like

Selamat Jalan John Tobing! Pencipta Lagu ‘Darah Juang’ Tutup Usia di Jogja

Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?

Healing Sehat dan Instagramable ala Karenina Agung Resort Gunungpati

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

OJK Jelaskan Nasib Peserta DPLK DPPK Jiwasraya Sekarang

TAGGED:ahmad luthfigubernur jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat berjemaah. Besok Salat Id, Simak Bacaan Bilal Idulfitri: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Maknanya
Next Article Gubernur Salat Idulfitri di Simpanglima, Wagub di Mijen, Open House di Wisma Perdamaian

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Lawang Sewu Sampai Borobudur dalam Satu Kayuhan

Piala Dunia Ramai Ditonton Tapi Belum Mampu Dongkrak Ekonomi

Piala Dunia Tak Lagi Milik Raksasa Lama, Kekuatan Baru Bermunculan

Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Mei 13, 2026
Olahraga

KONI Semarang Gaspol, Siap Jadi Tuan Rumah Kece!

November 1, 2025
Pendidikan

Josepha Mau Dijadikan Duta, Drama LCC Belum Sepenuhnya Adem Lagi

Mei 19, 2026
Polisi mendatangi TKP mobil Avanza terbakar setelah mengisi BBM di SPBU Silayur, Kota Semarang, Minggu (5/4/2026).
Info

Mobil Avanza Terbakar setelah Isi BBM di SPBU Silayur, Pasutri Panik Lari Tunggang Langgang

April 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dapat Kacamata dari Kiai, Luthfi Kayak Diingetin: “Liat Rakyat Jangan Setengah-Setengah”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?