BACAAJA, SEMARANG- Di balik tenangnya suasana Goa Kreo, ada keresahan yang dirasakan para pedagang kecil di kawasan wisata tersebut. Sejumlah pelaku UMKM mengaku pengunjung yang datang sudah tidak seramai dulu, terutama sejak pandemi Covid-19.
Salah satunya dirasakan Sarmina (64), pedagang yang sudah lama berjualan di kawasan Goa Kreo. Perempuan asli Desa Talun itu mengatakan, kondisi wisata saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. “Dulu rame Mas, parkiran penuh terus. Sekarang sepi banget,” ujarnya saat ditemui di kiosnya, Jum’at (29/5/2026).
Baca juga: Goa Kreo Bukan Cuma Monyet, Ada Jejak Sunan Kalijaga yang Masih Dijaga
Menurut Sarmina, hari-hari biasa hampir tidak ada pengunjung yang datang. Keramaian biasanya baru terasa saat akhir pekan atau musim liburan. “Kalau Minggu masih lumayan ada orang. Tapi kalau hari biasa ya sepi,” katanya.
Ia mengaku sejak pandemi Covid-19, jumlah wisatawan yang datang ke Goa Kreo terus menurun dan sampai sekarang belum benar-benar pulih. “Dulu waktu Corona mulai sepi, sampai sekarang ya belum rame lagi,” ucapnya.
Fasilitas Wisata
Tak hanya soal pengunjung, Sarmina juga menyoroti kondisi fasilitas wisata yang menurutnya masih kurang menarik. Ia berharap ada lebih banyak wahana atau hiburan agar pengunjung betah datang ke Goa Kreo. “Sekarang kan cuma ada monyet. Dulu lebih rame. Harapannya ada permainan anak atau hiburan lain biar orang tertarik datang lagi,” katanya.
Di sisi lain, beberapa kios UMKM di kawasan Goa Kreo memang sedang dalam proses pembangunan ulang oleh dinas terkait. Namun menurut Sarmina, para pedagang masih berharap ada perhatian lebih untuk membantu menghidupkan kembali suasana wisata.
Baca juga: Dari Panggung ke Kera: Cara Semarang Bikin Tradisi Tetap ‘Hidup’
Sebelumnya, Kepala UPTD Kreo dan Agro Wisata, Sugianto mengatakan, pihaknya memang masih terus mengusulkan penambahan fasilitas di Goa Kreo, seperti gazebo dan panggung hiburan untuk mendukung aktivitas wisata.
Meski belum seramai dulu, para pedagang tetap berharap Goa Kreo bisa kembali ramai seperti masa sebelum pandemi. “Ya semoga bisa rame lagi kayak dulu,” kata Sarmina pelan.
Sebab pada akhirnya, wisata bukan cuma soal pemandangan yang indah untuk difoto. Bagi pedagang kecil di sekitar Goa Kreo, ramainya pengunjung adalah napas yang membuat roda ekonomi tetap berputar. Dan ketika parkiran mulai kosong, yang paling terasa bukan hanya sepinya kawasan wisata, tapi juga sepinya laci tempat mereka menyimpan hasil jualan. (dul)

