Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Operasi Ketupat Candi Dimulai, Jateng Siap Tampung 38 Juta Pemudik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Operasi Ketupat Candi Dimulai, Jateng Siap Tampung 38 Juta Pemudik

Kalau ada “event nasional” yang selalu rutin tiap tahun tanpa perlu undangan resmi, jawabannya: mudik Lebaran. Jalanan mendadak padat, rest area berubah jadi tempat nongkrong massal, dan notifikasi Google Maps mulai penuh warna merah. Untuk mengantisipasi gelombang pemudik tahun ini, Jawa Tengah resmi menyalakan mode siaga lewat Operasi Ketupat Candi 2026.

T. Budianto
Last updated: Maret 12, 2026 10:47 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
APEL PASUKAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menginspeksi pasukan dalam apel pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran resmi dimulai setelah apel gelar pasukan digelar di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut dipimpin langsung Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi sebagai tanda dimulainya kesiapsiagaan pengamanan mudik di wilayah provinsi tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi ajang memastikan kesiapan personel hingga sarana prasarana menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi membacakan amanat dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga keamanan selama arus mudik.

Baca juga: 17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Menurut Kapolri, keberhasilan pengamanan mudik bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak terkait. “Terus tingkatkan solidaritas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” demikian pesan Kapolri yang dibacakan Luthfi.

Operasi Ketupat Candi sendiri difokuskan pada pengamanan lalu lintas, tempat ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, hingga berbagai objek vital lainnya. Langkah ini dinilai penting karena mobilitas masyarakat menuju Jawa Tengah diperkirakan melonjak cukup tinggi.

Diperkirakan sekitar 38,71 juta orang akan bergerak menuju Jawa Tengah selama musim mudik, dengan sekitar 17,7 juta orang masuk ke wilayah provinsi tersebut. Lonjakan kendaraan diprediksi terjadi di berbagai jalur utama seperti Tol Trans Jawa, jalur Pantura, jalur selatan, hingga jalur wisata.

Daerah Transit

Maklum saja, Jateng bukan hanya tujuan mudik, tetapi juga daerah transit bagi pemudik yang melanjutkan perjalanan menuju Jatim maupun DIY. Kondisi tersebut tentu membawa potensi kerawanan, mulai dari kemacetan lalu lintas, kecelakaan, kepadatan rest area, hingga gangguan keamanan lainnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah menyiapkan berbagai langkah seperti posko terpadu, patroli di titik rawan macet, hingga penambahan CCTV serta rambu lalu lintas portable.

Selain itu, dilakukan juga ramp check kendaraan di terminal untuk memastikan armada angkutan umum dalam kondisi layak jalan. Pemerintah juga menyediakan program mudik gratis dan balik rantau gratis menggunakan kereta api maupun bus bagi masyarakat.

Dari sisi layanan kesehatan, kesiapan juga diperkuat. Sebanyak 369 rumah sakit, 883 puskesmas, empat Balkesmas, satu Balai Kesehatan PAK provinsi, 430 klinik utama, serta 2.067 klinik pratama disiapkan untuk melayani masyarakat selama periode Lebaran.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026 Jateng Diprediksi Membludak, Terjadi Dua Gelombang Besar

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Ribut Hari Wibowo mengatakan, pihaknya juga menyiapkan program khusus bagi pemudik sepeda motor. Program tersebut bernama valet and ride, yang diperuntukkan bagi pemudik dari wilayah Brebes menuju Semarang.

“Motor pemudik akan diangkut menggunakan towing, sementara pemudiknya naik bus menuju Semarang,” jelasnya. Program ini disiapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.

Selain itu, puluhan posko mudik juga didirikan di sepanjang jalur utama Jawa Tengah dengan melibatkan berbagai instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Setiap tahun mudik selalu jadi “festival tak resmi” terbesar di Indonesia. Jalan penuh, rest area berubah jadi tempat piknik dadakan, dan Google Maps hampir selalu merah merona. Bedanya tahun ini, Jawa Tengah sudah siap lebih dulu. Tinggal satu variabel yang sulit diatur: keputusan jutaan orang yang tetap yakin berangkat mudik… di jam yang sama. (tebe)

You Might Also Like

Hasil Lab Ungkap MBG Kudus Terkontaminasi E. Coli

Pengadilan Tipikor Semarang Rusuh, Massa Pendukung Sudewo Jebol Gerbang

10 Ide Outfit Agustusan yang Bikin Penampilan Makin Standout

Meriah Banget! 111 Kontingen Ramaikan Pawai Kebangsaan di Purbalingga

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

TAGGED:headlineoperasi ketupat 2026pemprov jatengpolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article AKBP Basuki sidang dengan memakai kemeja putih. (bae) AKBP Basuki Minta Dihukum Ringan, Manfaatkan Celah di KUHP Baru
Next Article DPRD Kota Semarang Minta Lubang Jalan Segera Diperbaiki

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PHK Jangan Panik, Ini Jurus Pemprov Bikin Buruh Lebih Aman

Luthfi: Jangan Cuma Jadi Tukang Kritik, Mahasiswa Juga Harus Ikut Bangun Daerah

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sastrawan kawakan asal Semarang, Triyanto Triwikromo (kiri), saat berbincang dengan host Lakon Lokal.
Lakon Lokal

Ketika AI Ikut Nulis, Sastra Masih Perlu Manusia? Simak Kata Sastrawan Semarang

Januari 4, 2026
Daerah

Program MBG Jateng Dipuji, Jadi Barometer Nasional

Agustus 5, 2025
Sirkular

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

Maret 29, 2026
Info

Mendesak, Normalisasi Sungai Plumbon

Mei 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Operasi Ketupat Candi Dimulai, Jateng Siap Tampung 38 Juta Pemudik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?