Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Lebaran belum datang, tapi arus mudik ke Jawa Tengah sudah kebayang bakal ramai. Diprediksi 17 juta orang bakal masuk ke provinsi ini. Kabar baiknya, pemerintah memastikan dapur warga, baik yang asli Jateng maupun yang pulang kampung masih aman. Stok pangan disebut masih surplus besar sampai akhir Maret, bahkan diproyeksikan kuat sampai setelah Lebaran.

T. Budianto
Last updated: Maret 7, 2026 12:16 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Dyah Lukisari. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng memastikan pasokan bahan pangan di wilayahnya masih dalam kondisi aman menjelang Idulfitri 2026. Bahkan, sejumlah komoditas utama tercatat surplus hingga akhir Maret.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Dyah Lukisari mengatakan, kesiapan stok pangan menjadi hal krusial menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Lebaran. “Seluruh komoditas pangan sesuai proyeksi sampai akhir Maret nanti masih surplus,” kata Dyah saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kecamatan Semarang Barat, Jumat (6/3/2026).

Menurut Dyah, angka surplusnya bahkan cukup tebal. Beberapa komoditas utama yang stoknya masih berlimpah antara lain beras surplus sekitar 1,5 juta ton, telur ayam (135 ribu ton), gula pasir (54 ribu ton), minyak goreng (5.000 liter)

Dengan stok tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan tidak hanya cukup untuk warga Jawa Tengah, tapi juga untuk jutaan pemudik yang bakal datang saat Lebaran. “Insyaallah sekalipun ada peningkatan kebutuhan, kita masih bisa mencukupi kebutuhan pangan baik untuk masyarakat Jawa Tengah maupun pemudik yang masuk,” ujarnya.

Baca juga: Cek Harga, Satgas Saber Pangan Jateng Blusukan ke Pasar Jatingaleh

Untuk memastikan harga tetap terkendali, pemerintah juga sudah melakukan pemantauan bersama Satgas Pangan di berbagai daerah. Pemantauan dilakukan bersama pemerintah kabupaten/kota serta aparat kepolisian.

“Pemantauan sudah dilakukan sekitar seminggu lalu. Fokusnya terutama ke beras. Hasilnya, harga beras sampai hari ini masih stabil, tidak ada gejolak,” jelas Dyah. Meski begitu, ada beberapa komoditas yang masih bikin dahi sedikit berkerut, terutama cabai. Harga cabai di sejumlah lokasi masih berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Untuk meredamnya, Pemprov Jateng langsung turun tangan lewat program subsidi harga cabai yang disalurkan melalui BUMD Jateng Agro Berdikari (JTAB). “Kami sudah menugaskan JTAB menyalurkan sekitar tiga ton cabai bersubsidi. Nanti akan dilanjutkan dengan melihat daerah mana yang harganya masih tinggi,” kata Dyah. Selain cabai, komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga adalah daging sapi.

Pusat Arus Mudik

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan bahwa Jateng adalah salah satu pusat arus mudik nasional. Tahun ini diperkirakan sekitar 17 juta pemudik bakal masuk ke wilayah tersebut, lebih banyak dibanding tahun lalu.

Lonjakan jumlah pemudik tentu akan berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan pangan. Karena itu, Luthfi meminta berbagai langkah antisipasi terus dilakukan, mulai dari operasi pasar hingga pemantauan stok di lapangan.

Baca juga: Kesiapan Lebaran, Respati Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Terkendali

Ia juga meminta BUMD pangan daerah sigap jika menemukan potensi kekurangan stok atau permainan harga di pasar. “Saya minta Gerakan Pangan Murah terus dilakukan. Cek pasar supaya kita tahu pergerakan harga. Gunakan Satgas Pangan di kabupaten/kota untuk mencegah penimbunan dan panic buying,” tegasnya.

Dengan jutaan orang pulang kampung, dapur di Jawa Tengah jelas bakal kerja ekstra. Tapi kalau stok pangan benar-benar setebal yang disebut pemerintah, seharusnya yang bikin pedas saat Lebaran nanti cukup sambal di meja makan, bukan harga di pasar. (tebe)

You Might Also Like

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, Puskampol: Pertebal Kejanggalan Kematian Iko Juliant

Pemkot Jemput Warga Mudik Lebaran

Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

Gus Dur Jadi Pahlawan Bukan karena Pernah Jadi Presiden!

Bali Makin Sepi? Koster Sentil Penerbangan Domestik Jadi Pemicu Menurunnya Wisatawan

TAGGED:headlinepemprov jatengstok pangan jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Buyer Furnitur Dunia Diajak ‘Tur Pabrik’, Jepara Siap Gelar JIFBW 2026
Next Article Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

1,2 Juta NIK Diduga Bocor, Pemprov Bilang Aman: “Belum Ada Korban”

WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa

TURNAMEN FREE FIRE - Komunitas e-sport RIKAS bersama Warmindo Mayoritas kembali menggelar turnamen Free Fire Clash Squad 4v4, dengan kuota terbatas hanya 64 tim.

Slot Cuma 64 Tim, Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas Kembali Dibuka

KEMBALIKAN MAHAR--Kades Kayen, Agus Riyanto (baju batik dan berpeci) menjelaskan pengembalian mahar seleksi perangkat desa, saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Soal HGB di KITB, Pemprov Ikut Intervensi

April 15, 2026
Tanggal 27 September jadi feonemena matematika istimewa abad ini.
Unik

Tanggal 27 September 2025: Fenomena Matematika Paling Gokil Abad Ini

September 27, 2025
Hakim sedang membacakan putusan kasus korupsi Masjid Agung Karanganyar, Selasa (24/2/2026). (bae)
Hukum

Korupsi Pembangunan Masjid Agung Karanganyar, Kontraktor Cuma Dihukum 4 Tahun Penjara

Februari 24, 2026
Mantan Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Oegroseno.
Hukum

Eks-Wakapolri Jadi Ahli Sidang Botok-Teguh di PN, Sorot Dugaan Kriminalisasi Aktivis Pati

Februari 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?