Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sensus Ekonomi Seret! Pendataan Baru 38 Persen, Ini yang Dilakukan Wali Kota Agustina
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sensus Ekonomi Seret! Pendataan Baru 38 Persen, Ini yang Dilakukan Wali Kota Agustina

R. Izra
Last updated: Juli 17, 2026 1:11 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
DUKUNG SENSUS--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026, Kamis (16/7/2026). (ist)
DUKUNG SENSUS--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026, Kamis (16/7/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Semarang masih belum mencapai separuh target. Hingga pertengahan Juli, realisasinya baru menyentuh 38 persen.

Melihat capaian itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak warga tidak takut saat didatangi petugas sensus.

Ajakan itu disampaikan usai dirinya ikut didata langsung oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di Balai Kota Semarang, Selasa (14/7/2026). Agustina mengaku proses pendataannya cepat dan data yang diberikan dipastikan aman.

Bacaaja: Agustina Ajak Warga Semarang Maksimalkan SDGS
Bacaaja: Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026

“Saya sudah ditanya-tanya banyak hal ya, dan lancar, enggak lama kok. Dan menurut Mbak Dini (petugas sensus) data kita dijamin kerahasiaannya,” kata politikus PDIP itu.

Setelah didata, Agustina langsung memimpin rapat percepatan Sensus Ekonomi 2026 bersama Sekretaris Daerah, jajaran OPD, serta seluruh camat se-Kota Semarang. Rapat itu digelar untuk mencari solusi agar pendataan yang baru mencapai 38 persen bisa dipercepat sebelum batas akhir pada 31 Agustus 2026.

Menurut Agustina, masih ada warga yang enggan memberikan data karena khawatir informasi yang disampaikan akan dipakai untuk kepentingan perpajakan. Ia memastikan anggapan tersebut tidak benar.

“Sensus ini tidak berkaitan dengan apa pun. Kalau ada kabar bahwa habis didatangi petugas sensus, kemudian didatangi petugas pajak, itu hanya berbarengan. Pemutakhiran data pajak oleh Bapenda sejak Mei merupakan proses pembaruan data yang berjalan terpisah dari Sensus Ekonomi,” tegasnya.

Selain keraguan warga, petugas sensus juga masih menemui kendala saat masuk ke kawasan perumahan elite dan kawasan industri. Karena itu, Pemkot meminta seluruh camat ikut mengawal pelaksanaan sensus hingga tingkat kelurahan, RT, dan RW.

Agustina pun kembali mengajak warga untuk menerima petugas sensus jika datang ke rumah atau tempat usaha. Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar pemerintah menyusun kebijakan ekonomi dalam beberapa tahun ke depan.

“Jangan takut ya, nanti kalau ada petugas sensus yang datang ke tempat warga. Mari kita dukung karena ini penting untuk mengambil kebijakan ekonomi pemerintah pusat,” ujarnya.

Pemkot Semarang juga tengah mengkaji pemberian apresiasi bagi kecamatan dengan capaian pendataan terbaik sebagai upaya mempercepat penyelesaian Sensus Ekonomi 2026. (bae)

You Might Also Like

Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng

LBH: Semarang Sering Banjir karena Alih Fungsi Lahan Kelewatan

Sorotan Baru soal Tambang Liar di Lereng Slamet

Siapa Nih yang Teledor? 183 Tumbler Ketinggalan di Kereta

Haedar Singgung Arah Pendidikan, Jangan Cuma Kejar Pintar Tapi Lupa Nilai

TAGGED:agustina wilujengheadlinepdipsensus ekonomiwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Saat SD Negeri Mulai Kehilangan Siswa
Next Article Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PKL SIMPANG LIMA - Pembeli sedang membeli dagangan di lapak PKL Simpang Lima Semarang, turut Jalan Ahmad Yani, Senin (31/8/2026). (dul)

Derita PKL Simpang Lima: 35 Tahun Jualan, Namanya Hilang dari Daftar Relokasi

AMBRUK SAAT DIRESMIKAN - Jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, ambruk saat diresmikan Bupati Citra Pitriyami, Minggu sore (30/8/2026).

Heboh! Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk saat Diresmikan Bupati

Portal Malioboro Bikin Lansia Kesusahan Melintas

Kondisi lapak pedagang di kawasan Simpang Lima Semarang yang masih sepi pembeli, Senin (31/8/2026). (dul)

PKL Simpang Lima Direlokasi Enam Bulan, Katanya Mau Ditata Ulang

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Rating Prabowo Jeblok, Gerindra Sentil Bakom RI Pimpinan Qodari: Rp1,9 Triliun Buat Apa?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Info

Purbaya Spil UU Cipta Kerja Bikinan Jokowi Bikin Negara Boncos Rp 125 Triliun

Desember 13, 2025
Pengguna jasa angkutan pesawat sedang berada di Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)
Ekonomi

Rute Penerbangan Internasional Bandara Ahmad Yani Seret, Padahal Trafik Pesawat Naik 36 Persen

April 11, 2026
OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)
Info

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

Juni 28, 2026
Olahraga

Menpora-Menpar Dukung Sport Tourism

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sensus Ekonomi Seret! Pendataan Baru 38 Persen, Ini yang Dilakukan Wali Kota Agustina
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?