Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026

Mau pembangunan lebih tepat sasaran? Kuncinya ternyata bukan cuma anggaran, tapi data. Itulah pesan yang dibawa Pemprov Jateng saat mencanangkan Sensus Ekonomi 2026. Sebab, kebijakan yang bagus selalu berawal dari data yang benar.

T. Budianto
Last updated: Juni 19, 2026 6:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SENSUS EKONOMI: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Sonny Harry Budiutomo Harmadi dan sejumlah kepala daerah menghadiri acara pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Kamis (18/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, bersama sejumlah kepala daerah dan jajaran BPS se-Jawa Tengah.

Di provinsi ini, sensus yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 melibatkan 36.891 petugas yang akan turun langsung ke lapangan. Bagi Luthfi, sensus bukan sekadar rutinitas pendataan.

Data yang terkumpul akan menjadi fondasi dalam menyusun arah pembangunan dan membaca kondisi ekonomi daerah secara lebih akurat. “Berikan data semaksimal mungkin kepada teman-teman dari BPS. Karena data akan memberikan fakta,” ujarnya.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama

Ia meminta seluruh kepala daerah hingga aparatur pemerintah ikut menyosialisasikan pentingnya sensus kepada masyarakat. Menurutnya, hasil pendataan akan membantu pemerintah memetakan potensi ekonomi setiap daerah sehingga kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.

Luthfi juga mengajak pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga usaha rumahan, agar tidak ragu memberikan informasi kepada petugas. Ia memastikan seluruh data masyarakat dijamin kerahasiaannya dan tidak akan disalahgunakan.

Sementara itu, Sonny Harry Budiutomo Harmadi menjelaskan, Jateng memiliki posisi yang sangat strategis dalam perekonomian nasional. Saat ini terdapat hampir 5 juta unit usaha di Jateng atau sekitar 25,76 persen dari seluruh usaha di Pulau Jawa dan 15,25 persen dari total usaha di Indonesia.

“Kalau pendataan di Jateng berjalan baik, berarti kita sudah menyelesaikan sekitar 15 persen kualitas pendataan ekonomi nasional,” jelasnya. Sonny menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 membawa pendekatan baru.

Platform Digital

Tak hanya mendata perusahaan atau pelaku usaha besar, petugas juga akan masuk hingga ke rumah-rumah karena banyak aktivitas ekonomi kini berlangsung dari rumah melalui platform digital. “Orang sekarang jualan lewat media sosial, lewat TikTok. Aktivitas seperti itu tidak terlihat dari luar, sehingga harus didata langsung,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Sensus Ekonomi berbeda dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pendataan ini khusus memotret aktivitas ekonomi masyarakat dan sama sekali tidak berkaitan dengan perpajakan.

Di lapangan, salah satu petugas sensus dari Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Anastasia Putri, mengaku sudah mendata sekitar 20 kepala keluarga.

Baca juga: Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan, Gubernur Dorong Sinergi Pemda dan Pelaku Usaha Dukung BPS

Menurutnya, tantangan terbesar bukan soal teknis, melainkan membangun kepercayaan masyarakat. Masih ada warga yang ragu memberikan informasi, terutama terkait pendapatan.

Karena itu, sebelum melakukan wawancara, petugas selalu memberikan penjelasan mengenai tujuan sensus dan jaminan kerahasiaan data. Untuk memastikan keamanan, masyarakat juga dapat mengecek identitas petugas melalui surat tugas, surat rekomendasi dari pemerintah daerah, serta rompi resmi yang dikenakan saat bertugas.

Sering kali kita mengeluh kebijakan pemerintah tidak tepat sasaran. Tapi kalau saat didata malah menutup pintu atau memberi jawaban asal-asalan, jangan heran kalau hasil akhirnya juga ikut “meleset”. Pembangunan yang akurat selalu dimulai dari data yang jujur. (tebe)

You Might Also Like

Besok Minggu Jalanan Semarang Disulap Jadi Panggung Budaya

ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta

Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang

Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih

MBG TV Viral Duluan, BGN Kaget Belakangan: “Itu Bukan Program Kami”

TAGGED:BPSheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Mendarat Pulang Bertahap Ke Tanahair
Next Article ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

NIKAH MASSAL--Maria tersenyum lebar usai dipinang suaminya di nikah massal Unnes, Jumat (19/6/2026). (bae)

Bu Maria Riang-Gembira Dipinang Berondong di Nikah Massal Unnes

ARMSD Ingatkan Giant Seawall Bisa Jadi Bumerang

Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026

Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Mendarat Pulang Bertahap Ke Tanahair

Sekolah Gratis Jateng Makin Luas Ribuan Kursi Siap Menampung Siswa Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SEGEL KANTOR BI - Sejumlah mahasiswa secara simbolik menyegel kantor BI Jateng, di Kota Semarang, Jumat (6/6/2026). Mahasiswa menyoroti rupiah yang terus melemah hingga tembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS. (dul)
Info

Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!

Juni 6, 2026
Info

Megawati Soekarnoputri: “Congrats, Mojtaba Khamenei”

Maret 12, 2026
Fokus

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

Mei 15, 2026
Hukum

Viral 11 Detik, Berujung Tersangka: Kasus Kucing di Blora Naik ke Meja Hijau

Februari 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?