Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC

R. Izra
Last updated: Februari 7, 2026 12:49 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi Bitcoin atau BTC. JPMorgan menilai, tambang BTC lebih menjanjikan daripada tambang emas.
Ilustrasi Bitcoin atau BTC. JPMorgan menilai, tambang BTC lebih menjanjikan daripada tambang emas.
SHARE

BACAAJA – Banyak yang bilang, emas adalah investasi jangka panjang yang aman dan menguntungkan. Di era digital, kredo tersebut apakah masih berlaku?

Bank investasi raksasa asal Amerika Serikat, JPMorgan Chase & Co., kembali bikin geger dunia finansial. Mereka menilai bitcoin (BTC) sekarang terlihat lebih menarik dibanding emas sebagai aset penyimpan nilai dalam jangka panjang.

Pendapat ini muncul di tengah kondisi pasar global yang lagi nggak pasti dan pergeseran tren investasi dari aset tradisional ke digital.

Bacaaja: Bitcoin Keok! Turun 13% dalam 5 Hari, Level Terendah Sejak April 2025
Bacaaja:  Emas Pegadaian Lagi Turun, Galeri24 dan UBS Ikutan

Nggak cuma lihat tren harga, analis JPMorgan membandingkan volatilitas alias tingkat naik-turun harga antara bitcoin dan emas. Hasilnya cukup mengejutkan.

Volatilitas emas justru naik setelah reli harga besar, sementara bitcoin malah relatif menurun. Bahkan, rasio volatilitas bitcoin terhadap emas disebut berada di titik terendah sepanjang sejarah.

Artinya, aset kripto yang dulu dikenal super fluktuatif kini dianggap punya profil risiko yang makin kompetitif dibanding logam mulia.

1 keping bisa menyentuh Rp4,4 miliar

Analis JPMorgan Nikolaos Panigirtzoglou menghitung, supaya bisa menyaingi investasi swasta di emas, kapitalisasi pasar bitcoin perlu tembus sekitar 8 triliun dollar AS.

Kalau itu kejadian, harga bitcoin dipatok bisa berada di kisaran 266.000 dollar AS per koin,  atau sekitar Rp4,47 miliar (kurs Rp16.850).

Eits, tapi ini bukan ramalan harga dalam waktu dekat ya. Angka tersebut lebih ke gambaran potensi jangka panjang, seiring pasar kripto makin matang dan adopsi investor institusional makin luas.

Meski prospeknya terdengar wah, pergerakan bitcoin saat ini masih penuh tekanan. Kondisi ini dipengaruhi pelemahan pasar saham AS hingga arus keluar dana dari ETF bitcoin.

Bahkan, dalam beberapa periode bitcoin diperdagangkan di bawah biaya produksinya yang diperkirakan sekitar 87.000 dollar AS. Level ini biasanya dianggap sebagai “batas bawah psikologis” bagi penambang dan trader.

Kalau harga terus di bawah biaya produksi, ada kemungkinan sebagian penambang memilih jual asetnya ketimbang hold,  meski keputusan akhirnya tetap bergantung pada ekspektasi jangka panjang mereka.

Intinya, bitcoin mungkin lagi goyang sekarang, tapi menurut JPMorgan, potensi masa depannya masih bikin banyak investor melirik. (*)

You Might Also Like

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Moody’s Turunin Outlook Utang RI Gara-gara MBG, Begini Kata Menkeu Purbaya

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

Buruh Sritex Meradang, Nasibnya Kayak Roller Coaster Gak Jelas Arahnya

Ngeri! Detik-detik Bangunan Ponpes Al Adalah Ambruk Ditelan Tanah Gerak di Tegal

TAGGED:bitcoinbtcemasheadlineinvestasijpmorgan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto. Breaking News: Kabar Duka dari Klaten, Wabup Benny Indra Ardhianto Meninggal Dunia
Next Article Wali Kota Solo Respati Respati Ardi hadiri acara menuju Jakarta International Marathon 2026 bertema “Run for Disabilities, Run for Inclusivity” di Stadion Manahan, Sabtu (7/2/2026). Respati Siap Jamin Karier Atlet Disabilitas Solo, Diperhatiaan Nggak Cuma Pas Lagi Jaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Drama Saham PSIS Tamat di Meja Hakim

Oktober 23, 2025
Warung sembako Madura buka di ruko pinggir Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang. (bae)
Info

Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman

Oktober 17, 2025
Tokoh agama pengasuh Ponpes Ar-Rahman Basyaiban Rancamulya, KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid, saat diperiksa Kejati Jateng terkait dugaan TPPU kasus korupsi Rp237 miliar BUMD Cilacap. Foto: Bae
Hukum

Tokoh Agama Kecipratan Duit Korupsi PT CSA Cilacap Rp237 Miliar: Haram di Bibir, Halal di Rekening?

Agustus 18, 2025
Plesir

Pecinan Semarang Jadi Titik Kumpul Semua Etnis

Februari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?