Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ini Ruas Jalan yang Bakal Diperbaiki Pemprov Tahun 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ini Ruas Jalan yang Bakal Diperbaiki Pemprov Tahun 2026

Kalau selama ini netizen Jateng sering mengeluh soal jalan berlubang yang bikin suspensi menjerit, kabar ini mungkin sedikit melegakan. Pemprov menyiapkan sederet proyek perbaikan jalan dan jembatan pada 2026.

T. Budianto
Last updated: Juni 5, 2026 11:38 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERBAIKAN JALAN: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan dan perbaikan ruas jalan. Pemprov Jateng pada 2026 mengalokasikan anggaran untuk peningkatan, rehabilitasi, serta pemeliharaan rutin jalan dan jembatan di berbagai daerah guna meningkatkan keselamatan, konektivitas, dan kenyamanan pengguna jalan. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Jalan rusak yang kerap jadi bahan unggahan warga di media sosial tampaknya mulai mendapat perhatian serius. Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran untuk peningkatan, rehabilitasi, hingga pemeliharaan jalan provinsi di berbagai daerah sepanjang 2026.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng, sejumlah ruas strategis masuk daftar peningkatan kualitas jalan tahun depan. Beberapa di antaranya berada di jalur yang memiliki mobilitas tinggi dan selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga maupun distribusi barang.

Ruas yang akan ditingkatkan meliputi Wiradesa-Kajen, Wanayasa-Kalibening, Brigjen Sudiarto Semarang, Jepara-Keling, Kudus-Colo, Todanan-Ngawen, Demak-Godong, Singget-Doplang-Cepu, Kuwu-Galeh, Galeh-Ngrampal, Sirampog-Bumiayu, Jalur Penyelamat Kalijambe, hingga Batas Kota Salatiga-Kedungjati menuju Kabupaten Grobogan.

Tak hanya peningkatan jalan, Pemprov juga menyiapkan program rehabilitasi di sejumlah ruas yang kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut. Di antaranya Pati-Tayu, Pati-Kayen-Sukolilo, Jepara-Kudus, Patikraja-Kaliori, dan Sidareja-Cukangleusleus.

Baca juga: Setelah Viral Ditanami Pohon Pisang, Jalan Randublatung–Cepu Akhirnya Diperbaiki

Selain itu, masih ada ruas Karanganyar-Tawangmangu-Kalisoro, Ngadirojo-Biting perbatasan Jatim, Ngadirojo-Giriwoyo, Wonogiri-Manyaran-Blimbing, Sapuran-Kepil, Bandungsari-Panangapan, dan Bandungsari-Salem.

Selain jalan, sejumlah jembatan juga masuk agenda perbaikan. Pemprov Jateng akan mengganti Jembatan Dengkeng di Klaten yang berada pada ruas Karangwuni-Batas DIY.

Sementara rehabilitasi dilakukan pada Jembatan Lusi Putat di Lingkar Utara Purwodadi, Jembatan Jurang Gowang di ruas Kutoarjo-Bruno Purworejo, Jembatan Kalidawe di jalur Parakan-Patean, serta Jembatan Krompeng yang menghubungkan Kajen dan Batang.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga menyiapkan pekerjaan pemeliharaan rutin untuk jaringan jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas. Sedangkan pemeliharaan jembatan mencakup total panjang lebih dari 26 kilometer.

Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah ruas Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora. Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan proyek perbaikan jalan tersebut telah memasuki tahap pelelangan dengan nilai anggaran sekitar Rp5,276 miliar.

Kerusakan Berat

Dana tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki ruas dengan kerusakan berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. “Sesuai arahan Gubernur, desain teknis akan dievaluasi agar panjang jalan yang diperbaiki dapat ditambah lagi,” ujar Henggar.

Sebelumnya, pada 2025 Pemprov telah menangani ruas Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang melintasi Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan dengan anggaran hampir Rp20 miliar.

Selain menggunakan APBD, Pemprov Jateng juga mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), khususnya untuk sejumlah ruas di Kabupaten Blora.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh laporan dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur harus ditindaklanjuti secara cepat. Menurutnya, banyaknya laporan yang viral di media sosial harus dijadikan bahan evaluasi agar pelayanan publik semakin responsif.

Ia juga mengingatkan agar pekerjaan jalan tidak dilakukan asal jadi dan tetap mengedepankan kualitas konstruksi. “Jangan asal-asalan. Harus dikerjakan secara profesional,” tegasnya.

Luthfi meminta ruas jalan yang mengalami kerusakan berat mendapatkan prioritas utama dalam penanganan agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga: Jalan Citarum Bakal Dibeton, Netizen: Akhirnya Nggak Kayak Naik Roller Coaster

Di sisi lain, Pemprov juga terus mengawal berbagai usulan bantuan dari pemerintah pusat melalui kementerian maupun DPR RI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.

Pemprov mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Berbagai laporan yang masuk dianggap sebagai bagian dari kolaborasi warga dan pemerintah dalam memperbaiki kualitas layanan publik.

Di era ketika jalan rusak lebih cepat viral daripada destinasi wisata baru, pemerintah akhirnya punya satu pekerjaan rumah yang tak bisa disembunyikan oleh filter media sosial. Sebab lubang di jalan mungkin bisa ditambal aspal, tapi kepercayaan warga hanya bisa ditambal lewat pekerjaan yang benar-benar selesai. (tebe)

You Might Also Like

Suami Korban Jambret Jadi Tersangka, Kompolnas Sentil Polisi: Hukum Bukan Cuma Soal Pasal

ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!

Lari Sampai Nanjak 82 Km? Di Ungaran, Capek Jadi Wisata

Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki

Bupati Pekalongan Gak Diistimewakan, Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Semarang

TAGGED:headlinepemprov jatengpupr
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswa Diajak Belajar Jadi Bos Sejak Sekolah
Next Article SEGEL KANTOR BI - Sejumlah mahasiswa secara simbolik menyegel kantor BI Jateng, di Kota Semarang, Jumat (6/6/2026). Mahasiswa menyoroti rupiah yang terus melemah hingga tembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS. (dul) Mahasiswa Sentil Pemerintah: Duluan Mana, 19 Juta Lapangan Kerja atau Rp19.000 per Dolar?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

Mei 17, 2026
Ekonomi

Sabar, UMP-UMK Jateng 2026 Bakal Diketok 24 Desember

Desember 17, 2025
Fokus

Dari 22,5 Ribu Lulusan PAUD, Hanya 12 Ribu yang Daftar SD Negeri

Juli 17, 2026
Ekonomi

Teh Sangan Bedana, Cerita Hangat dari Dapur-dapur Desa

November 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ini Ruas Jalan yang Bakal Diperbaiki Pemprov Tahun 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?