Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dulu Pelan karena Lubang, Sekarang Gaspol
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Dulu Pelan karena Lubang, Sekarang Gaspol

Kalau jalan bisa curhat, mungkin dulu isinya keluhan semua: retak, gelombang, lubang dadakan. Tapi menjelang tutup 2025, ceritanya mulai berubah. Di Jateng banyak ruas jalan yang dulu bikin pengendara geleng-geleng kepala, sekarang justru bikin kaki refleks nambah gas. Mulus, rapi, dan nggak lagi jadi ajang uji kesabaran.

T. Budianto
Last updated: Desember 27, 2025 7:57 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PERBAIKAN JALAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi didampingi sejumlah pejabat Pemprov meninjau preservasi ruas jalan Wiradesa-Kajen sepanjang 5,475 kilometer, di Kabupaten Pekalongan, awal Oktober lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Panas belum sepenuhnya menyengat saat kendaraan melaju di ruas Jalan Sokaraja-Kalimanah, Banyumas. Jalan yang dulu sering jadi bahan omelan warga karena retak dan bergelombang, kini tampil beda.

Aspalnya hitam mengilap, marka jalan jelas, dan roda kendaraan berputar tanpa hentakan yang bikin jantungan. Sepuluh bulan kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, infrastruktur jalan jadi salah satu hasil yang paling gampang dilihat dan paling gampang dirasakan.

Pemprov Jateng mencatat, hingga akhir 2025, sebanyak 94,01 persen jalan provinsi sudah masuk kategori mantap. Angka itu bukan muncul tiba-tiba. Untuk memastikan kualitasnya, Wagub Taj Yasin turun langsung meninjau ruas Sokaraja-Kalimanah, Selasa (23/12/2025). Jalur yang jadi akses wisata ke kawasan pegunungan itu kini terasa jauh lebih ramah bagi pengendara.

Pada momentum libur Natal dan Tahun Baru, jalan bukan cuma soal aspal. Ia jadi penentu kenyamanan mudik, liburan, sampai silaturahmi keluarga. Itulah alasan Pemprov Jateng menaruh perhatian ekstra pada kesiapan ruas jalan provinsi.

Baca juga: Perubahan APBD Jateng 2025: Tetap Fokus Infrastruktur dan Dukung Swasembada Pangan

“Dengan kondisi jalan seperti ini, warga bisa menikmati liburan di Jawa Tengah dengan nyaman,” ujar Taj Yasin. Ia menegaskan komitmen Pemprov memastikan jalan-jalan utama siap dilalui selama masa liburan. Manfaatnya langsung dirasakan warga. Abdul (54), warga Banyumas, menyebut perbedaan kondisi jalan sangat terasa. “Sekarang jalannya enak dilewati. Lalu lintas lancar, usaha juga pasti ikut terbantu,” katanya.

Sepanjang 2025, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jateng bekerja maraton. Sebanyak 27 paket peningkatan jalan senilai Rp484,65 miliar diselesaikan. Ditambah lagi 52 paket rehabilitasi dan pemeliharaan jalan serta jembatan dengan nilai Rp315,42 miliar.

“Total pembenahan jalan dan jembatan provinsi mencapai 2.440,12 kilometer. Hingga triwulan IV 2025, kondisi jalan provinsi sudah 94,01 persen mantap,” kata Kepala DPU BMCK Jateng, Hanung Triyono, Jumat (26/12/2025).

Jadi Prioritas

Sejumlah jalur strategis jadi prioritas. Ruas Semarang-Godong dipersiapkan sebagai jalur alternatif saat Pantura Kaligawe terendam banjir. Sementara Jalan Brigjen Sudiarto di Kota Semarang yang tiap hari padat kendaraan menuju Demak juga sudah dituntaskan.

“Paket peningkatan Semarang-Godong di wilayah Mranggen sudah selesai. Jalan Brigjen Sudiarto juga aman dilalui,” jelas Hanung. Tantangan berikutnya datang dari musim hujan. Daya tahan jalan bisa turun 1-2 persen, terutama pada perkerasan lama.

Karena itu, DPU BMCK menyiagakan tim reaksi cepat di sembilan Balai Pengelolaan Jalan. Targetnya jelas: kalau muncul lubang, maksimal 1×24 jam  harus tertangani. “Lubang bisa muncul karena hujan, tapi target jalan bebas lubang tetap kami jaga,” tegas Hanung.

Pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jalur tengah Jawa Tengah dipastikan siap jadi alternatif Pantura maupun tol. Mulai Brebes-Bantarsari-Tegal-Slawi-Jatinegara, Pemalang-Randudongkal, hingga bercabang ke selatan menuju Belik-Purbalingga atau ke timur arah Sukorejo-Plantungan, semuanya dipastikan layak dilalui.

Sejak awal menjabat, Ahmad Luthfi memang menegaskan prioritas pada infrastruktur dasar. Tak lama setelah dilantik Februari 2025, ia langsung turun meninjau jalan-jalan di berbagai daerah.

Baca juga: Pengamat Dorong Reaktivasi & Neraka Mini Buat Sopir ODOL di Jateng, Biar Jalan Gak Cepet Rusak

“Yang pertama kami benahi adalah infrastruktur dasar dan layanan dasar,” kata Luthfi. Kini, jalan-jalan provinsi jadi saksi arah kebijakan itu. Bagi warga, jalan mulus bukan sekadar persentase atau laporan akhir tahun. Ia adalah penghubung aktivitas, pemantik ekonomi, dan bukti kehadiran negara di rutinitas sehari-hari.

Dulu pengendara hafal letak lubang seperti hafal lirik lagu lama, sedikit belok, rem mendadak, lalu mengumpat pelan. Kini ceritanya berubah: yang perlu dihafal justru rambu dan batas kecepatan.

Jalan sudah mulus, tinggal manusianya yang jangan kebablasan. Sebab kalau aspalnya sudah rapi tapi etika berkendara masih bolong, nanti yang rusak bukan jalannya melainkan cerita pengendaranya.  (tebe)

You Might Also Like

Dokter Penghujat Pasien BPJS Ramai-ramai Bilang Maaf setelah Korban Meninggal Dunia

Sapu Bersih Emas, Silat Jateng Kampiun PON Bela Diri 2025

Peta Strategi PDIP Pasca-Comeback Hasto Kristiyanto

Timnas Spanyol Berlatih di Tengah Kabut Asap, Kebakaran Hutan Ancam Final Piala Dunia 2026

Bikin Status WA Aja Bisa Bikin Kamu Ditangkap, LBH Semarang Bilang Polisi Berlebihan

TAGGED:ahmad luthfigubernur jatengheadlineinfrastruktur jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tumpukan uang sitaan korupsi BUMD Cilacap dipamerkan Kejati Jateng. (bae) Top Korupsi di Jateng, Kasus Sritex dan BUMD Cilacap Masih Bertakhta
Next Article Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto. (dul)

Ekshumasi Jadi Kunci Sibak Misteri Kematian, Makam Sutrimo Dijaga Polisi

Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini

Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis

TES UKBI--Siswa SMAN 6 Semarang sedang mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar secara kolektif di aula sekolah, Selasa (11/8/2026). (bae)

SMAN 6 Semarang Jadi Sekolah Pertama Gelar UKBI 2026

Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kota Lama Jadi Laut?

November 17, 2025
PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)
Info

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

Agustus 10, 2026
Iko Juliant Junior, mahasiswa FH Unnes, meninggal dalam kondisi tak wajar.
Daerah

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, IKA FH Unnes Ungkap Kejanggalan Kematian Iko Juliant

September 2, 2025
DaerahPendidikan

Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat

Juli 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dulu Pelan karena Lubang, Sekarang Gaspol
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?