Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengamat Dorong Reaktivasi ‘Neraka Mini’ Buat Sopir ODOL di Jateng, Biar Jalan Gak Cepet Rusak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pengamat Dorong Reaktivasi ‘Neraka Mini’ Buat Sopir ODOL di Jateng, Biar Jalan Gak Cepet Rusak

Pengamat bilang, neraka mini atau jembatan timbang di Jateng, baiknya diaktifkan kembali. Biar apa? Ya biar jalanan awet, gak cepet rusak.

R. Izra
Last updated: September 6, 2025 2:22 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi truk ODOL.
Ilustrasi truk ODOL.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kabar gembira buat jalan provinsi di Jawa Tengah, tapi bisa jadi kabar buruk buat sopir truk ODOL (over dimension over load). Pengamat menyarankan menghidupkan lagi jembatan timbang alias “neraka mini” buat para sopir.

Pengamat transportasi Undip, Dr. Yudi Basuki, bilang jalan di Jateng sekarang kondisinya udah oke, hampir semua mulus, tinggal sedikit yang rusak. Tapi, masalahnya bukan di kualitas aspal, melainkan beban berlebih kendaraan gede yang bikin jalan gampang rontok.

Menurutnya, jembatan timbang jadi salah satu upaya pencegahan muatan berlebih. Kalau truk ODOL masih dibiarkan, jalan mulus tadi cuma jadi dekorasi sementara sebelum berubah lagi jadi jalur offroad gratis.

“Perlu kajian apakah menambah atau reaktivasi jembatan timbang yang sudah ada. Menurut saya perlu karena jembatan timbang bisa mengontrol beban muatan kendaraan, sehingga mengurangi kerusakan jalan,” jelas Yudi, Sabtu (6/9/2025).

Pengamat transportasi Undip, Dr. Yudi Basuki.
Pengamat transportasi Undip, Dr. Yudi Basuki.

Buat yang belum tahu, jembatan timbang itu fungsinya ngecek muatan kendaraan. Kalau muatan kelewat batas, siap-siaplah kena tilang, denda, atau minimal disuruh putar balik. Makanya sopir ODOL sering nyebut tempat ini neraka mini: panas, bikin deg-degan, dan ujungnya keluar duit.

Yudi bilang, selain jembatan timbang, pemerintah juga perlu bikin aplikasi monitoring jalan biar prioritas perbaikan nggak asal tunjuk.

“Fitur aplikasi itu harus berisi tabel atau exel monitoring prioritas jalan mana yang mendesak ditangani,” katanya. Jadi, nggak ada lagi drama jalan yang dekat rumah pejabat dapat aspal duluan, sementara jalan ekonomi vital dibiarkan rusak.

Sebagai catatan, sejak 2019 jembatan timbang sempat mati suri. Tapi sekarang Kemenhub udah ngaktifin lagi beberapa titik di Jateng-DIY, mulai dari Brebes, Batang, Boyolali, sampai Sleman. Kalau nanti diperbanyak, siap-siap sopir ODOL makin susah cari jalan tikus.

Masalahnya, target zero ODOL sendiri baru bakal full berlaku tahun 2027. Itu pun masih banyak ditentang pengusaha logistik dan sopir. Makanya Yudi nyaranin penertiban bertahap.

“Kalau langsung dilarang juga gak bisa, harus ada toleransi. Misal angkutan ukuran besar dipecah jadi dua,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Luncurkan KELUARGA CEMARA, Komitmen Lawan Stunting Biar Generasi Muda Makin Kece dan Sehat

Jateng Siap Sambut Pemudik, Pemprov Pasang ‘Mode Siaga’ dari H-8 sampai H+7

Kursi Panas Pati Kini di Tangan Chandra, Wagub: Fokus Kerja, Warga Jangan Kena Imbas

Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap

PLN Icon Plus Kenalkan Wastra Lokal Borobudur, Hadirkan Dukungan bagi Kerajinan Batik Tulis Tingal Art

TAGGED:jembatan timbangneraka miniodolsopir truk odoltruk ODOL
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tangkapan layar Youtube National Geographic Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther
Next Article Gambaran kemeriahan Festival Kota Lama (FKL) 2025 di Semarang. FKL 2025 digelar mulai 6-14 September 2025. Opening Ceremony digelar 8 September 2025. Foto: dok/humas Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pajak Mobil Listrik Heboh, Menkeu Bilang Cuma Geser Skema Aja

April 23, 2026
Wakapolda Jateng (kanan) dan Dirreskrimum Polda menggelar konferensi pers di kantornya, Rabu (5/10/2025). 
Hukum

Dua Bintara Polisi Terseret Kasus Calo Masuk Akpol 2025

November 5, 2025
Info

Bukan Gedung Tinggi atau Jalan Lebar, Ini Kekuatan Kota Semarang

Juni 16, 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (ist)
Info

Proyek UCC Terboyo Semarang Jadi Juara Investasi Jateng

Agustus 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengamat Dorong Reaktivasi ‘Neraka Mini’ Buat Sopir ODOL di Jateng, Biar Jalan Gak Cepet Rusak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?