Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahasiswa dan LBH Turun ke Dayunan Kendal, Solidaritas Petani Terdampak Konflik Agraria
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mahasiswa dan LBH Turun ke Dayunan Kendal, Solidaritas Petani Terdampak Konflik Agraria

R. Izra
Last updated: April 5, 2026 2:35 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Arak-arakan hasil bumi dalam Festival Rakyat Jogo Lemah-Urep, bersama keluarga Besar Kawulo Alit, Sabtu (04/4/2026). (ist)
Arak-arakan hasil bumi dalam Festival Rakyat Jogo Lemah-Urep, bersama keluarga Besar Kawulo Alit, Sabtu (04/4/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, KENDAL – Isu konflik agraria di  Dusun Dayunan, Desa Pesaren, Kendal, makin jadi perhatian. Sejumlah mahasiswa, lembaga bantuan hukum, dan komunitas turun langsung ke lokasi buat nunjukin solidaritas ke petani yang terdampak.

Aksi ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari LBH Semarang, mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), UIN Walisongo, UPGRIS, sampai komunitas seperti Reaksi Kolektif dan Kesenian Kere.

Salah satu peserta, Alif (23), bilang kehadiran mereka bukan sekadar aksi simbolik, tapi bentuk nyata kepedulian.

Bacaaja: Buku ‘Catatan dari Wadas; Penyelesaian Sengketa Agraria Bendungan Bener’, Merekam Konflik Pemerintah vs Rakyat
Bacaaja: Kencan Buyar Gara-Gara Wajah Beda di Aplikasi, Eh Konflik Makin Panjang

Mayoritas mahasiswa yang datang bahkan nggak bawa embel-embel institusi, tapi hadir sebagai representasi suara anak muda yang peduli isu agraria.

“Aku datang karena merasa perlu jadi penyambung lidah dari apa yang terjadi di Dayunan. Nanti informasinya bakal aku sebarkan ke teman-teman kampus,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Selain turun langsung, mahasiswa juga aktif ngumpulin data dan cerita dari warga buat disebarin lewat media sosial. Tujuannya jelas: biar isu ini nggak tenggelam dan makin banyak orang aware. Menurut Alif, dukungan sekecil apa pun tetap berarti.

“Minimal bisa share dan repost. Dari situ kesadaran bisa kebangun,” tambahnya.

Peserta lain, Heru (22), menilai kehadiran mahasiswa punya dampak besar, terutama secara moral buat para petani.

“Paling nggak, kehadiran kita nunjukin kalau mereka nggak sendiri,” katanya.

Selain itu, pengalaman turun langsung ke lapangan juga jadi pelajaran penting buat memahami konflik secara utuh—nggak cuma dari berita, tapi dari realita.

Konflik lama, harapan baru

Konflik agraria di Dayunan sendiri disebut sudah berlangsung cukup lama, dengan dugaan penyerobotan lahan jadi salah satu akar masalah.

Konflik agraria di Dusun Dayunan, melibatkan sengketa lahan berkepanjangan sejak 1970-an antara warga lokal dan PT Soekarli.

Petani mempertahankan lahan atas dasar kepemilikan turun-temurun, sementara perusahaan mengklaim hak atas tanah tersebut.

Lewat aksi solidaritas ini, para peserta berharap tekanan publik bisa makin kuat, sehingga penyelesaian konflik bisa segera menemukan titik terang.

Di sisi lain, gerakan ini juga jadi pengingat kalau isu agraria bukan sekadar masalah lokal, tapi persoalan besar yang butuh perhatian bersama. (dul)

You Might Also Like

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

Semarang Lagi Panas-Panasnya, Suhu Capai 37,1 Derajat

Emak-emak Semarang Belajar Pertanian Hidroponik: Gak Perlu Lahan Luas

20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

Perpus Jateng Nggak Lagi Sepi: Tembus 4,3 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

TAGGED:dayunankendalkonflik agrarialbhmahasiswa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi book fair atau baza buku. Book Fair Perpusda Jateng Diserbu Mahasiswa, Buku Murah Jadi Rebutan
Next Article Polisi mendatangi TKP mobil Avanza terbakar setelah mengisi BBM di SPBU Silayur, Kota Semarang, Minggu (5/4/2026). Mobil Avanza Terbakar setelah Isi BBM di SPBU Silayur, Pasutri Panik Lari Tunggang Langgang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BSU Rp900 Ribu Cair Sekaligus Kuartal IV 2026

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

Jateng Rancang Ekosistem Industri Halal, Investor Luar Daerah Dibidik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bappeda Jateng) Yusmanto.

Sayung Masuk Prioritas Giant Sea Wall Sepanjang 298 Km

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bisyarah di Semarang Nambah Banyak, Negara Ikut Patungan

Januari 6, 2026
Info

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Gubug Masih Diselidiki

Januari 13, 2026
Info

Pemekaran Brebes, DPRD Jateng Mulai Susun Peta Jalan

Juli 3, 2026
ILUSTRASI pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI). (ist)
Info

Terungkap! Alasan Warga dan Petani Temanggung Ramai Tolak Pembangunan Batalion TNI

Mei 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa dan LBH Turun ke Dayunan Kendal, Solidaritas Petani Terdampak Konflik Agraria
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?