Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Penyelesaian Akhir Jadi Fokus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Penyelesaian Akhir Jadi Fokus

Kadang sepak bola itu bukan soal menang atau kalah, tapi soal jantung yang hampir copot lalu dipasang lagi di menit terakhir. Di Stadion Jatidiri, Minggu, (15/2/2026) sore, fans PSIS Semarang sempat bengong, lalu teriak lega. Debut pelatih baru, drama VAR, lawan main 10 orang, dan gol di menit 91. Lengkap. Tinggal tiga poinnya aja yang belum lengkap.

T. Budianto
Last updated: Februari 16, 2026 4:17 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LEPASKAN TENDANGAN: Pemain PSIS, Rafinha berusaha melepaskan tendangan ditengah kawalan pemain Persela Lamongan dalam laga lanjutan Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Minggu (15/2/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Debut Andri Ramawi sebagai nahkoda Mahesa Jenar akhirnya cuma berbuah satu angka usai ditahan 1-1 oleh Persela Lamongan dalam lanjutan Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion Jatidiri.

Targetnya jelas: tiga poin. Realitanya? Ya, satu poin dulu. Meski begitu, Andri nggak lupa kasih apresiasi. Ia berterima kasih ke pemain yang disebutnya sudah ngotot sampai peluit akhir. “Terima kasih ke semua pemain yang sudah berjuang sampai menit akhir. Memang belum sesuai target, tapi saya lihat determinasi dan daya juang. Itu sinyal positif buat laga selanjutnya,” kurang lebih begitu pesannya.

PSIS sebenarnya punya banyak peluang. Main di kandang sendiri, menekan dari awal, tapi justru kebobolan duluan di menit 15 lewat sontekan Hambali Tholib. Kiper Mario Londok cuma bisa lihat bola masuk ke gawangnya. Situasi makin panas saat Persela harus main dengan 10 orang setelah Titan Agung kena kartu merah usai pelanggaran keras yang sempat dicek VAR.

Baca juga: Gol Telat Rafinha Selamatkan Mahesa Jenar

Sempat ada klaim penalti, tapi wasit cuma kasih tendangan bebas. Eksekusinya? Belum rezeki. Unggul jumlah pemain, PSIS malah kayak kurang nendang. Dominan iya, efektif belum tentu. Babak kedua, rotasi dilakukan. Rafinha yang awalnya duduk manis di bangku cadangan akhirnya diturunkan. Sempat ada gol Otavio Dutra di menit 68, tapi lagi-lagi VAR bilang: “Nope.”

Tendangan Rafinha menit 74 bahkan cuma nyium mistar. Stadion sempat hening. Sampai akhirnya… menit 91. Rafinha muncul jadi penyelamat. Gol telat itu bikin Jatidiri meledak. Skor 1-1 bertahan sampai akhir. Bukan kemenangan, tapi setidaknya nggak jadi malam yang pahit banget.

Perjuangan Keras

Tambahan satu poin bikin PSIS kini mengoleksi 12 angka. Tapi posisi? Masih di peringkat sembilan. Belum naik. Yang bikin agak was-was, sisa laga kandang tinggal tiga: lawan Barito Putera, Persipal Palu, dan Kendal Tornado FC. Sisanya? Lima partai tandang. Perjuangan mode extra keras.

Terdekat, Mahesa Jenar bakal away ke markas Deltras FC. Ujian berikutnya buat Andri yang baru sehari diperkenalkan sebelum laga debutnya ini. Debut yang penuh drama, penuh tekanan, dan penuh pelajaran.

Baca juga: Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Di akhir laga, Andri mengakui timnya sering membuang peluang dan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, sehingga hasil tidak maksimal. Komunikasi antarlini dan ketenangan dalam penyelesaian akhir menjadi catatan penting pihaknya jelang laga berikutnya.

Karena di sepak bola, kadang yang bikin tepuk tangan itu bukan strategi canggih atau unggul jumlah pemain, tapi satu gol telat yang bikin semua orang lupa kalau tadi hampir pulang dengan kepala nunduk. (tebe)

You Might Also Like

PSIS ke Sleman Bukan Cari Sunrise, Tapi Tiga Poin

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Akhirnya Datang Juga! Beto Goncalves Resmi Jadi Mesin Gol Baru PSIS

Juarai Liga Europa 2025, Tottenham Hotspur Akhiri Puasa Gelar

Erick Thohir: Liga Indonesia Makin Serius, Perekrutan Eks J-League Jadi Bukti Nyata

TAGGED:Mahesa Jenarpanser birupersela lamonganPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor di bidang hukum dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat Summa Cumlaude. Gelar tersebut dikukuhkan dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Islam Sultan Agung pada Sabtu (14/2/2026). Membanggakan! Ketua Golkar Jateng M Saleh Raih Gelar Doktor Hukum, IPK Sempurna
Next Article KemenPU Pantau Ruas Jalan Rembang-Lasem

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Viral Banget di Klaten, Beli Bakso Ditagih Bayar AC

Bukan Cuma Manis, Isi Dapur Ini Diam-Diam Jaga Gula Darah

Sendi Tiba-Tiba Ngamuk, Asam Urat Diam-Diam Lagi Naik Parah

Katanya Ganti CNG, Warga Malah Kepikiran Nasib Kompor Rumahnya

Rupiah Lagi Goyang, Omongan Desa Tanpa Dollar Malah Ramai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Menggema, #Patrick Out!! 

Oktober 12, 2025
Sepak Bola

Jelang Kontra Persipal, PSIS Gelar Latihan di Boyolali

Maret 25, 2026
Sepak Bola

Mental Lagi Naik, Barito Jadi Korban Berikutnya?

April 4, 2026
Sepak Bola

Drama Dua Belas Penalti, Persibangga Angkat Trofi Jateng

Februari 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Penyelesaian Akhir Jadi Fokus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?