Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kontra Persipura Jadi Penentu Nasib Mahesa Jenar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Kontra Persipura Jadi Penentu Nasib Mahesa Jenar

PSIS Semarang lagi ada di titik yang nggak bisa santai sedikit pun. Unggul dua gol aja belum tentu aman. Hasil imbang lawan Persiku jadi bukti: kalau lengah dikit, poin bisa melayang. Dan sekarang, satu laga ke depan bisa jadi penentu hidup-mati musim ini.

T. Budianto
Last updated: April 12, 2026 5:53 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JAGA BOLA: Pemain PSIS, Rafinha (91) menjaga bola dari pemain Persiku Kudus saat kedua tim bertemu dalam lajutan Liga 2 di Stadion Wergu Kulon, Kudus, Sabtu, (11/4/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Laga antara PSIS Semarang melawan Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Sabtu (11/4/2026), jadi gambaran paling nyata situasi genting yang lagi dialami Laskar Mahesa Jenar.

Dari awal, pertandingan ini memang nggak mudah. Persiku tampil pede di depan pendukung sendiri, bahkan lebih dominan dalam penguasaan bola. Tapi PSIS sempat nunjukin kelasnya.

Menit ke-24, Beto Goncalves buka keunggulan. Striker senior itu masih nunjukin insting tajamnya, dapat celah sedikit, langsung jadi gol. Belum selesai di situ, Rafinha nambah keunggulan di menit 45+7. Skor 2-0 di babak pertama jadi modal yang harusnya cukup aman.

Baca juga: PSIS Pulang Bawa Satu Poin

Apalagi PSIS datang nggak dengan skuad terbaik. Beberapa pemain kunci absen, tapi justru di situ mereka main lebih disiplin dan efektif. Masalahnya, sepak bola nggak berhenti di 45 menit.

Keunggulan dua gol yang harusnya jadi pegangan, pelan-pelan hilang. Persiku bangkit, tekanan meningkat, dan PSIS mulai kehilangan kontrol. Hasil akhirnya? Nggak ada kemenangan. Poin penuh yang sudah di depan mata harus lepas, diganti satu angka yang terasa “kurang”.

Pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi mengapresiasi para anak asuhnya yang sudah berjuang keras di kandang Macan Muria. Andri memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang anak asuhnya.

Catatan Berharga

‘’Meski gagal mengamankan tiga poin, tapi kami sempat unggul dua gol di babak pertama. Semangat pantang menyerah pemain ini dari awal babak hingga menit akhir menjadi catatan paling berharga bagi kami,’’ ungkapnya, seusai laga.

Dan di klasemen, satu poin itu belum cukup bikin aman. Persiba Balikpapan masih terus membayangi di zona bawah. Jarak tipis, tekanan tebal. Artinya jelas: PSIS lagi nggak punya margin buat salah.

Kalau lawan Persiku aja sudah bikin deg-degan, laga berikutnya jauh lebih berat. Persipura Jayapura sudah menunggu. Dan ini bukan sekadar pertandingan biasa.

Persipura punya pengalaman, mental, dan kualitas yang bisa ngebalikkan situasi kapan saja. Buat PSIS, ini bukan cuma soal strategi, tapi soal mental bertahan di bawah tekanan. Tanggal 18 April 2026 nanti bisa jadi titik balik atau justru titik jatuh.

Baca juga: Pincang, PSIS Tetap Bidik Kemenangan

“Saat ini kami fokus menatap sisa pertandingan di putaran ketiga Liga 2,’’ tandas Andri. Selain menghadapi Persipura, Laskar Mahesa Jenar masih memiliki dua laga tersisa. Laga kandang kontra Tirnado FC (25/4) dan bertandang ke Sleman menghadapi PSS (2/5).

PSIS sekarang kayak lagi pegang tiket lolos, tapi tangannya licin, sedikit saja lengah, langsung jatuh. Lawan Persipura nanti bukan cuma soal menang atau kalah, tapi soal siapa yang benar-benar siap “war” sampai akhir. Kalau masih gampang kehilangan fokus, jangan kaget kalau yang hilang bukan cuma poin… tapi juga harapan. (tebe)

You Might Also Like

Tiga Poin Harga Mati, PSIS Janji All Out di Batakan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kasus Bullying di Pemalang Disorot, Pemprov: CCTV Jangan Cuma Jadi Pajangan

15 Rumah Aspol di Kota Lama Semarang Ludes Terbakar

Megawati Hadiri Rakernas Hari Kedua

TAGGED:headlinepanser birupersipuraPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sakit Hati Berujung Pidana Konten Intim Disebar Diam Diam
Next Article Iran-AS Masih Saling Curiga, Damai Masih Jauh?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi telur mentah.

Kematian Bayi Amel Bikin Gempar, IDAI Paparkan Bahaya Telur Mentah

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Ganjar Beri Jawaban Menohok saat Ditanya Isu Pemakzulan Gibran: Urus Karhutla Lebih Penting!

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Polisi Jenaka Pimpin Solo, Enam Kapolres Jateng Berganti

Fakta Rumah Dinas TNI Disulap Jadi Markas Judol, 11 Orang Diciduk

Napi Narkoba Bakal Dibina di Pulau Buaya, Ini Rencana Yusril

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Buyer Furnitur Dunia Diajak ‘Tur Pabrik’, Jepara Siap Gelar JIFBW 2026

Maret 7, 2026
Sepak Bola

Menang 1-0, Tapi Bukan Skor yang Dicari PSIS

Desember 19, 2025
Hukum

OTT Guncang Sukoharjo, Gubernur: “Pelayanan Publik Jangan Tumbang”

Juli 11, 2026
Sepak Bola

295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup

Juni 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kontra Persipura Jadi Penentu Nasib Mahesa Jenar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?