Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Live TikTok Berubah Petaka, Seorang Pemuda Ditembak Rekannya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Live TikTok Berubah Petaka, Seorang Pemuda Ditembak Rekannya

Korban diketahui bernama Syahdan Hanafi. Pemuda tersebut meninggal dunia setelah terkena tembakan dari senjata api yang diduga berada di tangan temannya sendiri. Kejadian itu berlangsung pada Senin dini hari dan langsung menjadi perhatian warga karena melibatkan anak-anak muda yang masih berada di usia produktif.

Nugroho P.
Last updated: Juni 2, 2026 10:03 pm
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.
TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.
SHARE

BACAAJA, OKI – Sebuah peristiwa tragis yang melibatkan dua remaja menggemparkan warga Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. Apa yang awalnya hanya menjadi aktivitas santai di tengah malam mendadak berubah menjadi tragedi yang berujung kehilangan nyawa seorang pemuda berusia 18 tahun.

Korban diketahui bernama Syahdan Hanafi. Pemuda tersebut meninggal dunia setelah terkena tembakan dari senjata api yang diduga berada di tangan temannya sendiri. Kejadian itu berlangsung pada Senin dini hari dan langsung menjadi perhatian warga karena melibatkan anak-anak muda yang masih berada di usia produktif.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi saat suasana malam masih sepi. Tidak ada yang menyangka bahwa pertemuan biasa antar teman akan berakhir dengan insiden yang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dan pelaku diketahui sedang berada di rumah seorang teman mereka yang berinisial F. Saat itu mereka disebut tengah melakukan siaran langsung atau live melalui platform TikTok.

Aktivitas tersebut awalnya berlangsung seperti biasa. Tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadi sesuatu yang membahayakan. Ketiganya menghabiskan waktu bersama di dalam rumah sambil berinteraksi melalui media sosial.

Namun suasana mendadak berubah sekitar pukul 02.00 WIB. Keheningan malam pecah setelah terdengar suara letusan keras dari dalam rumah yang membuat orang-orang di sekitar lokasi terkejut.

F yang berada tidak jauh dari lokasi suara tersebut langsung bergegas menuju sumber bunyi. Rasa penasaran bercampur khawatir membuatnya segera memeriksa apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruangan.

Saat memasuki kamar, pemandangan yang ditemukan membuat suasana berubah menjadi kepanikan. Korban sudah tergeletak dengan luka tembak di bagian dada, sementara situasi di dalam ruangan tampak kacau.

Kondisi korban saat itu disebut sangat kritis. Orang-orang yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan secepat mungkin sambil mencari bantuan medis.

Di tengah kepanikan tersebut, pelaku yang diketahui bernama Mifta Choirul Anam dilaporkan meninggalkan lokasi. Ia diduga berusaha melarikan diri sesaat setelah insiden terjadi.

Korban kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun luka yang dialami ternyata sangat serius dan berdampak fatal terhadap kondisi tubuhnya.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, menjelaskan bahwa tim medis telah berupaya memberikan pertolongan kepada korban. Sayangnya, luka yang diderita terlalu parah sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kepergian Syahdan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Tidak sedikit warga yang terkejut karena korban masih sangat muda dan dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pergaulan sehari-hari.

Begitu menerima laporan mengenai insiden tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan. Kasus yang menyangkut penggunaan senjata api ilegal ini mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Tim gabungan yang terdiri dari Satreskrim Polres OKI, Satintelkam Polres OKI, serta jajaran Polsek Mesuji segera melakukan pencarian terhadap pelaku yang diketahui melarikan diri setelah kejadian.

Perburuan berlangsung cepat. Polisi melakukan serangkaian penyelidikan untuk melacak keberadaan pelaku dan mengumpulkan berbagai informasi dari lokasi kejadian.

Hasilnya, pada hari yang sama aparat berhasil menemukan dan mengamankan pelaku. Penangkapan tersebut membuat proses penyidikan bisa segera berjalan tanpa harus menunggu lama.

Menurut AKBP Eko Rubiyanto, keberhasilan mengamankan pelaku dalam waktu singkat menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk menangani setiap tindak pidana secara profesional.

Ia menegaskan bahwa aparat tidak ingin memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang tindakannya membahayakan keselamatan masyarakat.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. Barang-barang itu nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.

Di antara barang bukti yang diamankan terdapat satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis revolver. Polisi juga menemukan satu selongsong peluru serta proyektil yang diduga berasal dari tembakan yang mengenai korban.

Tak hanya itu, petugas turut menyita pakaian milik korban yang menjadi bagian dari bukti forensik untuk memperkuat proses penyelidikan.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban mengalami luka tembak di bagian dada kiri. Luka tersebut menyebabkan kerusakan serius pada organ-organ vital sehingga mengakibatkan kematian.

Temuan itu sekaligus memperjelas penyebab meninggalnya korban. Berdasarkan hasil autopsi, kematian Syahdan dipastikan terjadi akibat luka tembak yang mengenai bagian tubuh yang sangat vital.

Kasus ini kembali mengingatkan publik tentang bahaya kepemilikan senjata api ilegal. Senjata yang berada di tangan orang yang tidak memiliki kewenangan maupun kemampuan memadai dapat berubah menjadi ancaman serius dalam hitungan detik.

Banyak tragedi serupa berawal dari tindakan yang dianggap sepele, seperti bermain-main atau mencoba menggunakan senjata tanpa memahami risiko yang ada. Namun akibat yang ditimbulkan sering kali tidak dapat diperbaiki.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kepemilikan maupun penggunaan senjata api ilegal merupakan tindakan yang sangat berbahaya. Selain melanggar hukum, keberadaan senjata semacam itu juga berpotensi merenggut nyawa orang lain.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan ketentuan pidana yang berlaku. Ancaman hukuman yang menanti tidak hanya menjadi konsekuensi hukum, tetapi juga menjadi pengingat bahwa satu tindakan ceroboh dapat mengubah masa depan banyak orang sekaligus.

Kini, di tengah proses hukum yang masih berjalan, keluarga korban harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan orang tercinta. Sementara itu, tragedi yang bermula dari sebuah pertemuan dan siaran langsung di media sosial tersebut menjadi pelajaran keras tentang betapa berbahayanya senjata api ilegal ketika berada di tangan yang salah. (*)

You Might Also Like

Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga

Roadshow Bunda Literasi Semarang, Agustina: Kobarkan Semangat Gemar Membaca kepada Anak-anak

Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

Petani Geblog Kini Tak Lagi Risau Saat Kemarau

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

TAGGED:ditembakheadlinelive tik toktewastik tok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat
Next Article DIPECAT - Presiden Prabowo Subianto memecat Dadan Hindayana dari Kepala BGN. (ist) BREAKING NEWS: Prabowo ‘Pecat’ Kepala BGN Dadan, 2 Purnwirawan Jenderal Ikut Dicopot

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Awas, Leher Wangi Tiap Hari, Dokter Bongkar Mitos Tiroid Kanker

Ratusan Dapur MBG Mendadak Berhenti, Bukan Soal Masak Saja

Lagu Iseng Bikin Heboh, Bahlil Malah Ikut Berburu Kreatornya

STNK Mirip Banget Aslinya, Sindikat Pasuruan Akhirnya Tumbang Terbongkar

Setelah Pocong, Giliran Kuntilanak Palsu Ditangkap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kampus UIN Walisongo Semarang.
Info

6 Mahasiswa Hanyut di Kendal, UIN Walisongo Janji Evaluasi KKN

November 5, 2025
Daerah

Jateng Dapat Suntikan Rp17,6 M Buat Nyalain Literasi

Januari 29, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi pimpin rapat koordinasi persiapan Ramandan bareng Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Satpol PP, dan para camat, di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).
Info

Respati Siapin Spot untuk Ngabuburit dan Berburu Takjil, Bikin PKL Solo Auto Happy!

Februari 4, 2026
Info

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih “Kering dari Biasanya”

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Live TikTok Berubah Petaka, Seorang Pemuda Ditembak Rekannya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?